Kepalsuan Cinta

Kepalsuan Cinta
Labuan Bajo


__ADS_3

Sisi saat ini sedang mengecek kembali berkas yang sudah ia kerjakan, setelah dari bandara tadi dia langsung menjalankan apa yang diperintahkan Alex.


"Akhirnya selesai juga, untung masih ada file nya dilaptop. Jadi aku hanya tinggal menyalin" Guman Sisi.


Tak lama pintu ruangannya terbuka. "Gimana Si sudah siap semua dokumen yang saya minta.? Tanya Alex.


"Sudah Pak ini baru selesai saya kerjakan" Jawab Alex.


"Ini Pak"Sisi menyerahkan berkas tersebut ke Alex.


"Ingat ya...Saya gak suka dengan orang yang tidak rapi dalam bekerja apalagi ceroboh" Ucap Alex menatap tajam Sisi.


"Sekarang kamu siap-siap kita akan bertemu klien" Ucapnya lagi.


Dengan wajah yang memerah dan sedikit menahan tangis Sisi mempersiapkan ruangan yang akan dipakai meeting.


Saat akan keluar ruangan tak sengaja ia menabrak seseorang. Brukkkkk semua file jatuh dilantai.


"Maaf Pak saya gak sengaja" Ucap Sisi gemetar sambil mengambil file yang berserakan.


"Engga masalah...Mari saya bantu" Ucap pria tersebut sambil mengulurkan tangannya kearah Sisi.


Sisi menerima uluran tangan tersebut "Terima kasih banyak Pak" Jawab Sisi lalu pergi tanpa melihat wajah sipria.


........


Setiba dihotel Malik dan Kikan langsung menuju kekamar mereka, karena sebelumnya sudah dipersiapkan semua oleh Alex.

__ADS_1


"Sayang kamu masukan baju kita kedalam lemari ya.!! Seru Malik.


"Iya Mas" Jawab Kikan.


Kikan berdiri dibalkon kamar, setelah membereskan barang-barang mereka.


Saat ini Malik sedang membersihkan diri. Karena sedari tadi Kikan merasa terganggu dengan wangi tubuhnya.


"Mas kamu mandi sana, badan kamu bau" Ucap Kikan Saat Malik ingin memeluknya.


Malik mengernyit kan dahi melihat tingkah Kikan yang menurutnya aneh. Malik mencium badannya lalu berkata. "Aku gak bau lho sayang" Ucap Malik.


"Itu sih perasaan Mas aja, kan aku yang menciumnya" Jawab Kikan.


"Ya sudah Mas mandi dulu" Jawab Malik pasrah.


"Sayang tolong keringkan rambut Mas" Pinta Malik lalu menarik tangan istrinya kearah ranjang.


"Mas rambut kamu wangi banget" Ucap Kikan menghirup rambut suaminya.


"Sayang kamu aneh banget sih, tadi marah sama Mas sekarang malah Mas diciumin sama kamu.!!!! Seru Malik.


"Kamu gak suka ya Mas" Jawab Kikan matanya mulai berair.


"Eehhh engga sayang bukan gitu maksud Mas" Ucap Malik yang bingung karena Kikan tiba-tiba menangis.


Merasa salah dengan ucapannya Malik meminta maaf. " Sayang udah ya jangan nangis lagi, Mas salah" Ucapnya.

__ADS_1


"Gimana kalau kita sekarang kepantai.!!!! Seru Malik.


"Boleh Mas, sekalian kita makan siang yah. Aku ingin makan lobster saus padang sepertinya enak" Ucap Kikan.


Malik menganguk lalu memakai pakaiannya. "Ayo sayang Mas sudah siap" Ucap Malik yang sudah rapi dengan kaos polos serta celana pendek.


Kikan melihat penampilan suaminya beda dari biasanya cemberut. "Mas mau tebar pesona ya" Jawab Kikan.


"Lho kok tebar pesona sih, kita kan mau kepantai" Jawab Malik.


"Mas terlihat tampan nanti malah para wanita terpesona dengan Mas" Ucap Kikan.


"Mas kan memang tampan sayang" Jawab Kikan.


"Mas pakai ini" Kikan meyerahkan topi berwarna cream. " Biar muka Mas gak bisa dilihat wanita lain" Ucap Kikan.


Malik yang tak ingin berdebat mengiyakan permintaan Kikan.


Saat ini mereka sudah berada dipantai. "WELCOME LABUAN BAJO" Teriak Kikan yang begitu senang.


Malik tersenyum lalu memeluk sang istri. " Kamu sepertinya senang sekali sayang" Ucap Malik.


"Iya Mas, makasih ya Mas" Ucap Kikan.


"Jangan berterima kasih sayang. Karena ini sudah kewajiban Mas membahagiakan kamu" Jawab Malik.


Malik memajukan wajahnya kearah Kikan, Kikan memejamkan matanya. "Kamu cantik" Ucap Malik setelah mengecup bibir sang istri.

__ADS_1


__ADS_2