
Kegugupan Kikan semakin terasa saat Malik keluar dari kamar mandi, saking fokusnya melihat Malik yang hanya mengenakan handuk tanpa sadar Kikan maju perlahan menghampiri suaminya. Malik yang bersandar ditembok dengan tangan saling menyilang tersenyum dengan gaya coolnya.
"Kenapa sayang kamu tergoda melihat tubuh Mas.???? Sampai mengeces seperti itu.??? Tanya Malik yang sedang menggoda istrinya yang sedang merapa perut sixpacknya.
Kikan tersadar dan langsung mengelap mulutnya, Merasa dibohongi Kikanpun memukul pelan suaminya.
"Mas bohong ya.??? Tanyanya dengan wajah yang memerah menahan malu.
Malik memegang tangan Kikan menuntunnya untuk duduk diatas kasur..."Katanya mau kasih hadiah buat Mas ko malah kamu bengong sih.!!! Seru Malik.
"Hehehhhh...Iya aku lupa Mas" Jawab Kikan yang langsung beranjak dan mengambil kotak yang tadi ia persiapkan.
Menghampiri suaminya yang duduk bersandar ditempat tidur dengan posisi duduk...."Tadi aku ke mall dan aku membelikan ini untuk Mas,aku harap Mas suka" Ucap Kikan memberikan kotak tersebut.
Malik menerimanya dan segera membukanya. Didalamnya ada sebuah jam tangan tanpa pikir panjang Malik langsung memcobanya.
"Wahh sayang ini bagus banget, selera kamu bagus sayang" Ucap Malik yang nampak senang.
"Mas suka dengan hadiahnya.??? Tanya Kikan.
__ADS_1
"Sangat suka sayang, makasih ya" Ucap Malik menarik tangan istrinya dan mencium kening Kikan.
"Kamu duduk disamping Mas" Pinta Malik menyuruh Kikan ikut bersandar disampingnya.
Kikan mengikuti keinginan suaminya dan iapun ikut bersandar dipundak Malik.
Menatap sang istri dengan tatapan yang tidak bisa diartikan, lalu beralih kearah perut Kikan dan mengusap pelan....."Mas harap akan tumbuh Malik junior disini" Ucapnya yang masih setia mengelus perut Kikan.
"Mudah-mudahan Mas kita berdoa ya minta sama ALLAH agar cepat ada junior diperut aku" Jawab Kikan.
Malik meletakan kepalanya dan mencium perut istrinya...."Mas geli..!!!! Seru Kikan tertawa pelan.
""Silahkan Mas, kamu gak perlu minta ijin" Jawab Kikan.
Tanpa menunggu lama Malik langsung menjalankan aksinya, hitungan menit sudah dilewati bahkan hampir satu jam permainan masih berlangsung hanya terdengar suara mereka berdua disana. Entah sudah betapa pelepasan yang Kikan keluarkan sampai menjelang pagi baru selesai.
Soal urusan ranjang Malik tidak bisa diragukan lagi, bahkan sampai membuat badan Kikan serasa remuk semua disaat bangun tidur.
Kikan terbangun tanpa Malik disampingnya, menemukan surat serta sepiring nasi goreng disamping tempat tidur.
__ADS_1
Maaf ya sayang Mas kekantor tanpa memberitahukan kamu karena pagi ini ada klien yang akan berkunjung.Mas udah bikin sarapan untuk kamu, jangan lupa dimakan ya....Malik
"Ya ampun mas kamu sempetnya bikin sarapan buat aku" guman Kikan pelan.
Maaf mas sepertinya aku sudah jatuh cinta sama kamu. Batin Kikan.
.....
Diruangan Malik sedang mengerjakan berkas penting didampingi oleh Alex asistennya.
"Bos sepertinya kita harus keluar pengeluaran yang sangat banyak, karena ini proyek besar" Ucap Alex.
"Kamu atur aja Lex yang pasti kamu harus siapkan gaji karyawan jangan sampai telat membayarnya" Jawab Malik yang masih fokus dengan kertas ditangannya.
Pintu ruangan Malik tiba-tiba terbuka nampak wanita cantik dengan pakaian yang sedikit sexi tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu...."Hy sayang" Ucap sang wanita yang langsung memeluk Malik tanpa malu padahan masih ada Alex disana.
"Mau apa kamu.???Tanya Malik yang sedkit terkejut dan melepas pelukan wanita tersebut.
"Aku mau bertemu pacar aku dong" jawabnya enteng.
__ADS_1
"Haha apa kamu bilang, gak salah dengar aku.!!! Seru Malik tertawa sinis.