Kepalsuan Cinta

Kepalsuan Cinta
Malam pertama


__ADS_3

Kikan bergegas kekamar mandi, selesai mandi kikan duduk dimeja rias dia melihat diri nya dicermin.


Ya tuhan...kenapa pernikahan ku harus seperti ini, aku memimpikan pernikahan dengan orang yang aku cintai dan juga mencintai ku. Batin kikan


Ceklek pintu kamar terbuka..."Kenapa kamu belum tidur" tegur malik.


"Aku baru selesai mandi mas" jawab kikan sambil berjalan kearah kasur.


"Kamu tidur disofa situ suruh siapa kamu dikasur ku" Malik berkata dengan nada dingin.


"Mas aku tidak bisa tidur disofa" jawab kikan


"Ya kamu bisa tidur dibawa kan kalo tidak bisa di sofa" jawab malik sambil melemparkan selimut tebal dan bantal ke arah kikan.


Kikan hanya bisa meneteskan air matanya mengambil selimut dan bantal dan mengelarnya di lantai.


"Inget ya kikan kamu itu akan aku ceraikan setelah pernikahan ini berjalan 5 bulan jadi jangan berharap kamu akan menjadi nyonya disini. Kamu disini harus melayani ku selayaknya asisten rumah tangga jadi jangan berharap lebih dari itu" Malik berkata sambil menghampiri kikan dan menarik dagu kikan dengan 1 tangan nya.


"Kalau bukan karena desakan dari mama ku, aku tak akan sudi menikah dengan wanita seperti mu karena kamu bukan tipe ku".


Malik berjalan keluar kamar menuju ruang kerja nya disana sudah ada alex sang asisten yang selalu setia berada disampingnya.

__ADS_1


"Bos dimana nyonya kikan.? tanya alex


"Kenapa kamu panggil dia nyonya dia hanya asistenrumah tangga disini" jawab alex penuh penekanan.


"Bagaimanapun sekarang dia adalah istri bos" jawab alex kembali.


"alex" Malik berteriak.


Alex yang paham tentang bosnya nya pun hanya diam tak menangapi.


Kau begitu bodoh bos kalau sampai menyianyiakan dan berlaku kasar kepada kikan, kalau saja kau tau pasti kau akan peduli dengannya. Biar lah kau tahu sendiri siapa wanita yang sekarang akan kau jadikan asisten rumah tangga. Batin alex sambil menatap bos nya.


Malik yang tak ingin kembali ke kamar nya karena sudah terlanjur kesal kepada kikan akhirnya dia memutus kan tidur di ruang kerja nya.


Kikan tak tahan akhirnya pun mengeluarkan air mata nya. *Kenapa kamu memperlakukan aku seperti ini mas.Batin kikan pilu.


Malam pertama yang seharusnya indah bagi pasangan yang baru menikah malah menjadi mimpi buruk baru untuk kikan. Ketika kikan menerima lamaran malik dia tak terpikirkan sedikit pun akan diperlakukan seperti ini oleh malik bukan hanya dingin dan cuek tapi begitu kejam terhadap nya*.


Adzan shubuh bekumandang kikan sudah bangun dan bergegas ke kamar mandi dan langsung melaksanakan kewajiban nya. Kikan turun kebawah dan langsung bergelut dengan dapur menyiapkan sarapan untuk suami nya.


Malik yang masih di ruang kerja terbangun karena mendengar suara alaram.

__ADS_1


"Kikan" Panggil nya sambil berteriak.


Kikan yang merasa di panggil buru buru mematikan kompor nya dan menghampiri. " Iya mas ada apa" jawab kikan.


"Siapin air hangat saya mau mandi jangan lupa baju dan perlengkapan ke kantor" jawab malik sambil berjalan ke arah kamar


"Baik mas" kikan pun berjalan keluar mengikuti arah sang suami.


"Gimana sih nyiapin air aja lama banget saya tuh hari ini ada meeting NGERTI gak.!!!!! jawab malik membentak.


Kikan merasa takut dengan langkah sedikit gontai dia menghampiri suami nya.


"Maaf mas" jawab kikan.


Setelah mandi malik mamakai pakaian nya dan langsung turun kebawah untuk sarapan. Alex sudah menunggu nya di ruang makan sambil menyiapkan berkas untuk meeting nanti.


"Pak alex mau sarapan juga biar saya siapkan" kikan berkata menawarkan kepada alex.


"Tidak usah nona kikan saya sudah sarapan tadi" jawab alex menolak.


Kikan hanya tersenyum ke arah alex.

__ADS_1


Malik yang melihat kikan tersenyum membanting sendok nya sehingga membuat kaget kikan dan alex. Lalu berlalu keluar rumah.


__ADS_2