Kedua Suamiku

Kedua Suamiku
Full Time


__ADS_3

5 hari lamanya Hyeonjin, Kritsan dan Jane di Korea, mereka pun akhirnya kembali pulang ke Indonesia.


📞 Kak alhamdulillah aku udah Sampek Indonesia


📞 Ohh ya, Alhamdulillah kamu Sampek dengan selamat, nyampek daritadi apa barusan?


📞 Barusan, udahan dulu ya kak ini Jane rewel minta di tungguin tidur


📞 ohh iya


Percakapan berakhir, Nanta memutuskan untuk Pergi ke kantor Yejun.


15 menit perjalanan, Nanta akhirnya telah sampai di perusahaan Yejun.


"Pagi semua" sapa Nanta kepada semua karyawan.


"Pagi Bu" jawab para pegawai serentak dengan menunduk.


"Saya boleh tanya, apa suami saya sedang ada tamu?" Tanya Nanta.


"Setahu saya sih ga ada Bu" jawab salah satu karyawan.


"Oh yasudah makasih ya" ucap Nanta dengan melayangkan senyumannya.


Lalu Nanta pun menuju keruangan Yejun menaiki lift khusus.


Sedangkan para karyawan sedang membicarakan Nanta yang sikapnya sangat ramah beda dengan istri istri CEO lainnya, tapi ada juga yang membicarakan hal buruk tentang Nanta, meskipun samar samar terdengar oleh Nanta tapi ia tak menghiraukannya.


Sesampai diruangan Yejun, sebelum masuk Nanta mengetuk pintu terlebih dahulu.


"Permisi, maaf pak Yejun apa saya boleh masuk?" Tanya Nanta dengan mengetuk pintu.


"Ya masuk aja" ucap Yejun dari dalam ruangan.


Nanta pun masuk kedalam ruangan Yejun, dan terlihat Yejun yang sibuk menatap layar Laptopnya.


"Pak Yejun sibuk?" Tanya Nanta.


"Yang kamu lihat ini apa!!" Jawab Yejun tak melihat siapa yang berada didepannya.


"Yasudah saya keluar" Nanta pun hendak keluar.


Tiba tiba seseorang menarik tangannya dari belakang yang tak lain adalah Yejun.


Sontak Nanta pun langsung menoleh kebelakang dan Yejun langsung menarik kedalam pelukannya.


"Kenapa kamu ga bilang kalo kesini by?" Tanya Yejun.


"Surprise, biar kamu tambah semangat ahahhaha" jawab Nanta dengan tertawa.


"Ya ampun istriku tercinta, aku kira tadi kamu itu karyawan soalnya karyawan disini ada yang suaranya mirip sama kamu by"


"Ahahah masa sih, makanya kalo ada orang masuk tuh diliat dulu orangnya jangan terus serius liat laptop"


"Iya iya maaf ya" ucap Yejun dengan mencium kening Nanta dan melepaskan pelukannya.


Nanta mengangguk dan tersenyum.


"Dulu aku ajak kamu kesini katanya bosen, tapi kok tiba tiba datang kesini cuma biar bikin aku semangat"


"Ya karena aku bosen dirumah, akhirnya aku kesini nemenin suami tercinta kerja"


"Yaudah sip, eh kalo kamu bosen disini trus mau ngapain? Apa mau pulang?"


"Ngga lah, kalo aku bosen ya aku turun kebawah ngobrol sama karyawan"


"Jangan!!, Yang ada kamu itu ganggu mereka lagi kerja"


"Oh iya ya, ya udah aku ke cafe depan aja ya, trus kalo udah cukup puas ke cafe, aku balik lagi kesini, ntar pulang kerumahnya bareng sama kamu"


"Yaudah deh iya, kamu udah bilang ke mama sama papa kan? Takutnya mereka cariin kamu"


"Udah kok"

__ADS_1


Lalu Yejun pun melanjutkan pekerjaannya ditemani oleh Nanta disampingnya, jika Yejun lelah ia hanya menoleh ke sang istri dan menciumnya berkali kali membuatnya bertambah semangat bekerja.


Waktu sholat dhuhur pun tiba, lalu mereka sholat berjamaah di sebuah ruangan kecil khusus untuk sholat didalam ruangan Yejun.


Berjam jam Nanta berada di perusahaan Yejun, ia merasa bosan dan akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke Cafe depan kantor.


"By aku ke cafe bentar ya" pinta Nanta.


"Iya, hati hati loh, ohh tunggu!!"


"Iya, apalagi? Mau aku beliin sesuatu?" Tanya Nanta.


"Ngga, gini biar salah satu pengawal ikut kamu kesana ya, aku takut ada apa apa sama kamu"


"Ya ampun by, lebay banget sih cuma ke cafe depan aja loh"


"Ya udah ga aku izinin"


"Ihh ya udah deh iya, tapi jaganya jarak jauh jangan deket deket sama aku, aku malu kayak artis papan atas aja dijagain segala"


"Oke siap"


"Kamu ga titip sesuatu gitu? Ga mau aku beliin sesuatu?" Tanya Nanta meyakinkan Yejun.


"Ngga, aku cuma mau titip cintaku ke kamu tolong dijaga" ucap Yejun dengan mengetipkan satu matanya.


"Oke slalu ku jaga" balas Nanta dengan mencium sekilas bibir Yejun dan langsung berlari keluar ruangan.


"Mulai nggoda aku ya" ucap Yejun dengan senyum smirk nya.


Sesampai dilantai bawah Nanta disapa oleh para pegawai.


"Sore bu!!" Sapa Para Karyawan.


"Sore semua, semangat kerjanya ya" balas Nanta dengan tersenyum ramah.


"Ya Bu!!"


"Bu Nanta mau pulang ya?" Tanya salah satu karyawan.


"Ouh, full time sama boss brarti ya bu"


"Iya" jawab Nanta dengan senyum Pepsodent.


"Yasudah saya permisi ya" ucap Nanta dengan melambaikan tangan.


"Iya Bu, hati hati dijalan"


Nanta keluar dari kantor, dan ia berjalan menuju ke cafe.


Sesampainya Disana, ia memesan secangkir kopi dan makanan ringan, setelah memesan ia langsung membayarnya dan ia duduk di lantai atas sambil menghadap ke arah perusahaan Yejun.


Beberapa menit kemudian makanan dan minuman yang Nanta pesan telah tiba, dan ia pun menikmatinya dengan melihat kendaraan yang berlalu lalang.


Sedangkan pengawal yang menjaga Nanta, dia hanya menunggu Nanta didepan karena tak dibolehkan ikut masuk kedalam, dia hanya memantau Nanta dari bawah dengan mendongak ke atas melihat keadaan istri bosnya tersebut.


Karena merasa kasihan, Nanta pun membiarkan pengawalnya masuk dan juga memesankan nya makanan dan minuman, ia juga menyuruhnya duduk disebelahnya.


"Maaf ya pak karena menyuruh bapak menjaga saya diluar, pasti bapak capek, silahkan dimakan dan diminum" ucap Nanta merasa bersalah.


"Ngga apa apa Bu, emang ini sudah kewajiban saya mematuhi perintah bos saya, makasih banyak ya Bu tapi saya tidak bisa duduk disebelah ibu karena derajat saya lebih rendah" jawab bapak pengawal tersebut.


"Ngga peduli derajat bapak lebih rendah atau lebih tinggi dari saya, saya dan bapak sama sama manusia, bapak kan lebih tua dari saya jadi saya harus menghormati bapak juga" ucap Nanta panjang lebar.


"Tapi saya takut dimarahi sama bos Yejun kalo bos Yejun tau saya duduk disebelah Bu Nanta" jawab bapak pengawal tersebut.


"Emang suami saya segalak itu ya pak?" Tanya Nanta dengan memiringkan kepalanya ke kanan.


"Ya begitulah Bu" jawab bapak pengawal tersebut dengan menggaruk kepalanya yang tak gatal.


"Udah gapapa bapak duduk sini aja, suami saya ga bakal marah kok tenang aja"


'Baik banget istri bos, sopan dan ramah, kok mau ya sama bos Yejun yang galak' batin Pengawal tersebut.

__ADS_1


Dengan terpaksa akhirnya bapak pengawal tersebut duduk disebelah Nanta dengan menghabiskan makanan dan minuman yang Nanta berikan padanya, Nanta juga mengajaknya mengobrol agar suasana tidak sunyi meskipun ada rasa canggung diawal.


Cukup lama Nanta dan pengawal tersebut berada di cafe, lalu mereka memutuskan untuk kembali ke kantor.


"Mari pak kembali ke kantor" ucap Nanta.


"Baik Bu" jawabnya.


Lalu mereka turun dari lantai atas dan menuju ke kantor Yejun dengan berjalan kaki.


Sesampai di kantor, Nanta langsung menuju ke toilet perempuan untuk membuang air kecil, setelah selesai membuang air kecil, ia kembali ke ruangan sang suami menaiki lift khusus.


"Sayangku!!" Sapa Nanta dengan suara sedikit keras.


"Kok lama sih by" ucap Yejun dengan bibir yang ditekuk.


"Ya kan harus ngehabisin kopi yang panas dulu" jawab Nanta.


"Ya ampun jadi kamu beli kopi, kirain kamu beli es coklat, soalnya kan kesukaan kamu es setiap ke cafe pasti belinya es coklat"


"Ya kan lagi pingin kopi, ganti menu eheh" jawab Nanta dengan cengengesan.


"Yaudah sini duduk di sebelahku lagi, ga ada kamu ga semangat lagi" ucap Yejun langsung menarik tangan Nanta.


"Iya iya ga usah ditarik juga, sakit by"


"Kamu masih lama?" Tanya Nanta.


"Bentar lagi selesai" jawab Yejun.


"Ya udah cepetan selesainya biar kita cepet cepet pulang"


"Ga sabaran banget sih, sabar nanti kita mainnya Sampek pagi oke, biar cepet dapet debay" ucap Yejun menggoda.


"Ga ah" ucap Nanta dengan wajah jutek.


"Hilih sok jual malah, awas ketagihan ya" goda Yejun.


Nanta hanya diam kemudian ia melihat keluar jendela, ia melihat gedung gedung yang menjulang tinggi dan banyak kendaraan yang berlalu lalang dibawah, ia melihatnya sedikit ngeri.


"Btw by kamu udah sholat ashar belum?" Tanya Nanta.


"Oh iya belum, yaudah yuk sholat dulu, kamu duluan wudhu nya gantian"


"Iya" ucap Nanta dengan bergegas ke kamar mandi untuk mengambil wudhu.


Setelah Nanta mengambil wudhu, sekarang gantian Yejun yang mengambil wudhu, dan mereka pun melaksanakan sholat ashar berjamaah di ruangan kecil khusu untuk sholat tersebut.


Setelah mereka selesai melaksanakan kewajibannya, Yejun kembali ke kursi kebesarannya dengan kembali menatap laptop didepannya dan mengerjakan pekerjaannya dengan teliti dan serius.


Sedangkan Nanta ia hanya memainkan ponselnya melihat konten YouTube kesukaannya dengan duduk disamping Yejun.


2 jam kemudian, Yejun telah selesai menyelesaikan pekerjaannya dan mereka akan kembali kerumah.


"Alhamdulillah selesai by" ucap Yejun dengan mencium kening Nanta.


"Oh ya, Alhamdulillah"


"Kamu mau langsung pulang apa makan dulu direstoran?" Tanya Yejun.


"Pulang aja, makan dirumah aja by, mau aku yang masakin atau bibi?"


"Yaudah kalo itu mau kamu kita langsung pulang aja, kamu kan capek nemenin aku seharian kerja, ya biar bibi aja yang masakin" jawab Yejun dengan membelai rambut Nanta.


"Yaudah, yuk"


Karena jam sudah menunjukkan pukul 18.10 Yejun dan Nanta langsung menuju pulang ke rumah.


Sesampai dirumah, mereka disambut oleh Mama dan Papa, setelah menanggapi papa dan mama, mereka pun menuju ke kamar untuk membersihkan badan secara bergantian dan kemudian mereka turun kebawah untuk makan bersama.


Setelah makan, Nanta dan Yejun kembali ke kamar untuk istirahat sebentar sambil menunggu waktu sholat Maghrib tiba.


Tak terasa jam menunjukkan pukul 22.00 mereka telah melaksanakan sholat Maghrib dan isya.

__ADS_1


Dan mereka pun memulai pertempuran yang sangat lama sampai pagi tiba.


~•~


__ADS_2