
Tidak ada obrolan sedikitpun didalam mobil hampir tiga puluh menit barulah mereka tiba dirumah Sisi, rumah sederhana ditengah perkampungan.
"Bapak mau mampir dulu.? Tanya Sisi.
"Tidak usah terima kasih" Jawab Alex dingin.
Krukkk bunyi suara dari perut Alex. "Bapak lapar ayo kita masuk dulu nanti saya buatkan makanan untuk Bapak" Ucap Sisi menawarkan.
Alex yang sudah merasa malu mau tak mau mengiyakan permintaan Sisi.
"Masuk Pak" Ucap Sisi seraya membuka pintu.
"Maaf ya Pak keadaan rumahnya seperti ini harap dimaklumi" Ucapnya kembali.
"Iya gak apa saya seneng sama konsep rumah kamu terlebih didepan ada pohon jadi adem" Jawab Alex yang langsung mendudukan diri disofa.
Sisi masuk kedalam kamarnya berganti pakaian lalu berjalan kedapur membuat makan malam untuknya dan Alex.
"Pak makanannya udah siap" Ucap Sisi menghampiri Alex.
Alex bangun dari duduknya lalu kearah meja makan karena perutnya sudah lapar tanpa diperinta Alex langsung menyantapnya.
"Maaf Pak hanya ini saja yang bisa saya makan" Ucap Sisi bersuara.
"Gak apa ini juga enak ko" Jawab Alex yang terus mengunyah tanpa henti.
Enak juga masakan wanita ini walau hanya sayur dan telur sampai aku makan gak ingin berhenti. Batin Alex.
__ADS_1
Selesai makan Alex pamit pulang. "Makasih makan malamnya" Ucap Alex dingin.
"Sama-sama Pak" Jawab Sisi.
Alex masuk kedalam mobil dan langsung melaju pulang tanpa melihat Sisi sedikitpun.
"Dasar manusia kutub pergi gitu aja, bagus kamu itu atasan saya kalau bukan karna kasian gak mau aku masakin dia" Gerutunya sedikit marah.
......
Pagi menjelang seperti biasa Kikan menyiapkan sarapan untuk suaminya kebetulan asisten rumah tangganya sedang cuti pulang kampung jadi semua pekerjaan dipegang oleh Kikan.
"Pagi sayang" Ucap Kikan membangunkan sang suami sambil mencium pipinya.
Malik yang sudah bangun sebelum Kikan kekamar sedikit kaget dengan panggilan istrinya "Pagi...Tadi kamu panggil aku apa hhmm.? Tanya Malik yang masih berbaring.
"Mas" Jawab Kikan...."Bukan selain itu" Ucap Malik.
"Sekali lagi Mas gak denger" Ucap Malik menggoda.
"Engga ada pengulangan yah" Jawab Kikan yang langsung beranjak dari kasur.
Malik menarik tangan Kikan. "Mau kemana.? Tanyanya.
"Mau siapin sarapan buat kamu, kamu mandi sana udah siang" Ucap Kikan.
"Mandiin yah" Jawab Malik genit.
__ADS_1
"Ihhhh mesum" Jawab Kikan.
"Lho sama istri sendiri gak apa dong" Jawab Malik
Kikan yang malu langsung meninggalkan Malik sendiri lalu berkata "Sana mandi kalo gak nanti sarapannya aku habisin ya" Ucapnya.
Saat Malik sedang mandi Kikan masuk kekamarnya kembali menyiapkan baju suaminya.
Kikan mendengar suara hp berbunyi dan ternyata suara hp Malik tertera nama Cindi disebuah pesan, dengan sedikit takut Kikan membuka isi pesan tersebut.
Hallo sayang, kamu lagi apa hari ini aku mau main kekantor kamu atau kita ketemuan dikafe biasa gimana.???
Deg hatinya begitu sakit mendegar suaminya dipanggil sayang oleh seoarng wanita.
"Siapa wanita ini...Apa Mas Malik punya pacar.? Tanyanya pada diri sendiri.
Tak lama pintu terbuka Kikan langsung menghapus pesan tersebut dan menaruh kembali hp suaminya.
"Sayang" Panggil Malik.
Masih dengan pikirannya sendiri Kikan sampai tak menjawab panggilan Malik.
"Sayang....Kamu kenapa.? Tanya Malik seraya memyentuh bahu Kikan. Kikan yang merasa kaget menoleh.
"Iya Mas kenapa" Jawab Kikan.
"Kamu dipanggil Mas ko diem aja sih" Ucap Malik.
__ADS_1
"Engga apa Mas, oya ini baju Mas dan aku juga udah siapin sarapan dibawah" Jawab Kikan.
Apa mungkin kamu selingkuhi aku Mas, apa kebaikanmu hanya untuk menutupi kelakuan burukmu.Batin Kikan