
Pagi hari telah tiba tepatnya pukul 08.30 Nanta dan Yejun hendak berangkat ke bandara, sebelum mereka pergi ke bandara, mereka terlebih dahulu menuju ke pusat perbelanjaan untuk membelikan sesuatu untuk mertuanya yang berada di Indonesia.
10 menit perjalanan, mereka telah sampai di pusat perbelanjaan tersebut, mereka segera memilih benda yang akan mereka beli.
30 menit telah berlalu, mereka telah selesai memilih benda yang pas untuk mereka beli, setelah mereka selesai membayar benda tersebut, kemudian mereka bergegas menuju ke bandara.
Keduanya masuk ke dalam mobil, lalu mobil pun mulai melaju secara perlahan, sampai akhirnya 50 menit kemudian mereka telah sampai di bandara.
Mereka turun dari mobil dan segera masuk kedalam bandara tersebut, keduanya memilih untuk duduk sambil menunggu jadwal keberangkatan pesawat yang akan mereka tumpangi.
Setelah beberapa saat menunggu, pengumuman akan keberangkatan pesawat yang akan mereka tumpangi pun tiba, dan mereka segera bergegas menuju ke pesawat dan mencari tempat duduk yang tertera dalam tiket yang sudah mereka beli.
"Bismillah semoga Allah melindungi kita dalam perjalanan ini amin.." ucap Nanta dengan tersenyum bahagia.
"Iya amin..." Saut Yejun.
Tak lama pesawat pun mulai terbang, jam terus berputar, tak terasa 7 jam telah berlalu, mereka telah sampai dijakarta, keduanya segera keluar dari bandara dan mereka pun menuju ke rumah Yuliana dengan menaiki taxi.
Sesampainya dirumah Yuliana, Nanta segera memencet bel rumah.
Ting! Tong!
Beberapa detik, Yuliana keluar membukakan pintu.
"Kamu?" Ucapnya dengan terkejut.
"Assalamualaikum ibu" ucap mereka berdua dengan mencium tangan Yuliana.
"Waalaikumsalam" jawabnya dengan jutek.
"Ibu bolehkah kita tinggal disini untuk sementara kita ada di Indonesia?" Pinta Nanta.
"Boleh, hanya untuk beberapa hari saja kan? Ga selamanya" Yuliana menjawab dengan nada jutek dan pergi meninggal kedua tamunya yang tak lain adalah anak dan menantunya.
__ADS_1
"Iya Bu, makasih" jawab Nanta dan Yejun.
"Alhamdulillah akhirnya kita boleh tinggal disini, aku kangen banget sama ibu" ucap Nanta sangat bahagia terlihat dari raut wajahnya.
"Iya Alhamdulillah" saut Yejun.
Lalu keduanya pun masuk kedalam rumah, mereka duduk diruang tamu.
"Ibu apa kabar?" tanya Yejun dengan sopan.
"Seperti yang kamu liat"
"Ouh Alhamdulillah ibu sehat sehat aja ya" ucap Yejun sedikit kesal.
'untung mertua, jawabannya ketus banget' batin Yejun dengan terus menatap mertuanya dengan tatapan sinis.
"Nanta kangen banget sama ibu, ibu mau ya ikut Nanta ke Korea?" Pinta Nanta dengan nada manja, kemudian berdiri duduk disebelah sang ibu dengan memeluknya.
"Ibu akan tetap disini, ibu juga kangen sama kamu" jawabnya dengan membalas pelukan sang anak.
"Kalian ke kamar sana, pasti capek, sana istirahat dulu, nanti biar ibu suruh bi Ati supaya buatin kalian minuman hangat" ucap Yuliana sedikit ada perhatian, mungkin karena ia sangat merindukan anak tunggalnya tersebut.
"Iya ma, makasih ya" jawab Nanta dengan tersenyum Pepsodent menampakkan gigi putih bergingsul miliknya.
"By ayo ke kamar" ajaknya.
Yejun pun mengangguk,
"Permisi Bu, kita ke kamar dulu" ucap Yejun dengan tersenyum ramah.
Yuliana tak menggubris ucapan Yejun dan langsung pergi meninggalkannya menuju dapur.
Mereka berdua menuju ke kamarnya dengan menaiki satu persatu anak tangga, sampai akhirnya mereka tiba dikamar.
__ADS_1
Mereka merebahkan badannya diatas ranjang, dengan memejamkan matanya sekejap.
"Capeknya, padahal diperjalanan cuma duduk ga ngapa ngapain" ucap Nanta.
"Iya, aku mau tidur dulu ya by?" Yejun meminta izin.
"Jangan!! Kasian bi Ati udah bikinin minuman hangat kamu malah tidur nanti keburu dingin" larang Nanta.
"Yaudah deh"
Beberapa menit kemudian, minuman telah selesai dan bi Ati pun segera menuju ke kamar pasangan suami istri tersebut.
Tok! Tok! Tok!
"Non!!" Panggil bi Ati dari luar kamar sambil mengetuk ketuk pintu.
"Ehh iya bi sebentar!!" Teriak Nanta dari dalam kamar.
Nanta segera berjalan menuju pintu dan membukakan pintunya.
"Ini non minumannya, silahkan diminum" ucap bi Ati dengan memberikan 2 gelas minuman greentea hangat kepada Nanta.
"Makasih ya bi" ucap Nanta dengan melayangkan senyuman manisnya.
"Iya non sama sama, bibi ke dapur dulu ya" pamit bi Ati.
Nanta menangguk dan langsung menutup pintu kamarnya setelah bi Ati keluar dari kamarnya.
"Nih by diminum dulu ya" ucap Nanta dengan memberikan segelas greentea ditangannya.
"Iya" jawabnya singkat.
"By habis minum greentea ini aku mau tidur dulu ya"
__ADS_1
"Yaudah iya"
~•~