
Dipagi hari yang cerah, keduanya bersiap untuk menuju ke Bandung dimana letak keberadaan adik iparnya tersebut.
Mereka telah memasuki mobil Ayla Pink milik Nanta yang telah ia jual dulu tetapi telah dibeli kembali oleh ibunya.
Mobil pun mulai melaju perlahan keluar dari gerbang rumah, selam diperjalan mereka berdua hanya berbicara sesekali, keduanya asik bernyanyi bersama dalam mobil sambil menyetel musik kesukaan mereka berdua.
Sampai akhirnya tak terasa mereka telah sampai di perumahan adiknya berada, sebelum Nanta dan Yejun menuju Bandung, Hyeonjin telah mengirim alamat dan juga share Lok terlebih dulu.
Sesampai di rumah Hyeonjin, Yejun memarkirkan mobil Nanta dihalaman, kemudian mereka memencet bel rumah Hyeonjin.
Tak butuh waktu lama, Hyeonjin pun keluar membukakan pintu untuk tamunya, betapa senangnya ia melihat kakak dan kakak iparnya bertamu kerumahnya.
Lalu ia pun segera mempersilahkan pasangan suami istri yang ada didepannya untuk masuk duduk diruang tamu.
"Assalamualaikum" ucap Nanta dan Yejun sebelum masuk kedalam rumah.
"Waalaikumsalam" jawab Hyeonjin.
"Silahkan duduk kak, aku buatin minuman dulu" ucap Hyeonjin kemudian menuju ke dapur untuk membuatkan minuman.
Beberapa menit kemudian Hyeonjin telah selesai membuatkan minuman, ia membawa nampan berisikan 2 gelas sirup untuk disuguhkan kepada kakak dan kakak iparnya tersebut, tak lupa ia juga menyuguhkan makanan ringan.
"Silahkan dimakan dan diminum kak" ucap Hyeonjin.
"Iya makasih" ucap Nanta dan Yejun bersamaan sambil meminum sirup yang telah dibuatkan oleh Hyeonjin.
"Semenjak menikah sifat kamu jadi berubah ya dek" ucap Yejun.
"Berubah gimana kak?" Tanya Hyeonjin dengan tersenyum canggung.
"Sekarang kamu itu, sopan, anggun, murah senyum, padahal dulu kan kamu manja, suka teriak teriak ga ada anggun anggunnya sama sekali" ucap Yejun berbicara apa adanya.
"Kamu bisa masak ga?" Tanya Yejun.
Hyeonjin hanya tertawa kecil mengingat sifatnya dulu.
__ADS_1
"Iya kak aku berubah jadi lebih baik sekarang, Alhamdulillah aku bisa masak atas bantuan YouTube, meskipun masakannya biasa ga terlalu enak sih" ucap Hyeonjin.
"Iya, Bagus Alhamdulillah, belajarlah melayani suami kamu dengan baik dek" saran Yejun.
"Iya kak pasti" Hyeonjin membalas dengan senyumannya.
Sedari tadi Nanta hanya diam menyimak pembicaraan antara adik dan kakak tersebut sambil sesekali memakan camilan yang disuguhkan.
"Suami kamu belum pulang?" Tanya Yejun sekali lagi.
"Belum kak, biasanya dia pulang jam 4 sore, kadang paling telat jam 8 malam" jawab Hyeonjin.
"Ouh"
"Kalo Jane kemana?" Tanya Nanta karena sedari tadi ia mengamati tak ada jejak Jane dirumah.
"Ohh iya, Jane lagi ada dirumah neneknya kak, ntar dia pulangnya sekalian dijemput sama papanya" Jawab Hyeonjin panjang lebar.
"Oh gitu" Nanta merasa sedikit kecewa.
"Ngga kak, aku lagi fokus ngurusin Jane"
"Ouh, iya Jane lagi aktif aktifnya"
Hyeonjin membalasnya dengan anggukan.
"Kakak nginep kan disini?" Tanya Hyeonjin pada keduanya.
"Gimana?" Tanya Yejun sambil menatap Nanta meminta persetujuan.
"Terserah kamu aja, aku ikut apa kata kamu" jawab Nanta.
"Iya deh nginep, boleh kan?" Jawab dan tanya Yejun memastikan apa benar benar boleh menginap.
"Boleh lah"
__ADS_1
Setelah cukup lama berbincang bincang, keduanya pun memutuskan untuk melaksanakan sholat ashar terlebih dahulu.
Ketiganya mengambil wudhu secara bergantian kemudian melaksanakan sholat berjamaah disebuah ruangan minimalis khusus untuk sholat.
Selesai sholat, Nanta dan Yejun memutuskan untuk beristirahat di kamar tamu, sedangkan Hyeonjin ia memasak makanan spesial untuk kedua kakaknya yang amat ia rindukan.
Tak lama masakan telah matang siap untuk disajikan, lalu Hyeonjin pun mengajak kedua kakaknya untuk makan bersama, kebetulan mereka telah bangun dari tidurnya, mereka berdua sedang duduk santai dibangku depan rumah.
"Kak ayo makan, udah aku masakin makanan spesial untuk kalian" ajak Hyeonjin.
"Iya, makasih" Jawa keduanya sambil berjalan mengekori Hyeonjin menuju keruang makan.
Sesampai diruang makan ~
"Silahkan dimakan kak, maaf kalo rasanya ga seenak masakan chef Nanta" ucap Hyeonjin merasa takut kalau rasanya tak seperti yang diharapkan Nanta dan Yejun.
"Enak kok beneran" puji Nanta sambil melahap makanannya.
"Enak kok dek, lebih baik begini daripada ga bisa masak, kakak seneng bisa nyobain masakan kamu" puji Yejun dengan tersenyum manis kearah sang adik.
Hyeonjin yang mendapat pujian dari kedua kakaknya ia pun merasa senang dan lega, karena mereka bisa menerima masakannya dengan senang hati tanpa memperdulikan rasa.
Setelah makanan habis, mereka pun memutuskan untuk mengobrol sebentar diruang tamu, bagaimana makanan untuk Kritsan dan Jane? Tenang karena Hyeonjin telah menyusahkan untuk mereka sebelum menyuguhkan makanan untuk kedua tamunya.
Serasa cukup untuk mengobrol, keduanya pun memutuskan untuk membersihkan badan secara bergantian, setelah membersihkan badan dan badan pun sudah terasa fresh, mereka meminta izin kepada sang pemilik rumah untuk keluar sebentar menikmati angin sore kota Bandung.
Dengan senang hati, Hyeonjin pun mengizinkan mereka berkeliling dikota Bandung, setelah kepergian Nanta dan Yejun, Hyeonjin segera bersih bersih rumah sambil menunggu kepulangan sang suami dan anaknya.
*****
Nanta dan Yejun dengan riangnya menikmati angin sore sambil berkeliling kota Bandung, dan sesekali mereka berfoto bersama.
Sampai akhirnya hari sudah mulai sore, sekitar pukul 17.30 keduanya memutuskan untuk kembali ke rumah Sang adik, tapi sebelum pulang mereka membeli makanan ringan untuk tuan rumah, dan tak lupa mereka juga membelikan squishy berbentuk unicorn yang amat sanga besar untuk keponakan mereka tersayang.
~•~
__ADS_1