
Setelah pulang dari rumah sakit, mama dan papa memutuskan untuk tidur sebentar kemudian mereka akan menuju kerumah sakit lagi menjenguk menantunya itu.
Setelah merasa tidurnya telah cukup, mereka pun bangun dan membersihkan badan kemudian menuju ke dapur bertujuan untuk membawakan Yejun dan Dejun makanan.
"Tolong buatin makanan buat Yejun dan Dejun" ucap Mama.
"Baik nyonya" jawab ART tersebut.
Mama menunggu ART tersebut sampai selesai membuat makanan dan sesekali bertanya padanya.
"Apa kamu yang membuatkan susu untuk menantu saya waktu itu sebelum terjadinya keguguran?" Tanya Mama mengintrogasi ART tersebut.
"Iya nyonya, kenapa?" Tanya ART tersebut mulai ketakutan.
"Gapapa cuma tanya" jawab Mama.
Beberapa detik kemudian, Mama mengeluarkan suaranya kembali.
"Akting kamu bagus ya" ucap Mama dengan bertepuk tangan.
"Maksud nyonya apa ya? saya ga paham?, saya kan bukan artis?" Tanya ART tersebut penasaran.
"Masih pura pura ga tau, kamu kan yang udah buat menantu saya keguguran?!!" Bentak Mama dengan berdiri dari duduknya dan berjalan menuju ART tersebut.
"Bu-bukan saya nyo-nyonya, sa-saya ga tau apa apa" jawab ART tersebut dengan terbata bata.
"Jujur atau aku siram kamu pake air panas ini" ancam mama dengan memegang secangkir air panas ditangannya hendak menyiramkannya ke ART tersebut jika tak mau mengaku.
__ADS_1
Seketika ia pun langsung bersujud di kaki Mama.
"Nyonya maafkan saya hiks hiks" ucapnya dengan menangis entah itu air mata penyesalan atau air mata buaya.
"Saya ga akan maafin kamu, kamu harus membayar semua ini, saya akan masukin kamu ke penjara!!" Bentak Mama sampai kedua ART nya berkumpul menyaksikan adegan tersebut.
"Maaf nyonya, saya melakukan ini karena saya mau balas dendam ke Tuan Muda Yejun, karena dia menikah dengan Nona Nanta, dan kakakku yang jadi korban, kakakku bunuh diri karena ia sakit hati telah dikecewakan oleh Tuan Yejun" ucapnya dengan bersujud di kaki Mama.
"Dikecewakan apa?, Apa Yejun pernah berhubungan dengan kakakmu?"
"Dulu...."
Flashback On
"Tuan saya mohon jangan terus goda saya" ucap mendiang Yuri kakak dari ART tersebut.
"Saya benar benar mencintaimu" ucap Yejun dengan menggenggam kedua tangan Yuri.
"Kamu pantas apa adanya"
"Apa kata orang orang nanti kalau tuan menikah dengan pelayan seperti saya ini"
"Pokoknya kamu harus menikah dengan saya" paksa Yejun.
"Jika Nyonya dan Tuan mengizinkan, saya mau menikah dengan anda"
"Baiklah saya akan berbicara dengan mama dan papa"
__ADS_1
Dan 5 hari kemudian, Yejun berangkat ke Indonesia dan menikah dengan Nanta secara diam diam.
Mendengar berita itu, Yuri sangat kecewa, ia merasa sangat dipermainkan oleh Yejun, kemudian ia pun memutuskan untuk bunuh diri dengan meminum racun.
Flashback Off
"Jadi begitu nyonya ceritanya" ucap ART tersebut dengan terus menangis.
Mendengar kisah dibalik balas dendamnya ART tersebut, seketika Mama langsung pingsan, semua panik dan segera membopong Mama di sofa dan segera memanggil Papa.
15 menit kemudian Mama sadar dan menangis langsung memeluk papa.
"Pa gimana ini" ucap mama dengan terus menangis dipelukan papa.
"Apanya yang gimana?" Tanya Papa kebingungan.
Lalu salah satu dari ART tersebut menceritakan kejadian tadi.
"Jadi gimana pa, mama marah sama dia, mama mau ngehukum dia dengan memasukkan dia ke penjara tetapi mama ga tega atas alasan dibalik balas dendamnya dia, bagaimanpun juga dia kehilangan kakaknya karena anak kita" Jelas Mama dengan terus menangis.
Kemudian ART tersebut bersujud dihadapan kedua majikannya.
"Maaf tuan dan nyonya, saya sangat salah besar dengan membalas dendam ini, saya sangat menyesal, saya akan menyerahkan diri dipenjara, saya akan menebus dosa dosa saya karena telah membunuh bayi yang tak bersalah dalam kandungan nona Nanta" ucapnya merasa bersalah.
"Baiklah jika itu mau kamu, sekali lagi kami memohon maaf atas kesalahan anak kami dulu kepada mendiang kakak kamu" ucap Papa meminta maaf.
"Iya tuan"
__ADS_1
Lalu papa memanggil supirnya dan memintanya untuk membawa ART tersebut ke kantor polisi dengan membawa bukti sebuah rekaman saat dimasukkannya ART tersebut kedalam penjara.
~•~