Kekasih Halal Ku

Kekasih Halal Ku
bab 7


__ADS_3

Fiana duduk di bangku taman sambil mengetikkan balasan pada Nanda .


Angin meniup jilbab lebarnya . Udara sejuk di hirupnya dalam dalam .


^^^Kenapa dia malah hadir lagi? Aku sedang berusaha melupakannya , tapi dia malah bersikap manis begitu . Ya Rabb , apa lagi cobaan ini? Teguhkan hatiku di dalam hijrah ini . ucap Fiana dalam hati .^^^


Seseorang menyodorkan es krim kepada Fiana . Fiana berpikir bahwa Nanda sangat mengerti kalau dirinya butuh sesuatu yang menyejukkan .


" Kamu dari mana aja sih nan? kakak sendirian bingung mau kemana ."


Fiana menikmati es krim stroberi sambil mengedarkan pandangannya di rerumputan .


" kakak pengen ke alun-alun . Temenin yuk , nan ."


Fiana menggandeng tangan Nanda . Tapi , tunggu dulu! Ini seperti ada yang aneh .


Sejak kapan tangan Nanda jadi sebesar ini ?


Fiana melihat ke arah sosok yang ia gandeng .


" Astagfirullah! maaf mas , saya tidak sengaja ." Fiana menghempaskan tangan lelaki itu dengan kasar lalu kembali menundukkan pandangannya .


" Hahaha... kamu lucu sekali Fiana."


hah? apa barusan? dia tau namaku


" Dari mana mas tau nama saya?"


" Haha , setelah hape ku terjun bebas , bahkan kamu lupa pada ku ? tak ada niat mencari ku untuk sekedar minta maaf gitu ?"

__ADS_1


Fiana mengingat lelaki yang ditabraknya di kapal waktu itu , yang membuat hapenya terjun bebas di lautan .


" Oh iyaa.. saya ingat.. mas mas sombong waktu itu ."


" Sombong? Ya Tuhan ! bahkan kita baru bertemu sekali kamu sudah seperti mengenal ku seribu tahun . Aku tidak seperti yang kamu kira . Lihat , aku sangat baik , tidak meminta ganti rugi .. Justru memberi mu es krim kan?"


Cerewet sekali lelaki ini , pikir Fiana.


" Iya , terimah kasih Mas , dan maaf untuk yang kemarin ." katanya sambil kembali menundukkan pandangan.


" Kakak ngapain di sini? Ayo pergi!


Entah dari mana datangnya Nanda . Tiba tiba dia sudah menggandeng Fiana menjauh dari Ardi . Aneh sekali .


Tidak biasanya di se-jutek itu . Dia melihat lelaki ini seolah akan ada bahaya yang mengancam . Hahaha , ada ada saja Nanda ini ..


Fiana benar benar menjauh dari Ardi .


\*\*\*\*\*\*\*


" Boleh aku duduk di sini ?"


Fiana mengalihkan pandangan ke arah suara yang sangat dia kenal .


Ngapain sih orang ini ?!


" Iya kak duduk aja nggak papa... santai aja kali ."


Fiana belum sempat melarang ketika Nanda mempersilahkan dengan entengnya .

__ADS_1


Tidak ingin ambil pusing , Fiana kembali menunduk menikmati makanannya dengan lahap , sebelum nafsu makannya benar benar hilang .


" Pelan pelan Fiana ."


Fiana meneruskan makan tanpa berniat menanggapi ucapan Farhan .


Farhan tidak protes , malah terdengar tawa Nanda dan Farhan .


Tunggu dulu! mereka seperti sudah kenal dekat. Sepertinya ada yang di sembunyikan dari aku deh!


" Kak Farhan jadi ambil kedokteran ?"


Suara Nanda mengagetkan Fiana . Nanda lebih tau tentang Farhan , bahkan Fiana tidak tahu Farhan kesini mau apa .


Dia mau ambil kedokteran ya? Calon dokter muda dong? Terus gue gimana?


Farhan dan Nanda masih berbincang dengan seru .Makanan sudah habis sejam yang lalu , tapi Nanda belumau beranjak dari sini .


Telinga Fiana sudah sangat panas , bahkan Farhan dan Nanda sangat akrab . Bagaimana mungkin ?


Sebegitu mengerikannyakah Fiana sampai sampai Farhan cuek bebek angsa sementara dengan Nanda bisa sehangat ini .


Bahkan tadi Fiana sempat melihat Farhan dengan gemas mencubit pipi Nanda sambil tertawa .


# Jangan lupa vote , like N koment


# Salam manis dari author 🥰


# Happy reading

__ADS_1


__ADS_2