
Setelah lamaran dua hari yang lalu, Kikan sudah kembalikan bekerja seperti biasa. Hari yang melelahkan merutu Kikan melihat tumpukan kertas yang berada di meja Kikan.
"Nih.. kamu kerjain berkas ini selesaikan sebelum makan siang" Clarisa melemparkan berkas kearah kikan.
"Loh ini kan tugas kamu cla, " jawab kikan sedikit jengkel.
"Kamu mau membantah ya, aku laporin kamu ke pak Malik biar kamu di pecat, mau.? " jawab calarisa sombong.
"Baiklah" jawab kikan sambil merapihkan berkas yang tadi dillemparkan oleh Clarisa.
kring,, kring,, kring suara telpon berdering di meja Kikan, Kikan lalu mengangkat nya.
"Iya Pak" jawab Kikan.... "Selepas makan siang kamu ikut saya untuk meeting sama klien jangan sampai kamu telat,, mngerti.!!! " Malik berbicara dengan nada menekan.
"Oke Pak saya gak akan telat" jawab Kikan sambil menutup gagang telepon.
Yang satu belum kelar sekarang harus ikut si bos meeting, akhhhhh nyebelin banget sihh beruang kutubbbbbb...geruru Kikan.
******
Selesai makan siang Kikan langsung masuk ke ruang Malik dan langsung menyiapkan berkas dan keperluan Malik yang akan ia bawa saat meeting nanti.
__ADS_1
"Semua sudah beres pak" Kikan menghampiri malik yang sedang duduk.
"Oke kita berangkat sekarang jangan sampai ada yang kelupaan, " jawab Malik sambil berdiri lalu bergegas keluar ruangan.
Kikan dan Malik berjalan keluar kantor. Pak jojo sudah bersiap menunggu bos nya didepan kantor. Malik dan kikan masuk ke dalam mobil. Alex saat ini tidak bisa mendampingi Malik, karna ia ditugaskan ke Jerman untuk memantau usaha Malik yang sedang terkena masalah.
Sampai di restoran Malik langsung menemui klien nya yang sudah menunggu disana.
"Selamat siang Pak Malim, apa kabar pak." sapa pak handoyo klien malik.
"Baik pak... Bapak sendiri" jawab malik...."Alhamdulillah saya juga baik Pak"jawab pak handoyo.
"Kenalkan pak ini karyawan saya, " pak handoyo memperkenalkan karyawan nya kepada malik.
"Sebentar saya menunggu sekretaris saya tadi ia ijin menelepon. " jawab malik.
"Maaf saya telat pak, " Jawab Kikan tergesa
"Kenalkan kan ini pak handoyo dan karyawan nya dia klien kita, " Jawab malik memperkenalkan mereka.
Kikan mengulukan tangan ke pak handoyo dan saat ia ingin menyalami ia kaget melihat seseorang yang sudah lama tidak berjumpa dengan dia... Yah dia adalah Ardi mantan Kikan.
__ADS_1
Kikan"sapa Kikan sambil mengulurkan tangan nya.
Ardi yang melihat Kikan tampak begitu kaget karena dia tak menyangka akan bertemu dengan Kikan yang sudah lama tak berjumpa dengan nya.
"Ardi" sambil mengulurkan tangan nya ke hadapan Kikan.
Mereka pun memulai rapat, diam-diam Ardi memperhatikan Kikan yang sedang mencatat apa yang dibicarakan oleh malik dan pak handoyo. Ardi begitu terpesona terhadap Kikan karena saat ini Kikan terlihat anggun sekali.
Kenapa Kikan bisa jadi sekretaris ya, bukanya dia dulu hanya jadi SPG. Kamu terlihat semakin cantik Kikan menyesal aku dulu selingkuhi kamu, aku harus bisa mendapatkan kamu lagi kan bagaimanapun caranya bahkan aku rela melepas chika biarpun kita sudah tunangan. Batin Ardi sambil menatap Kikan dengan intens.
Baiklah pak rapat nya kita akhiri dan kita sepakat akan membangun apartemen yang modern" Malik berbicara kepada klien nya.
Oke Pak Malik senang bisa bekerja sama dengan anda"jawab Pak handoyo
Mereka pun berbicara sambil berjalan keluar restauran, sementara Kikan dan Ardi memberes kan berkas diatas meja.
Hay kan, sudah lama ya gak bertemu"Ardi memulai pembicaraan.
Iya sudah lama ya"jawab Kikan acuh tampak melihat Ardi sedikit pun dan bergegas pergi.
Ardi menarik tangan Kikan "kan aku minta maaf atas perlakuan ku yang dulu telah menyakitimu".
__ADS_1
Kikan menepis tangan Ardi " gak usah dibahas yang sudah berlalu tuan Ardi"jawab Kikan ketus.