
Nanta yang sudah selesai memasak segera menaiki anak tangga menuju ke kamarnya untuk membangunkan suaminya itu.
"Om bangun om, makanannya udah Mateng, emang om ga kerja apa?, Ini udah jam setengah 7 loh" ucap Nanta sambil menarik narik lengan baju Khaindra berusaha membangunkannya.
Akhirnya Khaindra pun terbangun dari tidurnya dan melihat Nanta berdiri disebelahnya berusaha membangunkannya.
"Ehh, iya" ucap Khaindra yang baru saja bangun sambil mengucek mata nya perlahan.
"Aku tunggu dibawah om"
"Iya"
Lalu Nanta turun ke bawah untuk menunggu Khaindra makan bersama sedangkan Khaindra sedang membasuh mukanya dikamar mandi dan segera turun ke bawah.
"Wahh enak nih"
"Iya dong"
Lalu keduanya makan bersama.
"Om aku kerja ya?" Tanya Nanta.
"Ya udah" jawabnya singkat.
"Jangan panggil aku om, panggil aku mas"
"Ta-tapi"
"Aku suami kamu seharusnya kamu panggil aku mas bukan om"
__ADS_1
Nanta pun mengangguk pelan.
makanan habis, dan mereka mulai bersiap untuk berangkat bekerja, karena ini adalah hari pertama mereka masuk kerja.
"Kamu kerja dimana, biar aku anter" ajak Khaindra.
"Di restoran ibu, ga usah aku bisa berangkat sendiri" tolak Nanta.
"Ga ada penolakan!!, pokoknya aku anterin kamu, nanti pulangnya aku suruh asisten aku buat jemput kamu" ucap Khaindra dengan muka datar.
"Hmmmm" jawab Nanta singkat.
Akhirnya mereka berangkat bekerja bersama menaiki mobil baru khaindra.
"Om.... Eh maaf mas maksutnya, ehmm mas kok ibu ga pernah bilang ya ke aku kalo ibu punya adik yang umurnya ga jauh dari aku?"
"Ga tau, semenjak kedua orangtua kita bertiga cerai, kita ga pernah bertemu sekalipun, kita hanya bisa mengobrol lewat telefon" jelas Khaindra.
"Iya ibu mu punya 2 adik, yaitu aku dan kak Ira kau bisa memanggilnya Tante Ira, dia sekarang berumur 38 tahun"
"Ohh begitu ya"
setelah percakapan tersebut, kembali seperti semula suasana menjadi hening.
Selang beberapa menit mereka sampai direstoran dan Nanta pun segera keluar dari mobil.
Sebelum Nanta keluar dari mobil, Khaindra mengulurkan tangannya berharap Nanta mencium tangannya layaknya suami istri.
"Apa?" Tanya Nanta.
__ADS_1
"Kamu ga mau mencium tangan suami kamu?"
"Oh iya lupa, maaf" ucap Nanta dan akhirnya Nanta mencium punggung tangan Khaindra.
"Hati hati dijalan om" ucap Nanta keceplosan memanggil dengan sebutan om.
setelah bekerja seharian, tak terasa sudah pukul 16.30
Nanta pulang ke rumah dengan dijemput oleh asisten Khaindra, saat diperjalanan Khaindra menelefon.
๐ Ada apa mas?
๐Sepertinya aku pulang malam, sekitar pukul 10 malam aku pulangnya soalnya aku masih harus ke klinik dulu
๐Ohh oke
๐ Aku makan malam nya diluar jadi kamu ga perlu repot repot masak lagi
๐ Heem
Percakapan pun berakhir, dan Nanta pun sampai dirumah.
Sepulang bekerja Nanta segera membersihkan rumah, setelah itu dia mandi dan makan dengan makanan sisa tadi pagi.
Setelah semua pekerjaan rumah selesai lalu Nanta bersantai diruang keluarga sambil menonton televisi.
Sangking lelahnya Nanta sampai ketiduran diruang keluarga tersebut dengan televisi menyala bervolume sangat keras.
Pada saat Khaindra pulang, ia mendengar suara televisi yang menyala lalu ia bergegas menuju ke ruang keluarga dan melihat sang istri yang tertidur pulas di sofa, lalu Khaindra segera menggendong Nanta tanpa membangunkannya, lalu ia menidurkannya dikamar dengan sangat hati hati agar Nanta tidak bangun, dan Khaindra kembali lagi ke ruang keluarga tersebut untuk mematikan televisi.
__ADS_1
setelahnya Khaindra segera membersihkan badan dan bergegas tidur, tak lupa seperti kemarin, dia mencium kening istrinya tanpa sepengetahuannya.
"cantik, selamat malam" ucapnya kemudian tidur disebelah Nanta dengan memeluknya.