
"Yah sepertinya aku sudah mulai bisa berbicara dengan mu" ucap suara misterius itu
"kemana saja kau selama ini ?" ucap Aldi
"yah sebenarnya banyak masalah" ucap suara misterius itu
"memangnya ada masalah apa sih ?" ucap Aldi
"yah masalah itu tidak bisa aku ucapkan"ucap suara misterius itu
"yasudah lah terserah yang penting kau kembali" ucap Aldi
"Aldi apakah kau memberitahukan keberadaan ku kepada orang lain ?" ucap suara misterius itu
"humm, ya sebenarnya aku memberitahu kan hal ini kepada pengawal ku" ucap Aldi
"pengawalmu ?" ucap suara misterius itu
"iya" ucap Aldi
"apakah dia orang yang bisa dipercaya ?"ucap suara misterius itu
"kenapa kau berbicara begitu ?" ucap Aldi
"yah, aku cuma cemas jika aku terbongkar maka kita berdua akan dalam masalah" ucap suara misterius itu
"masalah besar ?" ucap Aldi
"sebaiknya kau jaga mulut pengawal mu itu" ucap suara misterius itu
"yasudah lah, jadi kemana saja kau selama ini" ucap Aldi
"aku tidak ingin membicarakan ini" ucap suara misterius itu
"baiklah baiklah" ucap Aldi
"jadi apa yang sudah terjadi selama aku tidak ada ?" ucap suara misterius itu
"humm.." ucap Aldi melamun
"Hoi, aku sedang bertanya beraninya kau mengacuhkan ku"ucap suara misterius itu
"Humm ?" Ucap Aldi melamun
"Kau sedang memikirkan apa sih ?" Ucap suara misterius itu
"Kata pengawal ku "kalau itu memang roh kasta anda maka wujudnya bisa anda lihat di dalam alam bawah sadar anda" apakah itu benar? " ucap Aldi
"Huff..." Ucap suara misterius itu
"Apakah kau seperti si putih milik ayahnya ?" Ucap Aldi
"Hooh, ayahmu si raja putih itu ya ?" Ucap suara misterius itu
"Aldi, apakah kau sudah belajar tentang hukum roh kasta ?" Ucap suara misterius itu
"Hukum roh kasta ?" Ucap Aldi
"Iya di dalam hukum roh kasta ada beberapa tingkatan antara pemilik roh kasta dan roh kasta. tingkat pertama adalah di mana orang bisa melihat roh kasta di dalam alam sadar mereka dan tidak bisa dilihatkan kepada orang lain, dalam tahap ini pengguna kasta hanya dapat melihat di dalam alam sadar dan berbicara dengan roh kasta. Tahap kedua adalah roh kasta yang dapat di panggil oleh pemilik roh kasta, pada tahap ini pengguna roh kasta dapat menggunakan kekuatan roh kasta seperti ayahmu" ucap suara misterius itu
"Hummm, jadi apakah Ayah ku yang roh kastanya bisa berbentuk kucing biasa itu sudah sampai tahap mana ?" Ucap Aldi
"Ayahmu tampaknya sudah sampai pada tahap 2 lanjut dia sudah bisa mengendalikan seluruh kekuatan roh kasta untuk sampai pada tahap ini diperlukan keseimbangan antara pemilik kasta dan roh kata jika pemilik roh kasta memiliki fisik yang lemah maka dia tidak akan bisa mencapai tahap ini, jika roh kasta tidak tidak memiliki kekuatan yang cukup maka hal ini juga tidak akan cocok" ucap suara misterius itu
"Wahh, hebat sekali ya ayah semoga kita juga bisa seperti ayah kita akan menjadi pasangan yang sangat hebat" ucap Aldi dengan polosnya
"Humm... Ya terserah kau saja!!" ucap suara misterius itu
"Jadi, bagaimana dengan Zahra yang sudah memiliki roh kasta dan juga memiliki dalam bentuk spirit ?" Ucap Aldi
"Yah, kalau seperti itu dia pasti memiliki bakat yang besar tetapi usia nya tidak mendukung" ucap suara misterius itu
"Wahh, andai aku juga bisa sepertinya dan seperti para bangsawan lain " ucap Aldi
"Humm memangnya para bangsawan lain sudah memiliki roh kasta ?" Ucap suara misterius itu
"Yah walaupun dia tidak berkata apa apa tapi tentu saja akan terasa, tetapi aku merasakan seperti ada rasa hangat jika di dekat mereka " ucap Aldi
"Hoo,...." Ucap suara misterius itu
__ADS_1
"Bagaimana dengan kita kapan aku akan melihatmu ? Aku sudah tidak sabar ingin menggunakan kekuatan roh kasta " Ucap Aldi
"Cih bocah ini... Apakah seluruh keluarga mu sudah memiliki roh kasta ?" Ucap suara misterius itu
"Yah aku sudah bisa merasakan roh kasta kedua adik kembar ku aku sudah bisa melihat perkembangan saudari Perempuanku yang hebat dalam memanah dan kakakku adalah kebanggaan kerajaan kucing karena selain sekolah dia juga menjadi kesatria wanita..." Ucap Aldi
"Bukan itu maksudku bagaimana kau melihat ... Ya seperti yang kau rasakan kepada orang lain " ucap suara misterius itu
"Humm ? .. yah kalau kedua adik kembar ku sama seperti yang aku katakan jika didekatnya akan terasa hangat, saudari kembar ku saat mendekatinya aku merasa kan tekanan tetapi tekanan itu masih bisa aku tahan " Ucap Aldi
"Tetapi ayahanda aku pernah berlatih dengannya tekanan yang diberikannya sangat dahsyat aku sampai terhempas ke tanah" ucap Aldi
"Hooo.. si raja putih sangat hebat ya " ucap suara misterius itu
"Yahh.. begitu lah" ucap Aldi
Aldi terdiam melihat pemandangan di bawah
"Humm Aldi ?" Ucap suara misterius itu
"Ada apa ?" ucap Aldi
"Apakah kau membawa pengawal untuk mengawasi mu sekarang ?" Ucap suara misterius itu
"Tidak " ucap Aldi
"Tapi sepertinya ada yang mengawasi kita dan seperti yang aku rasakan ini sepertinya pengawal mu ....humm" ucap suara misterius itu sambil menggeram
"Ada apa ?" Ucap Aldi
"Aldi apa kau ingin melihat kekuatan ku ?" Ucap suara misterius itu
"Yah tentu saja " ucap Aldi
"Baiklah tapi sebelum itu.. kau lihat dulu wajah musuh kita" ucap suara misterius itu
"Dimana ?" Ucap Aldi
"Lihat di atas sana" ucap suara misterius itu
"Apa" ucap Aldi
Tampak 5 orang sedang duduk di atas para pengawal Aldi yang sudah tumbang
"Aldi apa kau tidak apa apa berisik ?, Maksudku disini sedang terjadi pesta apakah tidak apa apa jika suaramu nanti akan menganggu pesta yang sedang berlangsung ?" Ucap suara misterius itu
"Tenang saja dinding di sini kedap suara" ucap Aldi
"Humm baiklah" ucap suara misterius itu
"Hoo pangeran cacat sepertinya kita berjumpa lagi" ucap salah satu orang yang berdiri di atas pengawal Aldi yang sudah tumbang
"Kau lagi ya ? " ucap Aldi
"Kau mengenalnya ?" Ucap suara misterius itu
"Yah dia pernah menyerang ku" ucap Aldi
"Hoo peangeran mengingat saya? Saya merasa sungguh terhormat" ucap orang misterius itu
"Ada masalah apa kau dan apa yang kau inginkan sampai kau mendatangiku dan membunuh pengawalku ?" Ucap Aldi
"Membunuh ? Saya hanya membuatnya pingsan" ucap orang misterius itu
"Cih sialan badannya tidak terlalu besar, bahkan sepertinya badannya sama sepertiku apakah dia seumuran denganku ?" Ucap Aldi dalam hati
"Pangeran apakah anda bersedia mengikuti saya ?" Ucap orang misterius itu
"Hah, kemana dan untuk apa saya mengikuti anda ?" Ucap Aldi
"Bukankah anda sangat ingin melindungi seluruh rakyat anda ?" Ucap orang misterius itu
"Melindungi, tentu saja aku akan melindungi seluruh rakyatku" ucap Aldi
"Hoo omong kosong yang mulia" ucap orang misterius itu
"Apa maksudmu ?" Ucap Aldi
"Yang mulia apakah anda mau menerima tawaran saya ?" Ucap orang misterius itu
__ADS_1
"Aldi hati hati bisa jadi ini perangkap" ucap suara misterius itu
"Apa tawaranmu ?" Ucap Aldi
"Tawaran saya .... " Ucap orang misterius itu
Dengan cepat orang misterius itu berpindah tempat dan mengayunkan pedang hampir mengenai leher Aldi.
Dengan cepat Aldi menarik pedangnya dan menahan serangan itu
"Hooo kan seperti yang aku duga julukan pangeran cacat itu hanyalah bualan" ucap orang misterius itu
"Apa mau mu ?" Ucap Aldi
"Kalau saya bilang ingin membunuh Anda apakah anda akan menerima tawarannya ?" Ucap orang misterius itu
"Aldi aku rasa ada yang tidak beres dengan otaknya" ucap suara misterius itu
"Baiklah sampai jumpa tuan muda yang cacat" orang misterius itu mengangkat tangannya dan empat orang yang lain langsung berada di belakang Aldi dan empat orang itu langsung menebas satu persatu mereka ingin menebas bagian tubuh Aldi
Dengan cepat Aldi berteleportasi di bawah balkon
"Wah apakah ini kekuatanmu ?" Ucap Aldi
"Teleportasi bukan termasuk kekuatanku itu adalah sihir tingkat rendah jangan samakan denganku yang sangat hebat ini" ucap suara misterius itu
"Wah wah wah sepertinya tuan muda kita sudah bisa menggunakan kekuatan roh kasta ya ?" Ucap orang misterius itu
"Sudah ku duga dia memang tidak waras" ucap Aldi
"Kau baru sadar ?" Ucap suara misterius itu
"Roh kasta apa yang anda miliki tuan muda ?" Ucap orang misterius itu
"Bukan urusan anda" ucap Aldi memegang pedang dengan memasang kuda kuda
"Hooh" ucap orang misterius itu
"Aldi apakah kau ingin melihat kekuatanku sekarang ?" Ucap suara misterius itu
"Tentu saja, dari tadi" ucap Aldi
"Baiklah cari tempat yang jauh dan sepi" ucap suara misterius itu
"Dimana ?... Bagaimana dengan di hutan ?" Ucap Aldi
"Baiklah bawa mereka kehutan dan kita akan mengeksekusi mereka" ucap suara misterius itu
"Jangan eksekusi mereka kita hanya akan menangkap mereka" ucap Aldi
"Baiklah baiklah" ucap suara misterius itu
Aldi berlari menuju hutan
"Hooo... Tuan muda ingin lari ? Tapi tidak semudah itu lari dari ku" ucap orang misterius itu langsung melompat dari balkon di susul dengan empat orang lainnya yang melompat
"Aku terkesan karena dinding yang kedap suara itu sangat hebat bisa meredam suara pertarungan" ucap Aldi
"Tuan muda ingin lari kemana ?" Ucap orang misterius itu
"Kenapa sekarang dia memanggilku tuan muda sih ?" Ucap Aldi di dalam hati
Aldi dan 5 orang itu beradu pedang sambil berlari
"Apakah kau sudah siap ?" Ucap suara misterius itu
"Belum ini masih belum di dalam hutan" ucap Aldi
"Baiklah masuk hutan paling dalam dan kita berdua akan mengalahkan mereka" ucap suara misterius itu
"Baiklah" ucap Aldi
Aldi terus masuk ke dalam hutan sambil melawan mereka dengan pedangnya
"Tuan muda apa yang anda inginkan lari ke dalam hutan ?" Ucap orang misterius itu
"Kau diam saja" ucap Aldi terhengas hengas
"Apakah anda ingin menggali kuburan anda sendiri ?" Ucap orang misterius itu
__ADS_1
"Baiklah kita sudah memasuki hutan" ucap Aldi
"Baiklah Aldi sekarang siapkan dirimu untuk melihat kekuatan ku yang sebenarnya" ucap suara misterius itu