Kepalsuan Cinta

Kepalsuan Cinta
Lamaran


__ADS_3

Sampai rumah Malik bergegas mencari kedua orang tuanya untuk menyampaikan bahwa lus a ia dan kedua orang tuanya diminta kerumah Kikan untuk acara lamaran resmi.


"Mi lusa kita akan lamaran resmi kerumah Kikan, " Kata malik.


"Yaudah jangan lupa kamu persipakan semua nya lik, termasuk cincin ya... Kamu sudah beli kan cincin nya" jawab mama malik.


"Sudah mi" jawab malik.... "Ya udah mami nanti siapin juga hantaran buat dibawa kerumah Kikan ya, " jawab mama.


******


Malam hari Kikan sedang berkumpul dengan ayah dan ibu, mereka membicarakan keseriusan Kikan. Mereka masih gak percaya bahwa anak semata wayang nya akan menikah.


"Kan kamu sudah yakin akan menikah,? " tanya ayah Kikan menatap serius sang anak.


"Serius yah. Kikan minta dia restu ayah sama ibu, " jawab Kikan sambil memegang tangan ayah nya..

__ADS_1


.....


Esok nya dirumah Kikan sudah terlihat sangat sibuk karena hari ini keluarga Malik akan berkunjung kerumah Kikan untuk lamaran secara resmi.


Kikan terlihat cantik dengan balutan baju dan hijab dengan warna yang senada. Make up yang tidak terlalu tebal tetap memancarkan kecantikan Kikan.


"Wahhh kamu cantik banget kan, " sisi memuji Kikan


"Makasih banyak ya si,sudah mau menemani aku dan mau direpotkan sama aku, " jawab Kikan sambil memeluk sisi.


Kini malik dan keluarga sudah sampai di kediaman kikan.


"Assalamualaikum" sapa orang tua malik.


"Waalaikumsalam, mari masuk bapak ibu" jawab orang tua kikan dan mempersilahkan tamu nya masuk... "Silahkan duduk bapak dan ibu maaf keadaan rumah nya seperti ini tolong dimaklumi" jawab ayah kikan

__ADS_1


"Tidak apa pak, Terima kasih sudah menyambut keluar ga saya dengan baik" jawab papa malik.


"Begini pak kedatangan saya kemari saya ingin melamar putri bapak untuk anak saya malik" tanpa berbasa basi papa malik mengutarakan niat dia datang bertamu kepada orang tua kikan.


"Iya Pak saya sebagai orang tua ikut saja, tapi saya akan bertanya kepada putri saya apakah ia siap bersanding dengan malik, " jawab ayah kikan sambil menyuruh ibu untuk memanggil kikan yang masih dikamar.


Tak lama kikan keluar didampingi oleh ibu dan sisi, kikan terlihat tampak cantik dimata malik dan keluarga. Kikan langsung duduk disamping sang ayah.


"" Kikan hari ini saya selalu orang tua dari malik Wijaya ingin melamar nak Kikan apakah nak Kikan menerima nya."papa malik berkata kepada Kikan


"Saya Terima lamaran Mas malik pa, " jawab Kikan sambil melirik malik yang terlihat biasa saja, "


ciihh...sombong sekali tuan malik ini setidaknya kasih senyuman sedikit, expresinya dingin banget jika bukan karena ancaman dia gak akan sudi aku menikah dengan pria dingin seperti dia... Bagaimana nanti kalo sudah menikah "batin Kikan mengerti.


Saat ini malik sedang memasangkan cincin kejari Kikan, orang tua mereka tampak bahagia melihat anak mereka beberapa hari lagi akan bersanding. Tapi tidak dengan Kikan menurutnya penderitaan nya akan dimulai saat ini, dia harus menikah dengan pria yang baru ia kenal bahkan menikah karena keterpaksaan. Tidak pernah terbayangkan oleh Kikan menikah dengan pria arogan, sombong dan dingin. Kikan"

__ADS_1


Aku tak pernah terbayangkan menikahi wanita ceoboh seperti Kikan kalau bukan tuntutan dari mama yang super bawel, aku tak akan mau menikah seumur hidup ku, kenangan pahit yang pernah aku alami membuat aku begitu membenci wanita.Malik"


__ADS_2