
3 minggu lamanya Kritsan berada di Korea.
Sepulang bekerja, ia duduk disebuah cafe depan rumah sakit dengan menunggu kedatangan seseorang.
Selang beberapa menit seseorang itu pun datang dengan melayangkan senyuman yang indah kepada Kritsan.
"Maaf, udah lama nunggunya?" Tanya seseorang tersebut yang tak lain adalah Hyeon Jin.
'Dia udah Dateng... gimana cara ngomongnya?' batin Kritsan dengan kaki yang gemeteran dan muka yang tegang.
"Kenapa kak?, Kok keringetan padahal lagi musim dingin loh?" Tanya Hyeon Jin.
"Ehh.... Ini..... B-bukan Keringet, ta-tadi.... A-aku habis cuci muka... belum dibersihin" ucap Kritsan terbata bata karena gugup.
"Ohh gitu ya, nih..." Ucap Hyeon Jin dengan memberikan saputangannya.
"Oyya makasih" ucap Kritsan dengan mengambil saputangan yang diberikan Hyeon Jin.
"Hmmm.... Kakak ngajak aku kesini katanya ada yang mau diomongin?" Tanya Hyeon Jin penasaran.
Seketika wajah Kritsan langsung pucat dengan keringat yang terus menggelincir di wajahnya dan tangannya sangat dingin.
'Aduh gimana ini? ' batin Kritsan.
"Hello kak?" Ucap Hyeon Jin dengan melambai lambaikan tangannya didepan wajah Kritsan.
"Eh.... Iya aku lupa" ucap Kritsan tersentak dari lamunannya.
"Lupa?" Tanya Hyeon Jin.
"Aku suka sama kamu!!" Teriak Kritsan tanpa sadar dan langsung menyumpal mulutnya dengan kedua tangannya.
"Hah??" Ucap Hyeon Jin terkejut dengan detak jantung yang tak karuan.
"Huh....huh.... Iya aku suka sama kamu" ucap Kritsan dengan terengah engah.
"....." Hyeon Jin hanya diam dengan pandangan lurus menatap Kritsan.
Kritsan pun menarik nafas dalam dalam dan mengeluarkannya perlahan.
__ADS_1
"Aku suka sama kamu, aku sayang sama kamu, kamu mau ga jadi pacar aku?, Kita berpacaran dulu kalo udah bener bener pas, kita bisa saling tau sifat dan kekurangan masing masing, baru kita akan menikah, Aku tau dulu kamu suka aku, tapii untuk sekarang aku ga tau siapa yang ada di hati kamu, apa mungkinkah udah ada orang lain di hati kamu?" jelas Kritsan panjang lebar.
Hyeon Jin pun langsung berdiri dan langsung menghampiri dan memeluk Kritsan dengan erat.
"Aku juga suka sama kamu, dari dulu sampai sekarang kamu masih ada di hati aku, aku menunggu momen ini begitu lama dan akhirnya momen ini bisa kurasakan, aku mau jadi pacar kamu, aku juga mau jadi istri kamu kelak" ucap Hyeon Jin dengan memeluk erat leher Kritsan dan meneteskan air mata.
"Bener?... Umur kita beda jauh, apa kamu masih mau?" Tanya Kritsan.
"Iya aku mau meskipun kita beda jauh, aku cinta nya sama kamu" jawab Hyeon Jin dengan melepaskan pelukannya.
"Makasih ya" ucap Kritsan gantian memeluk pinggang Hyeon Jin.
Hyeon Jin hanya mengangguk dan mengelus rambut Kritsan yang masih memeluk pinggang nya.
'Aku bahagia, momen yang selama ini kutunggu akhirnya bisa kurasakan, ku kira momen ini ga akan pernah bisa kurasakan, ternyata Tuhan mengabulkan doaku' batin Hyeon Jin dengan tersenyum bahagia.
'Apakah ayah dan ibu akan merestui hubunganku dengan Hyeon Jin?, kita kan beda agama' Ucap Kritsan bergumam dalam hati.
"Hyeon Jin", "kak Kritsan"
Ucap Kritsan dan Hyeon Jin bersamaan.
Mereka pun tertawa malu dengan muka yang begitu merah.
"Kakak duluan deh, soalnya kakak lebih tua dari aku jadi aku menghormati, dan kakak kan calon suami aku jadi aku harus mengalah heheh" Ucap Hyeon Jin.
"Ya udah oke, jadi..... Kita kan beda agama kalo orang tua aku dan orang tua kamu ga ngerestui hubungan kita gimana?" Tanya Kritsan.
"Kak!!" Ucap Hyeon Jin sedikit keras.
"Ada apa??" Ucap Kritsan panik dengan menoleh ke kanan dan ke kiri.
"Aku tadi mau bilang itu, tentang masalah agama, ternyata kakak bilang itu juga, kenapa kita sepemikiran?" Tanya Hyeon Jin.
"Aigoo, aku kira ada apa, ya mungkin kita jodoh makanya kita sepemikiran" jawab Kritsan dengan santai nya.
"Wahh" ucap Hyeon Jin dengan tersenyum Pepsodent.
"Trus gimana?" Tanya Kritsan.
__ADS_1
"Kak masalah agama orang tua ku merestui kok, kakak ipar ku adalah orang Islam dan kakakku besok akan berpindah agama" ucap Hyeon Jin.
"Hmmm, kalo kamu juga akan berpindah agama, apakah orang tua mu merestui?, Dan bagaimana nasib kakak ipar mu itu apa orang tuamu benci sama dia?, Aku ga mau kalo aku nikah sama kamu trus aku dibenci sama orang tua kamu gara gara aku mengajakmu ikut agamaku" jelas Kritsan panjang lebar.
Hyeon Jin pun tertawa terbahak bahak.
"Kenapa kok ketawa?" Tanya Kritsan.
"Nggak kak tenang aja, orang tua ku ga pernah mengekang anaknya, apapun yang membuat anaknya bahagia dia akan turuti, buktinya kakak ku berpindah agama mengikuti agama kakak ipar ku orang tua ku membolehkan bahkan kakak ipar Ku sangat disayangi sama orang tua ku, lebih sayang ke kakak ipar daripada ke aku ahahah, nggak canda" ucap Hyeon Jin.
"Really?" Tanya Kritsan lagi.
Hyeon Jin mengangguk dengan tersenyum.
"Jadi, besok kamu ke rumahku, bilang sama orang tua ku kalo kamu pacarku, kalo kamu udah bilang jadi aku kan enak ga dijodohin eheh" ucap Hyeon Jin.
"Oke, jadi kamu dijodohin?"
Hyeon Jin mengangguk pelan.
"Lebih ganteng, baik, dan kaya siapa?, Dia atau aku?" Tanya Kritsan.
"Pokoknya kamu is the best dari dia, aku cinta nya sama kamu bukan ke orang lain, jadi besok kamu ke rumah dan bilang sama orang tua aku biar aku ga dijodohin oke"
"Hmmm oke, tapi aku gugup"
"Ntar aku bantuin ngomong"
Kritsan hanya mengangguk dengan menghabiskan minumannya.
"Kalo orang tua kamu gimana?" Tanya Hyeon Jin.
"Pasti dibolehin asalkan waktu kita nikah, kamu udah ikut agamaku" Jawab Kritsan.
"Ohh gitu ya, oke deh aku bersedia, semoga kita berjodoh"
"Iya amin" ucap Kritsan dengan tersenyum.
Setelah lama mereka mengobrol, mereka pun pulang ke rumah masing masing.
__ADS_1
Maaf semua🙏🙏 aku lama ga up karena lagi ada ujian sekolah selama 2 Minggu jadi aku harus fokus dulu ke ujian sekolah 🙏🙂.