Kepalsuan Cinta

Kepalsuan Cinta
Hadiah


__ADS_3

Kikan sudah rapi dengan pakaianya dia mengambil paper bag satu lagi yang berisi pakaian Malik.


"Mas yakin mau kerja hari ini.???? tanya Kikan.


"Iya sayang" jawab Malik.


Kikan membantu memasangkan dasi suaminya "Memang gak cape mas" ucapnya.


"Mas kan sudah dapat chargeran dari istri mas ini" jawab Malik mencium pipi Kikan.


Kikan yang merasa malu mengalihkan wajahnya kearah samping.


"Nanti kamu dianter sama supir yah.!!!! seru Malik.


"Mas langsung kekantor soalnya ada meeting penting" ucapnya.


"Iya mas, Tapi aku nanti mampir ke supermarket dulu ya mas" Jawab Kikan.


"Ini kartu untuk kamu, sayang pakai saja yah" Ucap Malik menyodorkannya kearah Kikan.


"Gak usah mas, aku masih ada duit cash ko" Jawab Kikan.


"Duit kamu disimpan aja ya" Jawab Malik mengucap pucuk kepala Kikan.


Selesai merapihkan diri mereka keluar dari kamar hotel, sampai loby supir sudah menunggu.

__ADS_1


"Pak anter Kikan kesupermarket dulu ya baru bapak anter kerumah" Ucap Malik kesupir nya.


"Iya tuan" Jawabnya.


"Sayang Kamu hati-hati ya" Ucap Malik memeluk istrinya.


"Iya mas, kamu juga jangan sampai lupa makan siang yah" Jawab Kikan.


Kikan menyuruh supirnya menunggu diluar, didalam Kikan memilih beberapa sayur,daging,ikan dan beberapa camilan untuk stok dirumah.


Selesai berbelanja Kikan menyuruh supirnya untuk memasukan barang ke dalam mobil.


"Pak tunggu sebentar ya saya mau ketoko situ" Ucap Kikan.


"Baik non" Jawab supir Kikan.


Ini sepertinya cocok dengan Mas Malik. Batin Kikan.


Saat sudah cocok dengan pilihannya Kikan langsung membayar kekasir dia mengunakan black card yang tadi sempat dikasih Malik.


Wajahnya begitu sumringah karena bisa memberikan sesuatu untuk Malik.


"Semoga Mas Malik suka" Ucapnya pelan.


Sampai dimobil Kikan meminta supirnya untuk langsung pulang.

__ADS_1


Pintu gerbang segera dibuka oleh satpan dan langsung menyapa sopan " Selamat siang bu" Ucapnya.


"Siang juga pak" Jawab Kikan..."Oya ini tadi aku abis kesupermarket beliin cemilan juga buat kalian biar gak iseng" Ucanya lagi.


Mengeluarkan camilan dari kantong " Ini buat pak ujang dan ini buat pak saman" Ucapnya sambil memberikan satu persatu ke supir dan satpan rumah Kikan.


"Makasih banyak non kita jadi ngerepotin" Ucap pak ujang.


"Gak apa pak, kan lumayan buat ganjel perut" Jawab Kikan tertawa.


Sehabis memberikan makanan Kikan masuk kedalam rumah menata belanjaan yang tadi ia beli. Menaru satu persatu barang kedalam lemari pendingin.


Diluar rumah Pak Ujang dan Pak Saman sedang membicarakan Kikan.


"Non baik banget ya sama Kita beda sama pacar Tuan" Ucap Pak Saman.


"Iya yahhh Man sangat berbanding terbalik" Jawab Pak Ujang menimpali rekannya.


Dikamar Kikan membungkus jam yang tadi ia beli dengan hati-hati ia meletakannya disamping tempat tidur. Karena sudah sore Kikan bersiap mandi dia menyiapkan sebuah lingeri berwarna hitam untuk dipakainya malam nanti dan sebelumnya ia lapisi dengan baju tidur biasa.


Tak lama pintu kamar terbuka, Kikan menghapiri suaminya tak lupa mencium tangan Malik. Malik mengernyitkan kening karena bingung dengan sikap Kikan yang senyum sendiri.


"Sayang,,,, kamu kenapa ko senyum gitu.!!! Seru Malik.


Kikan menggeleng " Kamu mandi sana, aku punya hadiah buat mas" Ucap Kikan mendorong suaminya kearah kamar mandi.

__ADS_1


"Loh kok mas didorong gini sih sayanggg...Kamu mau kasih mas apa" Jawab Malik penasaran.


Dengan tampang yang masih bingung Malik mengikuti perintah istrinya yang langsung masuk dan menjalankan ritual mandinya.


__ADS_2