
"Loh apanya yang salah.??? Tanya Cindi yang masih berdiri disamping Malik.
Cihhh gak tau diri dasar j***** masih berani dia datang kemari. Batin Alex.
"Jangan bermimpi disiang bolong Cindi" Ucap Malik yang berdiri lalu menghampiri Alex.
"Lex tolong kamu telepon security dan usir wanita gak tau diri ini" Pinta Malik.
"Tolong jangan Lik aku mau bicara sama kamu sebentar aja.!!! Seru Cindi.
"Baik silahkan apa yang ingin kamu bicarakan" Jawab Malik bersandar disofa sebelah Alex dengan kaki yang disilangkan.
Cindi menatap Alex mengisyaratkan untuk keluar ruang, Malim yang faham langsung berbicara "Kamu cukup disini aja Lex jangan kemanapun" Ucap Malik.
Sial kenapa Malik bisa tau kalau aku ingin menyuruh Alex keluar.
"Sayang aku rindu sama kamu" Ucap Cindi dengan suara manjanya.
"Langsung saja apa yang kamu inginkan....Apa uangmu sudah habis sehingga kamu datang kemari.???? Tebak Malik menatap Cindi.
"Dan ya mulai saat ini saya tidak akan memberikan uang sepeserpun untuk kamu...Karena mulai beberapa bulan yang lalu kita udah gak ada hubungan apapun" Ucap Malik tegas.
Tappiii sa..... "Lex cepat kamu usir wanita ini" Ucap Malik.
Tanpa aba-aba Alex langsung menyeret keluar Cindi dari ruangan Malik.
__ADS_1
"Lik aku gak terima ya dengan perlakuan kamu, aku akan terus mengganggu kamu dan aku pastikan kamu akan kembali lagi sama aku" Ucap Cindi dengan marahnya.
Karena ulahmu aku sampai menikahi orang yang gak ku kenal. Cindi kamu sudah menghancurkan hidupku betapa bodohnya aku yang percaya dengan kata-katamu, mencintaimu sangatlah salah terlebih karena aku sudah dibutakan oleh cinta. Batin Malik.
Pintu terbuka Alex segera menghampiri bosnya. " Apa bos masih mencintai Cindi.?? Tanya Alex.
"Entahlah Lex aku bingung dengan perasaanku" Jawab Alex.
"Aneh, apa sekarang bos sudah jatuh cinta dengan nona Kikan.!!!! Seru Alex.
"Kamu gila Lex berbicara seperti itu" Ucap Malik dengan nada meninggi.
"Yah mungkin saja bos, apalagi bos sudah berhubungan dengan Kikan. Gak mungkin bos melakukannya tanpa suka" Ucap Alex sedikit memancing.
Aku tahu kamu sudah menyukai Kikan dan berharap semua tebakanku benar. Batin Alex.
Didalam kamar rahasial Malik termenung dengan perkataan Alex. " Apa iya aku sudah jatuh cinta sama Kikan" Tanyanya terhadap dirinya sendiri.
"Ahhh gak mungkin, aku menikahi wanita iti karena mama dan papa" Ucapnya kembali.
Saat sedang melamun hp Malik berbunyi dan tertera nama Kikan. "Untuk apa dia telepon" Guman Malik seraya mengangkat panggilan telepon tersebut.
"Hallo sayang....
"Mas emmm.....Mas makan siangnya dimana.??? Tanya Kikan.
__ADS_1
"Dikantor sayang....
"Aku bawain makan siang untuk kamu yah, tadi aku memasak banyak" Ucap Kikan.
"Kamu mau kekantor Mas.????
"Iya Mas....
"Eemmm gimana yah...
"Maaf Mas gak apa ko kalo gak diijinin nanti aku kirim bisa pakai tosend....
"Aku tutup dulu Mas....Assalamualaikum
"Saya.....tut....tut...tut...Panggilan terputus
*Padahal Mas mengijinkan kamu sayang...Ucapnya melihat panggilan Kikan yang sudah terputus.
Haisss kenapa aku jadi gak suka gini Kikan gak jadi kekantor*.
Lain tempat Kikan merasa sedikit kecewa dengan jawaban suaminya. " Kamu malu Mas jika orang kantor tau aku istri kamu" Gumannya pelan.
Sambil memasukan makan kedalam rantang, sesekali Kikan mengusap air matanya yang terus menetes.
Aku pikir kamu sudah menerima aku sepenuhnya Mas tapi dugaanku salah, aku saja yang terlalu pede. Batin Kikan.
__ADS_1