Kepalsuan Cinta

Kepalsuan Cinta
Hari pernikahan


__ADS_3

Tak terasa seminggu sudah setelah acara lamaran.Pagi ini malik dan kikan akan melangsungkan pernikahan.


"Kan bangun nak sholat subuh dulu setelah itu kamu harus bersiap karena perias akan datang jam 7 nanti" Kata ibu kikan membangunkan kikan.


"Iya bu ini sudah bangun kikan nya" jawab kikan.


Mentari pagi sudah menyinari bumi, saat ini kikan tengah dirias oleh MUA ternama. Semua itu mama malik yang mengatur dia ingin kikan terlihat cantik.


Kikan sudah selesai dirias dia tampak begitu cantik dan anggun.....Ibu kikan pun menghampiri nya.


"Nak hari ini kamu akan resmi menjadi seorang istri, ayah berharap kamu bisa jadi istri yang shalihah patuhlah kepada suami mu dan juga mertua mu nak. Nak hari ini juga lepas sudah tanggung jawab ayah terhadap mu, anak ayah yang cantik ini akan dimiliki oleh orang lain" Tiba-tiba ayah kikan datang dan memeluk kikan.


"Kikan minta maaf yah belum bisa jadi anak yang baik untuk ayah dan ibu. Selalu doa in kikan yah karna tanpa doa kalian kikan tak bisa apa-apa" jawab kikan memeluk orang tua nya dan menitihkan air mata.


Mereka bertiga saling berpelukan "Sudah nak nanti make up kamu luntur" Ibu berkata mencairkan suasana.


"Ya sudah ayah akan kebawah ya nak menyambut calon suami mu" pamit ayah kikan.


"Iya yah" jawab kikan tersenyum.

__ADS_1


Yah andai kamu tau bahwa anak mu ini menikah palsu pasti kamu akan lebih sedih dan terluka dari apa yang kikan rasakan. Maaf kan kikan yah ini semua kikan lakukan agar ayah dan ibu tidak menerima ancaman pria itu, kikan sayang kalian. Batin kikan sambil menyeka air matanya.


Tak lama Malik dan keluarga sampai dirumah kikan. Ayah kikan dan penghulu sudah duduk dimeja ya disedia kan, malik pun diminta untuk didepan ayah kikan.


"Apakah sudah siap nak malik" pak penghulu berbicara ke malik.


"Sudah pak" jawab malik


"Baik,,,,, bagaimana pak dandi sudah siap"kata penghulu berbicara kepada ayah kikan.


"Siap pak" jawab ayah kikan.


"Saya terima nikah nya Kikan Larasati dengan mas kawin tersebut tunai" jawab malik dengan sekali tarikan nafas.


Bagaimana.....SAH.? tanya penghulu


SAH jawab yang lain


alhamdulillah....

__ADS_1


Didalam kamar kikan menitihkan air matanya karena saat ini ia sudah resmi menjadi istri. Kikan dihampiri oleh ibu dan mama malik. Kikan menghampiri pria yang sekarang sudah resmi menjadi imam nya.


Kikan mencium tangan malik dan malik pun tak lupa mencium kening kikan.


"Tersenyum lah jangan sampai orang lain curiga" Malik berbisik kearah kikan yang hanya diam tanpa expresi.


"Iya tuan" jawab kikan sambil memaksakan senyuman nya.


Selesai akad Kikan dan Malik menghampiri orang tua mereka dan bersalaman.


"Nak malik jika suatu saat nanti kamu sudah tidak cinta dan bosan dengan kikan anak saya jangan pernah kamu pukul atau selingkuhi dia, cukup kamu pulangkan dia kepada ayah dengan senang hati ayah akan menerima kikan" kata ayah kikan memeluk malik sambil meneteskan air mata nya.


Kerongkongan malik terasa tercekat mendengar ayah kikan berbicara seperti itu...." Malik janji yah malik akan jadi suami yang baik untuk kikan dan tak akan menyakitinya" jawab malik.


"Ayah percaya pada mu nak" jawab ayah kikan dan menghapus sisa air matanya.


Setelah akad Malik dan kikan bergabung dengan keluarga mereka.


"Kan selamat ya sekarang kamu sudah jadi seorang istri" sisi sahabat kikan menyalami kikan dan malik.

__ADS_1


"Makasih ya sih" jawab kikan sambil memeluk sahabat nya itu.


__ADS_2