Kepalsuan Cinta

Kepalsuan Cinta
Rencana Malik #2


__ADS_3

Mentari pagi menyapa pagi ini hari pertama kikan untuk bekerja dikantor pusat, dari semalem dia gak bisa tidur memikirkan kenapa dia bisa dipindahkan dengan mudah bahkan jadi sekretaris membayangkan saja dia tidak pernah.


Kikan keluar dari kamar dengan pakaian formal yang begitu rapi rok span selutut ditambah kemeja yang makin menambah kecantikan dari seorang kikan.


"Loh kan kamu mau kemana tumben rapi banget sih" kata ayah kikan


"Kikan lupa yah bilang kalo hari ini kikan udah gak kerja lagi ditoko tapi sekarang kikan dipindahkan kekantor pusat yah" jawab kikan


"Serius kamu nak, wah selamat ya ya hebat kamu" jawab ibu yang ikut menimpali obrolan mereka berdua dua.


Sesudah sarapan kikan pamit kepada orang tua nya...


****


Sesampai nya dikantor kikan memandang takjub dengan tempat kerja dia yang sekarang karna terbilang megah dan besar.


"Gila ini kantor gede banget ya" batin kikan


Kikan pun berjalan masuk dan menemui repsesionis dikantor itu.


"Selamat pagi mba saya kikan saya mau menemui pak direktur apa bisa mba" kikan


"Oh,, mba kikan ya mba nya sudah ditunggu sama bapak silahkan bapak baik ke lantai 20 nanti mba tanya sekretarinya aja ya mba" jawab repsisionis tersebut.


"Baik mba Terima kasih banyak ya" kikan sambil berjalan menuju lift.

__ADS_1


Sampai di ruangan atas kikan pun mencari ruangan malik.


"Permisi mba saya kikan saya mau cari ruangan pak malik, pak malik nya ada mba" kikan


Clarisa memandang kikan dari atas sampe bawah dan merapatkan kedua tangan nya di dada "Kamu sudah ada janji sama pak malik sebelum nya.? " tanya Clarisa dengan gaya angkuhnya


"Sudah mba" jawab kikan


"Sebentar saya telpon keruangan pak malik dulu" jawab Clarisa sambil mengangkat telpon dan berbicara ditelpon... "Silahkan ikuti saya kedalam" jawabnya lagi


Kikan pun mengikuti langkah kaki Clarisa sampai ruangan malik... "Permisi pak ini ada nona kikan yang ingin bertemu bapak" Clarisa


"Oke Terima kasih Clarisa kamu silahkan keluar" jawab malik


"Siapa sih tuh cewe sampe bos bisa ngusir gua keluar" batin Clarisa.


Kikan yang sudah berada diruang malik merasa canggung karna dia hanya ber dia dengan malik.


"eemmm,, emmm,,, kikan kamu sudah tau apa yang kamu kerjakan" malik


"Belum pak apa tugas saya ya pak.? " tanya kikan kepada malik


"Kamu menjadi sekretaris pribadi saya diluar, kamu yang mengurus semua kebutuhan pribadi saya dan satu lagi saya meminta kamu untuk berpura pura menjadi kekasih saya dan saya akan mengenalkan kamu kepada kedua orang tua saya" jawab malik sambil menatap kikan


"Loh pak maksudnya apa ya saya kurang mengerti saya dipindahkan kesini bukan nya urusan kantor, kenapa sekarang saya harus jadi pacar bohongan bapak,? " jawab kikan yang sudah terlihat emosi

__ADS_1


"Kamu tenang dulu kan memang nya kamu gak baca sebelum kamu menandatangi kontrak" jawab malik sambil memberikan kontrak yang kikan tanda tangani.


Saya pihak kedua dengan ini bersedia menandatangani kontrak kerja dengan poin yang terterah.


1.Menjadi sekretaris pribadi pihak pertama


2.Menuruti semua keinginan dari pihak pertama


3.Sebagai pihak kedua saya tidak bisa menolak


4.Menjadi pacar pura pura pihak pertama


5.Jika ada tambahan poin seperti harus menikah dengan pihak pertama saya bersedia


6.Tidak mencampuri urusan pribadi masing masing


7.Pihak pertama bebas memberhentikan isi kontrak 4 dan 5 jika sudah tidak diperlukan.


Kikan terlihat shok dengan apa yang dia baca barusan, emosi nya sudah mulai naik dan mata Kikan sudah mulai berkaca.


"Bapak menipu saya, kenapa bapak lakuin ini tanpa sepengetahuan saya" jawab Kikan dengan nada yang begitu marah


"Saya tidak menipu salah anda sendiri kenapa tidak membaca detail isi kontrak tesebut" jawab malik acuh


Kikan menatap malik dengan begitu marah nya.

__ADS_1


__ADS_2