Kedua Suamiku

Kedua Suamiku
Kue Putu


__ADS_3

Pukul 21.30


"Mas!" Panggil Nanta kepada sang suami yang hampir tertidur.


"Hmmm" Jawab Khaindra setengah sadar.


"Beliin kue putu dong" pinta Nanta.


"Hah?apa?" Ucap Khaindra terkejut dan langsung terbangun dari tidurnya.


"Beliin kue putu" ucap Nanta dengan wajah memelas.


"Malem malem mana ada kue putu sayangku" ucap Khaindra lembut padahal dalam hati ia merasa jengkel.


"Ada kalo mau cari, ayo lah please" pinta Nanta dengan terus merengek.


'Aduh mana ada kue putu malem malem begini' Khaindra bergumam dalam hati.


"Ayo lah beliin" pinta Nanta terus menerus.


"Huh iya iya" ucap Khaindra dan langsung mengambil kunci mobil nya.


Selama perjalanan Khaindra terus mengoceh kesal.


"Suami baru pulang kerja, capek capek malah disuruh cari kue putu, mana ada kue putu malem malem, kalo ga ngidam aja ga bakal aku beliin" oceh Khaindra.

__ADS_1


Setelah lama berkeliling mencari kue putu, Khaindra pun melihat ke arah jam tangannya yang menunjukkan bahwa sekarang sudah pukul 23.05


"Cari kemana lagi ini? daritadi udah muter muter ga ada yang jualan, apa pulang aja ya, udah malem capek" ucap Khaindra dengan mata yang terus terusan hampir terpejam.


Akhirnya Khaindra pun memutuskan untuk pulang tanpa membawa kue putu, saat hampir sampai di rumahnya ia melihat seorang pak tua sedang istirahat dengan gerobak jualannya yang ternyata itu adalah kue putu.


"Lah itu kan kue putu, kenapa ga daritadi si" ucap Khaindra berdecik kesal.


Lalu Khaindra pun turun dari mobilnya dan memborong semua kue putu pak tua tersebut karena Khaindra merasa kasian melihatnya.


Setelah cukup lama memesan kue putu, lalu Khaindra pun segera pulang ke rumah dan memberikan kue putu tersebut kepada Nanta.


Sebelum masuk kedalam rumah, ia sudah disambut hangat oleh sang istri yang menunggunya didepan pintu.


"Malam mas, gimana ada kan kue Putunya?" Tanya Nanta dengan menyilangkan kedua tangannya didada.


"Wahh makasih, iya kenapa?" Jawab Nanta yang langsung memeluk Khaindra.


"Ya ampun" ucap Khaindra dengan menepuk dahi nya, "kamu itu lagi hamil, ga boleh lama lama kena angin malem, angin malem itu ga baik buat kesehatan kamu sama anak kita" jelas Khaindra.


"Iya iya aku tau, maaf..... Lagian kamu lama sih ga dateng dateng, ya udah aku nungguin kamu diluar" jawab Nanta dengan santainya dan langsung masuk kedalam rumah.


"Kalo tau kenapa masih dilakuin?"


"Ga tau"

__ADS_1


Khaindra pun mengehela nafas dan merebahkan badannya di sofa.


"Kok tidur disofa?" Tanya Nanta.


"Nungguin kamu ngehabisin kue putu"


"Halah ga usah ditungguin aku ga takut, kamu tidur aja dikamar, kamu pasti capek" ucap Nanta dengan menarik tangan Khaindra dan menyeretnya ke kamar.


"Iya iya aku tidur dikamar" ucap Khaindra dengan mengibaskan tangan Nanta yang sedang memegang tangannya.


Nanta pun tersenyum dan kembali duduk di sofa dengan menghabiskan kue putu nya.


15 menit kemudian.


"Nanta!!! Jangan tidur malem malem, kue putu nya jangan kamu habisin semua, taruh dikulkas buat besok kalo kamu mau lagi!!" Teriak Khaindra dari dalam kamar.


"Terlanjur habis!! Bentar lagi aku tidur!!" Jawab Nanta dengan berteriak.


'Ya ampun, pokoknya kalo besok dia minta beliin lagi, ga bakal aku beliin'' batin Khaindra.


Kue putu pun habis, Nanta segera menuju ke kamarnya untuk tidur dan tak lupa mengecup pipi Khaindra.


"Makasih" ucap Nanta merasa bahagia karena telah dibelikan kue putu.


Khaindra yang masih setengah sadar, ia pun merasa sedikit malu dan bahagia.

__ADS_1


~•~


__ADS_2