Kekasih Halal Ku

Kekasih Halal Ku
Bab 14


__ADS_3

Aku merasa dia benar benar berubah sekarang . Tepatnya, setelah kejadian di kapal waktu itu . Tidak hanya cara berpakaiannya yang berubah menjadi lebih indah menurut ku . Karena dia tidak lagi mengenakan kerudung yang di lilit ke sana kemari . Melainkan Khimar panjang sederhana yang menutupi dada juga punggungnya . Sikapnya pada ku juga sudah berubah tak seperti dulu . Fiana terlihat lebih anggun sekarang .


" Saya terima nikah dan kawinnya Azeela Alfiana Maharani binti Abdurrahman dengan mas kawin tersebut di bayar tunai!"


" Sah?"


"Sahh!"


Alhamdulillah , Akhirnya aku sukses melafalkan kalimat sakral itu dengan satu kali tarikan nafas . Aku melihat semua orang tersenyum puas , kecuali Fiana . Dia masih saja tertunduk sampai mama menginstruksi kami untuk menukar cincin.


Ku pakaikan cincin itu di jari manis Fiana . Begitu pun sebaliknya, dia memakaikan cincin di jari manis ku lalu mencium tangan ku .


MasyaAllah ...!


Aku masih belum percaya sekarang Fiana benar benar menjadi istri ku , kekasih halal ku , bidadari surga ku .

__ADS_1


Terimah kasih ya Allah , untuk segala nikmat pada hari yang penuh berkah ini .


Hari ini memang tidak banyak yang datang di pesta pernikahan ku dan Fiana, hanya keluarga terdekat. Karena, resepsinya akan di adakan nanti . Setelah aku resmi menjadi seorang dokter .


Masih sangat lama kan? Bahkan, aku mulai kuliah saja belum . hahahah


Mau tahu kenapa aku sudah menikah pada usia yang baru saja menginjak delapan belas tahun? Aneh memang. Tapi, aku bisa apa? Jalan hidup ku sudah di tentukan Papa Mama, bahkan jauh sebelum aku lahir. Dan ternyata, ini jugalah jalan yang di tentukan Allah untuk kami berdua .


Ya, aku dan Fiana adalah korban perjodohan . Sebenarnya, Mama Papa , dan ayah dan ibu mertua ku dulunya bersahabat . Ya, seperti kisah klasik yang biasanya . Mereka berempat berjanji akan menjodohkan anak mereka nantinya .


Dan benar saja, aku dan Fiana yang di tumbalkan . Itu awalnya . Pada akhirnya, kami saling jatuh cinta .


Suara nanda menghancurkan lamunan indah ku saja . Dasar sepupu menyebalkan! For you information , Nanda ini sepupu ku . Ayahnya adik ayah ku .. makanya kami sangat dekat .


Mungkin karena perbedaan umur kamibyang tidak jauh . Aku berjalan ke arah keluarga ku dan Fiana yang sedang siap siap untuk berfoto . Aku baru sadar Fiana sudah lebih dulu ada di sini. Perasaan tadi dia ada di sebelah ku . Kapan dia kemari? kok nggak ngajakin aku?

__ADS_1


\*\*\*\*\*


Fiana's POV


Aku masih benar benar tidak menyangka kalau sekarang sudah resmi menjadi istrinya Farhan . Istri? Bahkan, aku baru saja genap berusia delapan belas tahun . Jadi, ini maksud dari persetujuan yang di minta ayah tadi malam? Aku kira hanya keikhlasan ku menerima kalau Farhan akan menikah dengan Nanda . Bodohnya aku, ternyata Nanda dan Farhan itu sepupu dekat. Pantas saja om dan Tante ku menanyakan Farhan pada hari pertama kedatangan ku kemari .


"Fiana, ayo ke sini! kita foto."


Aku menghampiri Kak Aulia tanpa mengajak suami ku itu . Suami? sebutan macam apa itu?


Farhan masih sibuk tersenyum. Kurasa dia sedang melamun. Ah, terserahlah , aku sedang tidak ingin menegurnya .


Dari sudut mata ku , aku melihat Nanda menghampiri dan menggoda Farhan yang memang sedang sangat asyik melamun .


#Jangan lupa vote like N coment

__ADS_1


# Salam manis dari author


# Happy reading


__ADS_2