
PROLOG
Pada saat dunia diatur oleh hukum kasta, dimana yang lemah di tindas maka keadilan di dunia ini dipertaruhkan.
Nama ku Aldi umurku 6 Tahun Aku adalah anak dari raja kasta kucing aku memiliki satu orang kakak perempuan, satu saudari kembar dan dua adik perempuan.Kasta kami lumayan di segani karena kasta kami di kenal sebagai kasta yang dapat di percaya ada beberapa kasta di dunia ini kasta hewan,dan kasta siluman
Kasta hewan memiliki tubuh seperti manusia tetapi berciri khas hewan seperti kasta kucing memiliki kuping kucing dan ekor, kasta hewan juga memiliki kemampuan untuk berubah menjadi hewan seutuhnya sedangkan para bangsawan memiliki kemampuan untuk berubah menjadi hewan dengan bentuk yang berukuran raksasa dan kuat atau kami menyebutnya sang raja kasta, kekuatan ini tidak dimiliki seluruh bangsawan hanya beberapa bangsawan saja yang memiliki kekuatan seperti ini kekuatan ini biasanya digunakan untuk perang antar kasta.
kasta hewan memiliki sihir yang beragam
dan suatu kasta hewan dipimpin oleh raja
yang disebut dengan raja kasta.
Kasta siluman memiliki wajah seperti manusia tetapi berciri khas berambut panjang berkuku panjang dan bertaring kasta siluman juga jarang bersosialisasi dengan kasta yang lain. Kasta siluman juga di pimpin oleh raja yang di sebut sang raja agung.
Aku anak dari raja kucing, kerajaan kucing terdiri atas kucing besar dan kucing kecil terdiri dari kucing,harimau,singa,jaguar dan lain lain.
Ayahku yang bernama Andi dikenal dengan sebutan Raja putih karena keluargaku berambut putih dan karena ayahku memiliki Roh kasta kucing putih yang sangat kuat bernama Razor hal ini membuat ayahku berhasil menyatukan seluruh kasta kucing dari kucing besar dan kucing kecil.
Roh kasta hanya di miliki oleh beberapa kasta saja tidak semua kasta memiliki roh kasta
roh kasta adalah kekuatan yang sangat dahsyat yang biasanya dimiliki oleh raja keluarga kerajaan dan bangsawan.
Dan di sinilah kisah ku di mulai.
__ADS_1
Cit cit suara burung terdengar matahari mulai terbit menyinari diri ku tampak seseorang sedang membuka jendela sembari berkata "Dek bangun sudah pagi" aku mulai menggosok gosok mataku melihat wanita berambut putih "hmmm... kakak?" kataku sambil menggosok mata
"sampai kapan mau tidur Pangeran ?" kata kakakku yang bernama Anisa cepat ayah memanggil kita untuk sarapan bersama
"iya iya" kataku sambil berdiri dan menuju ke kamar mandi setelah mandi memakai baju aku menuju meja makan "kakak Aldi ayo duduk di sini di" kata adikku yang bernama Dinda
Aku memiliki empat saudari satu orang kakak kakak ku bernama Anisa satu saudari kembar bernama Andini dan dua adik perempuan yang bernama Dinda dan dini di pikir pikir akulah penerus kerajaan berikutnya karena hanya aku yang laki laki di keluargaku.
"Baiklah" kataku sambil menarik kursi dan memakan dengan lahap masakan
"baiklah ayahanda" kataku setelah makan aku dan ayah bergegas pergi ke tempat pelatihan
kami melintasi para penjaga yang sangat banyak berjaga di sana "silakan masuk tuan"
kata salah satu penjaga
"baiklah Aldi akan ayah ayah tunjukan kekuatan sang raja kasta" kata ayah ku
angin berhembus kencang dan memutar di sekitar ayah Tampak seekor kucing berwarna putih polos dengan ukuran yang sangat besar
dan pupil mata ayah menjadi tajam dan bewarna putih aku merasakan tekanan energi yang sangat besar
__ADS_1
"ini adalah roh kasta kucing putih" kata ayah
dengan rasa takjub kepala kucing putih itu mendekat kepada ku aku mengangkat tangan dan mulai mengelus-ngelus kepalanya
"hey apa kau tidak takut" kata ayah
"kenapa takut dengan pelindung kerajaan kucing" kataku
"ayo Aldi juga harus latihan supaya bisa mengeluarkan kekuatan roh kasta secepatnya agar ayah tidak perlu cemas menunjukmu menjadi raja berikitnya
"baiklah" kataku dengan semangat
satu bulan pun berlalu aku masih belum bisa menguasai dan membangkitkan kekuatan roh kasta di dalam diriku sedangkan adik perempuan kakak dan saudari kembar ku sudah berhasil menguasainya lebih cepat dari ku
"ada apa dengan mu Aldi" kata ayahku
"sayang jangan keras keras kepada anak kita" ujar ibu ku ibuku adalah orang yang penyayang lembut dan tidak pernah marah
"aku hanya menempa nya menjadi calon raja berikutnya menggantikan ku karena dia adalah anak laki laki ku satu satunya"
kata Ayah
"baiklah ayah Aldi akan berusaha"
kata ku aku terus berusaha dan berlatih tanpa henti.
__ADS_1