Kepalsuan Cinta

Kepalsuan Cinta
Persiapan


__ADS_3

Pagi ini Alex dan Sisi ditugaskan oleh Malik untuk menghandle kantor untuk sementara.Serta, untuk klien penting mereka berdua juga yang akan menemui, karena sore ini Malik akan berangkat berlibur.


"Lex bagaimana.?? Apa kamu sudah mendapatkan tempat bagus untuk saya dan Kikan.??? Tanya Malik.


"Sudah bos.Tapi,untuk saat ini bos hanya bisa berlibur didalam negeri saja.!!! Seru Alex.


"Untuk tempatnya Bos dan Kikan akan berlibur ke Labuan Bajo. Tempat ini sangat bagus, banyak pantai indah dan kalian juga bisa berkunjung ke Pulau Komodo" Ucap Alex menjelaskan.


"Baiklah Lex, terima kasih karena kamu sudah membantu saya" Ucap Malik.


Sebelum berangkat untuk berlibur.Malik menyelesaikan beberapa pekerjaan agar nanti Alex tidak terlalu repot mengurus kantor.


Dan siang ini Malik akan menemui klien didampingin oleh Alex dan Sisi membahas tentang proyek yang masih berjalan di Jerman.


"Terima kasih Pak Malik,senang bisa bekerja sama dengan Bapak" Ucap klien Malik sambil menjabat tangan.


"Sama-sama Pak" Ujar Malik tersenyum.


.....


Kikan sedang merapikan baju serta perlengkapan lainnya yang akan dibawa nanti.Tak lupa ia membawa beberapa obat, karena beberapa hari ini kepalanya sering pusing.


Setengah jam lalu Malik menghubunginya agar bersiap-siap,sore ini mereka akan langsung kebandara.

__ADS_1


"Sayang udah semua barangnya" Ucap Malik yang baru tiba.


"Sudah Mas,barang kamu juga sudah aku masukan kedalam koper" Ucap Kikan.


"Tumben kamu masih siang udah pulang Mas.? Tanya Kikan.


"Habis meeting dengan klien, karena jaraknya dekat dengan rumah jadi Mas langsung pulang saja" Jawab Malik.


"Terus pekerjaan Mas bagaimana.?Tanya Kikan.


"Sudah dipegang Alex dan Sisi" Jawab Alex.


"Oh iya Mas, memang Alex gak punya kekasih gitu.? Tanya Kikan.


"Mas cemburu lho, kamu menanyakan pria lain" Jawab Malik.


"Ya ampun Mas, aku kan tanya karena dia asisten kamu.Soalnya yang aku liat dia gak pernah terlihat mendekati wanita" Ucap Kikan.


Malik yang merasa kesal mengalihkan topik pembicaraan mereka. "Mending kamu mandi sana, daripada bicara gak jelas" Ucap Malik.


"Huhhh Mas Malik bikin aku kesel" Jawab Kikan Cemberut.


"Udah yah Mas gak mau kalau istri Mas membahas pria lain. Mas gak suka" Jawab Malik langsung keluar kamar tanpa menoleh kearah Kikan.

__ADS_1


Kikan yang melihat perubahan Malik merasa tak enak hati. Kikan mengikuti langkah suaminya, menghampiri Malik yang sedang duduk disofa.


"Maaf ya Mas, aku janji gak akan bahas pria lain" Ucap Kikan.


"Sekarang kita mandi yu. Kan bentar lagi kita harus kebandara" Ucapnya kembali.


Wajah Malik yang tadinya dingin berubah menghangat mendengar Kikan berbicara lembut.


Sepertinya Mas terjebak dengan permainan sendiri. Mas benar-benar sudah jatuh cinta dengan kamu sayang, terlebih saat kamu membicarakan pria lain, walaupun itu Alex orang yang Mas kenal. Batin Malik menatap punggung sang istri sebelum ia masuk kedalam kamar.


Malik menyusul istrinya masuk kekamar, berjalan lurus kearah kamar mandi dimana Kikan berada.


Selesai mandi dan memakai pakaian mereka Malik dan Kikan turun kebawah dimana sudah ada Alex yang menunggunya sejak setengah jam lalu.


Jangan ditanya kenapa mereka lama disana. Sudah pasti Malik tak akan membiarkan Kikan mandi dengan cepat.


"Iihhh kesel, kamu tuh kebiasaan deh Mas" Ucap Kikan megerutu.


Malik yang melihat Kikan cemberut hanya tersenyum. "Habis istri Mas gemesin banget sih"Ucap Malik yang langsung mengecup pipi istrinya.


"Hhhmmmm" Alex berdehem pelan. "Sudah selesai diskusinya Bos.? Tanya Alex.


Malik yang malu mengaruk kepalanya yang tak gatal. "Sudah Lex" Jawabnya.

__ADS_1


Kikan...Panggil seseorang saat mereka akan menaiki mobil.....


__ADS_2