
"Baiklah Aldi sekarang siapkan dirimu untuk melihat kekuatan ku yang sebenarnya" ucap suara misterius itu
"Hoo, sangat menarik yang mulia" ucap orang misterius itu
"Hhhhhh, ada apa ini seluruh tubuhku memanas dan pandanganku mulai kabur" ucap Aldi yang tampak lemas
"Aldi, biarkan aku mengambil sisanya kau lihat saja" ucap suara misterius itu
"Baiklah... Sisanya ku serahkan kepada mu " ucap Aldi yang tampak pingsan
"Hooo, apakah anda adalah roh kasta yang mulia ?" Ucap orang misterius itu
Aldi mengambil pedang dan pedangnya tiba tiba berubah menjadi hitam dan Aldi mengayaukan pedangnya kepada 5 orang misterius itu. Seketika 4 orang rekan orang misterius itu langsung menjadi debu dan lenyap
"Apa yang kau lakukan ?" Ucap orang misterius itu yang tampak kebingungan
"Ingat jika kau berani menyentuh Aldi lagi aku tidak akan segan segan menghabisi seluruh kasta mu" ucap Aldi
"A-a-apa yang kau" ucap orang misterius itu
"Baiklah sekarang aku akan bertanya kepadamu dan aku harap kau tidak akan menipu ku" ucap Aldi
"B-b-baiklah" ucap orang misterius itu
"Tapi sebelum itu" ucap Aldi mengangkat pedangnya ke atas
"J-j-jangan" ucap orang misterius itu
Aldi membuka topeng yang dipakai oleh orang misterius itu
"Hoo jadi kau adalah laki laki ?" Ucap Aldi
"Ma-maafkan saya" ucap orang misterius itu
"Hoo kemana kesombongan mu yang tadi ?" Ucap Aldi tersenyum dengan sangat sadis
"A-apa yang telah terjadi kepadamu ? Seluruh dirimu telah berubah total" ucap laki laki misterius itu
"Apakah aku memerintahkan mu untuk berbicara ?" Ucap Aldi
Tiba tiba tekanan Aldi membuat seluruh pohon menjadi terhempas ke tanah dan tentu saja laki laki misterius itu ikut terhempas ke tanah
"Hah hah hah, ampuni saya saya akan melakukan apapun yang anda perintahkan "ucap laki laki misterius itu
"Bagus kau hanya perlu mengikuti perintah ku " ucap Aldi
"Ba-ba-baiklah" ucap laki laki misterius itu
"Hoo, baiklah ikuti permintaan ku" ucap Aldi
Setelah Aldi bertanya dan selesai di jawab oleh orang itu Aldi langsung memenggal kepala laki laki misterius itu,dan menebas jenazahnya menjadi abu untuk meninggalkan jejak
Tiba tiba datanglah Herry dan Dayat yang tampak tergesa gesa
"Tuan Aldi a-apa yang terjadi ?" Ucap Dayat
"T-t-tuan Aldi apakah anda tidak apa apa ?" Ucap Herry
"Se-se-seperrinya sa-saya berhasil membuat penjahat itu kabur" ucap Aldi yang tampak pingsan sambil tersenyum
"T-t-tuan apa yang terjadi kepada anda"ucap Herry
"Dayat panggil seluruh pasukan untuk bertumpuk di sini" ucap Herry yang tampak tergesa gesa
__ADS_1
"Ba-baiklah" ucap Dayat langsung melakukan teleportasi
Aldi berbaring dengan tampak lemas
"Aldi jangan katakan kita yang telah melakukan semua ini katakan saja kita di serang dan orang tadi kau lawan menggunakan pedang dan dia telah pergi" ucap suara misterius itu
"Tuan muda apakah anda tidak apa apa ?" Ucap Herry
"Y-ya" ucap Aldi yang tampak lemas
"Apakah anda di serang ?" Ucap Herry
"Y-ya begitu lah" ucap Aldi yang tampak lemas
"Bagaimana kejadiannya ? Apakah anda tidak apa apa ? Dan apakah kerajaan kita harus menyerang kerajaan mereka ?" Ucap Herry yang tampak sangat cemas
"H-herry saya sangat lelah biarkan saya beristirahat terlebih dahulu bolehkah ?" Ucap Aldi
"T-t-tentu saja tuan muda saya akan berjaga di dekat anda jika ada masalah Shilakan panggil saja saya " ucap Herry
"Apakah aku harus mengatakan orang yang tadi menyerang adalah kasta...." Ucap Aldi
"Sebaiknya jangan dulu kita harus menyelidiki ini" ucap suara misterius itu
"Baiklah jadi apa yang harus aku lakukan sekarang ?" Ucap Aldi
"Yah, sekarang kau harus pintar berbohong " ucap suara misterius itu
"Baiklah baiklah" ucap Aldi
"Tuan muda apakah anda memanggil saya ?" Ucap Herry
"E-e-eh tidak Herry " ucap Aldi
"Terimakasih Herry" ucap Aldi yang tampak lemas
"Tuan muda bersandarkan disini" ucap Herry
"Ba-baiklah" ucap Aldi yang tampak lemas
"Baiklah saya akan berjaga di sini jika ada apa apa Shilakan panggil saya " ucap Herry
"Herry sepertinya saya sangat mengantuk apakah boleh saya tidur sebentar ?" Ucap Aldi yang tampak lemas
"Te-tentu saja yang mulia, Shilakan tidur saja saya akan berjaga" ucap Herry sambil tersenyum
"Sialan siapa dan dari kerajaan mana orang yang berani menyerang tuan muda ? Tunggu apakah dia dari kerajaan yang besar atau hebat seperti kerajaan kucing ? Atau kerajaan yang memiliki sistem kemiliteran yang hebat ? Ataukah pembunuh bayaran ? " Ucap Herry bergumam
"Herry aku sudah membawa seluruh pasukan" ucap Dayat
"Baiklah" ucap Herry yang tampak sangat marah
"Apa yang terjadi kepada tuan muda ?" Ucap salah satu pengawal
"Apakah tuan muda tidak mengalami cedera ?" Ucap salah satu pengawal
"Apakah kerajaan lain ingin mengadakan perang dengan mencelakai putra mahkota ?" Ucap salah satu pengawal
"Sialan kita harus mengadakan rapat dan melakukan serangan balasan" Ucap salah satu pengawal
"Kita akan mengadakan rapat di hutan ini Herry apakah kau setuju ?" Ucap Dayat
"Baiklah kita akan melakukan rapat disini" ucap Herry
__ADS_1
"Harap tenang, kita harus berpikir jernih" ucap Herry yang tampak cemas dan dengan tangan yang bergetar
"Baiklah rekan rekanku kita harus tenang dan 2 orang pergi ke hotel kerajaan kucing untuk melapor kepada yang mulia" ucap Dayat
"Baiklah" ucap Ucap salah satu pengawal
Dua pengawal pergi dengan cepat untuk melapor kepada Andi
"Baiklah kita mulai rapatnya" ucap Herry
"Tapi sebelum itu" ucap Herry
Herry membuat sihir dan menyentuh tangannya ke tanah dan tiba tampak bulatan sihir yang melindungi Aldi
"Herry biarkan aku membantumu" ucap Dayat
"Baiklah" ucap Herry
Pelindung yang di buat oleh Herry kemudian dilapisi oleh Dayat sehingga membentuk pelindung yang sangat tebal
"Baiklah, mari kita mulai rapatnya" ucap Herry
"Dari mana kau tahu tuan Aldi mengalami penyerangan Herry ?" Ucap salah satu pengawal
"Yah aku meletakan beberapa pengawal di belakang yang mulia, lalu aku merasakan hawa mereka yang tiba tiba melemah, lalu aku lekas menuju tempat pangeran" ucap Herry
"Apakah musuh ingin kita menyatakan perang ?" Ucap salah satu pengawal
Para pengawal terus melakukan rapat dan beradu argument. Sampai lah kedua pengawal yang tadi ditugaskan untuk melapor kepada Andi
"Apa yang diperintahkan oleh yang mulia ?" Ucap Herry
"Yang mulia akan segera ke sini bersama pengawalnya" Ucap pengawal itu
"Apa ?" Ucap Dayat
"Seperti yang saya jelaskan, setelah saya melapor kepada yang mulia yang mulia tampak sangat khawatir dan langsung menyuruh pengawalnya untuk menyiapkan kereta dan pengawal untuk ke sini, dan yang mulia katanya akan mengadakan rapat bersama 7 jendral kucing" ucap pengawal itu
"A-a-apa 7 jendral kucing ?" Ucap salah satu pengawal
"7 jendral kucing yang katanya 1 jendral kucing setara dengan setara dengan kekuatan 1 raja kasta yang sudah menguasai roh kasta" ucap Herry
"Yah 7 jendral kucing berada langsung dan perintahnya langsung dari yang mulia raja Andi de obelia" ucap Dayat
"Tapi bukanya mereka ada tugas untuk melakukan ekspedisi ke luar kerajaan ?" Ucap salah satu pengawal
"Yah aku dengar para 7 jendral kucing sangat dekat dengan tuan Aldi dan mereka adalah sahabat bermain tuan Aldi dari kecil ?" Ucap salah satu pengawal
"Yah aku juga mendengar demikian tapi apakah benar Zaky merupakan jendral kucing revisi singa ?" Ucap salah satu pengawal
"Memangnya kenapa ?" Ucap salah satu pengawal
"Yah kau tau lah Zaky kan kelihatan kecil" Ucap salah satu pengawal
"Humm kecil ?" Ucap salah satu pengawal
"Ya tubuhnya tampak kecil" Ucap salah satu pengawal
"Yah aku juga tidak tahu tapi katanya tuan Aldi cukup akrab dengan 7 jendral kucing dan 7 revisi itu loh" Ucap salah satu pengawal
"Yah begitu lah aku tidak tahu lagi apa yang akan terjadi kepada orang yang berani menyerang tuan Aldi ini" Ucap salah satu pengawal
"Sepertinya yang mulia sudah datang " ucap Herry
__ADS_1
"Hormat kami kepada yang mulia obelia" ucap seluruh pengawal menunduk