
"wah itu pangeran Aldi " ucap salah satu tamu
"Iya memang sangat tampan lebih tampan dari yang ada di majalah" ucap salah satu tamu
"Tuan Aldi belum kembali ke hotel kerajaan kucing ?" Ucap salah satu tamu
"Wah pangeran Aldi aku rela mati di tangan mu" ucap salah satu tamu
"Nona sepertinya buruan kita datang lagi" ucap salah satu pelayan kerajaan ular
"Hoo jadi dia tidak bisa tahan lama lama kalau jauh dari ku ya" ucap putri kerajaan ular
"Nona sepertinya pangeran tampan itu kembali" ucap salah satu pengawal kerajaan elang
"Wah si tampan ku sudah pulang " ucap putri kerajaan elang
"Tuan Aldi sepertinya meja di sini sedang kosong" ucap Herry
"Baiklah kita pakai saja meja yang di sini" ucap Aldi
Aldi mengambil meja dibelakang putri kerajaan elang dan putri kerajaan ular
"Wah pangeran itu sengaja ya duduk di dekat ku" ucap putri kerajaan ular di dalam hati
"Wah sepertinya pangeran itu tidak bisa jauh dariku" ucap putri kerajaan elang di dalam hati
"Tuan muda apa yang ingin anda makan ?" Ucap Herry
"Yah terserah lah" ucap Aldi
"Baiklah akan saya ambilkan yang terbaik yang mulia" ucap Herry
"Dayat jaga tuan muda" ucap Herry
"Tentu saja aku akan menjaga tuan muda" ucap Dayat
"Hummm" ucap Aldi tampak lelah bersandar di kursinya
"Apa ada masalah tuan muda ?" Ucap Dayat
"Yah sepertinya saya hanya lelah" ucap Aldi
"Hanya lelah ?" Ucap Dayat
"Ya" ucap Aldi
"Sepertinya ada yang lain" ucap Dayat
"Yah kalau jujur saya juga merindukan Zahra " ucap Aldi
"Bersabarlah tuan Aldi " ucap Dayat
"Baiklah baiklah" ucap Aldi
"Hum, tuan Aldi sepertinya dua perempuan itu memperhatikan anda terus" ucap Dayat
"Hum ?" Ucap Aldi melihat kepada putri ular dan putri elang
Putri kerajaan ular dan putri kerajaan elang mengalihkan pandangannya
"Hum, mereka ada apa sih ?" Ucap Aldi
"Hehhh, bukannya mereka tampak cantik juga yang mulia ?" Ucap Dayat
"Humm lebih cantik Zahra sih" ucap Aldi
"Oh iya bukannya mereka itu adalah putri kerajaan ular dan putri kerajaan elang" ucap Dayat
"Hooh ?" Ucap Aldi
"Anda tidak tertarik ya tuan muda ?" Ucap Dayat
"Yah aku kan sudah memiliki istri" ucap Aldi
"Yah maksud saya apakah anda tidak ingin mencari yang lain yah tenang saja maksud saya itu ya..." Ucap Dayat
"Humm ?" Ucap Aldi menatap tajam kepada Dayat
"Maaf tuan muda saya sudah lancang" ucap Dayat
"Sudahlah tidak apa apa "ucap Aldi
Aldi melihat putri kerajaan elang dan putri kerajaan ular dan Aldi memberikan senyuman kepada mereka berdua melihat senyum Aldi wajah mereka langsung memerah dan mereka langsung mengalihkan pandangan mereka
"Tuan muda apa yang anda lakukan" ucap Dayat
"Yah saya juga harus menjaga kerukunan antar kerajaan kan ?" Ucap Aldi
"Tapi ya... Nantinya mereka tidak salah tanggap kan ?" Ucap Dayat
"Humm ?" Ucap Aldi
"Yah maklumi saja tuan Aldi ini sangat polos" ucap Dayat
"Tuan muda saya sudah kembali" ucap Herry
"Hum ada apa dengan putri putri di sana ?" Ucap
"Yah sepertinya itu salah tuan Aldi " ucap Dayat
"Hah kenapa salah saya ?" Ucap Aldi
__ADS_1
"Yah senyuman tuan Aldi tadi loh membuat mereka jadi salah paham" ucap Dayat
"Saya senyum kan untuk menjaga kerukunan antar kerajaan" ucap Aldi
"Yah sudah lah tuan Aldi makan lah" ucap Herry
"Yah terakhir anda makan kan sebelum rapat" ucap Dayat
"Yah rapatnya sungguh menguras stamina saya " ucap Aldi
"Baiklah Shilakan makan tuan" ucap Herry
Aldi makan dengan lahap
"Hum maaf mengganggu tuan Aldi tapi saya mendapat pesan dari salah satu pengawal yang mengatakan bahwa orang yang anda cari tidak ada di gedung ini" ucap Herry
"Humm ?, Sepertinya Agust de volla tidak hadir di pesta ini dan di gantikan oleh keluarganya ya ?" Ucap Aldi
"Humm baiklah terimakasih" ucap Aldi
"Baiklah tuan muda" ucap Herry
"Baiklah tuan muda makan lah dengan lahap" ucap Herry
"Tuan muda setelah Anja senyumi putri putri itu mereka selalu menatap anda loh" ucap Dayat
"Hum ?" Ucap Aldi menatap kedua putri itu
"Dayat jaga sopan santun mu saat berbicara dengan tuan muda" ucap Herry
"Tidak apa apa Herry" ucap Aldi
"Maafkan saya tuan muda" ucap Dayat
"Apakah saya sudah membuat keputusan yang salah Dayat ?" Ucap Aldi khawatir
"Sialan tuan Aldi sangat imut" ucap Dayat dalam hati
"Tidak tuan Aldi mereka lah yang salah tanggap" ucap Dayat
"Baiklah apa yang harus saya lakukan ?" Ucap Aldi
"Humm ?" Ucap Dayat
"Kita tinggalkan saja mereka" ucap Dayat
"Bolehkan apakah tidak apa apa ?" Ucap Aldi
"Yah tidak apa apa tuan Aldi namanya juga mereka yang salah tanggap" ucap Dayat
"Yang mulia Aldi ?" Ucap raja kerajaan domba
"Yang mulia " ucap Aldi
"Yah ayahanda menyuruh saya untuk menikmati pesta terlebih dahulu" ucap Aldi
"Ooh jadi begitu Shilakan nikmati pestanya ya yang mulia" ucap raja domba
"Baiklah terimakasih yang mulia" ucap Aldi
"Herry sekarang sudah jam berapa ?" Ucap Aldi
"Hum sekarang sudah jam 18:38" ucap Herry
"Ada acara apa lagi stelah ini ?" Ucap Aldi
"Sepertinya akan ada acara pembacaan pidato oleh kerajaan domba yang mulia"
Ucap Herry
"Hooh ?" Ucap Aldi
"Sepertinya kita harus di sini sampai pesta usai" ucap Aldi
"Baiklah yang mulia kami akan mengawal Anda sampai pesta usai juga" ucap Herry dan Dayat
Alfi mendengarkan pidato yang disampaikan oleh salah satu anak dari raja kerajaan domba
"Selanjutnya mari kita sambut tamu istimewa kita yang mulia Aldi de obelia untuk memberikan pidato" ucap pembawa acara
"Hah sejak kapan saya di suruh untuk pidato di sini ?" Ucap Aldi
"Tuan muda apakah anda tidak ingin berpidato ?, Jika tidak saya bisa membatalkan pidato untuk anda" ucap Herry
"Jangan jangan saya akan berpidato" ucap Aldi membetulkan kerah baju nya dan naik di atas pentas
"Wah tidak kusangka pangeran Aldi memang pangeran tertampan yang masuk majalah" ucap salah satu tamu
"Pangeran yang memperjuangkan rakyat jelata dengan wajah yang tampan dan kepribadian yang baik memang adalah laki laki idaman setiap wanita ya " ucap salah satu tamu
"Aku tadi melihat sekilas pangeran Aldi tetapi setelah melihat nya secara lama dan jelas begini tidak ku sangka pangeran Aldi memang pangeran yang tampan" ucap salah satu tamu
"Wahh pangeran dari kerajaan yang sangat maju dan sangat berkuasa" ucap salah satu tamu
"Pangeran Aldi memang pangeran yang sangat cocok untuk menjadi raja kerajaan kucing berikutnya" ucap salah satu tamu
"Tepuk tangan yang meriah untuk pangeran Aldi de obelia" ucap pembawa acara
Para tamu yang hadir pun memberikan tepuk tangan yang meriah kepada Aldi
"Dayat aku ingin kau berjaga dengan sangat ketat di bawah pentas dan aku yang akan memperhatikan dari belakang pentas" ucap Herry
__ADS_1
"Baiklah aku akan menjaga di bawah pentas bersama pengawal yang lain" ucap Dayat
Tentu saja para pengawal Aldi banyak berjaga di bawah pentas karena resiko uang Aldi terima cukup besar dan Aldi berada di tempat yang sangat mencolok dan menguntungkan bagi penjahat untuk mencelakai Aldi di dekat kerumunan para tamu untuk meninggalkan jejak
"Yang mulia pangeran Aldi de obelia apa yang anda rasakan dari pesta ini ?" Ucap pembawa acara
"Yang saya rasakan dari pesta ini adalah indahnya kerukunan antar kasta dan kasta kasta satu dan lain yang saling bertoleransi dan saya merasa sangat senang di sini karena saya merasa sangat di hormati dan pelayanan di sini sangat hebat " ucap Aldi
"Apakah ada harapan anda di masa depan ?" Ucap pembawa acara
"Humm harapan saya adalah semoga kerukunan antar kasta bisa selalu terwujud dan yang paling penting adalah saya tidak suka melihat adanya sistem perbudakan di suatu kerajaan dan saya akan menghilangkan sistem perbudakan di dunia kasta ini " ucap Aldi
"Baiklah kita berikan tepuk tangan untuk pangeran Aldi de obelia" ucap pembawa acara
Tepuk tangan yang sangat meriah di berikan kepada Aldi
"Pidato yang sangat hebat tuan muda" ucap Herry
"Wah tuan muda memang sangat hebat" ucap Dayat
"Terimakasih" ucap Aldi tersenyum
"Apakah tuan muda tidak melihat ?" Ucap Dayat
"Melihat apa ?" Ucap Aldi
"Seluruh perempuan yang ada di pesta tadi terpesona melihat ketampanan anda" ucap Dayat
"Tidak terimakasih" ucap Aldi
"Dan selanjutnya adalah ucapan terimakasih oleh raja kerajaan domba" ucap pembawa acara
"Saya merasa sangat senang dengan acara ini dan sangat bahagia atas kesuksesan acara ini, saya harap acara ini bisa membuat kerukunan antar kasta dan acara ini menjadi ajang pertukaran pendapat dan saling mengenal di antara kerajaan dan tanpa panjang dan basa basi lagi mari lah Shilakan nikmati pestanya " ucap raja kerajaan domba
"Baiklah para tamu sekalian Shilakan nikmati pestanya" ucap pembawa acara
"Baiklah mari kita nikmati pestanya tuan muda" ucap Herry dan Dayat
"Acara apa ?" Ucap Aldi
"Ini adalah acara dansa yang mulia" ucap Herry
"Tidak terimakasih saya akan meminum dan bersantai di balkon saja" ucap Aldi
"Baiklah jika itu yang yang mulia inginkan" ucap Herry
"Saya akan mengawal Anda yang mulia" ucap Dayat
"Tidak saya yang akan mengawal yang mulia " ucap Herry
"Kalian berdua Shilakan nikmati saja pestanya" ucap Aldi
"Saya bisa menjaga diri saya sendiri" ucap Aldi
"Tapi yang mulia" ucap Dayat dan Herry
"Tidak apa apa" ucap Aldi pergi mengambil minuman
"Tuan Aldi apakah anda ingin berdansa dengan saya ?" Ucap putri kerajaan ular
Melihat putri kerajaan ular mendekati Aldi tentu saja putri kerajaan elang tidak akan tinggal diam
"Yang mulia pangeran Aldi apakah anda ingin berdansa dengan saya" ucap putri kerajaan elang
"Maaf putri kaki saya sedang sakit sepertinya saya tidak bisa mewujudkan keinginan putri putri" ucap Aldi
"Baiklah kalau sudah begitu apa boleh dikata " ucap putri kerajaan elang
"Tidak apa apa pangeran yang terpenting adalah kesehatan anda" ucap putri kerajaan ular
"Cih putri kerajaan ular belum belum sudah berani menggoda pangeran Aldi dasar licik" ucap putri kerajaan elang di dalam hati
"Apakah anda tidak ingin melihat pesta dansa pangeran ?" Ucap putri ular
"Tidak saya akan bersantai di balkon saja kalian nikmati saja pestanya " ucap Aldi meninggalkan mereka berdua
"Baiklah pangeran" ucap kedua putri itu
"Aku akan memanggil beberapa pengawal untuk melindungi tuan Aldi secara diam diam" ucap Dayat pergi
"Baiklah kalau sudah begitu keinginan tuan Aldi maka aku juga tidak bisa menentangnya" ucap Herry
"Sepertinya aku juga harus menikmati pesta" ucap Herry
"Hey apakah anda pengawal kerajaan kucing ? "Ucap salah satu tamu
"Yah saya adalah pengawal kerajaan kucing" ucap Herry
Di tempat lain
"Dayat apa yang kau lakukan ? Kenapa kau tampak khawatir ? " Ucap salah satu pengawal yang sedang menyamar menjadi tamu
"Siapkan beberapa orang dan terus awasi tuan Aldi " ucap Dayat
"Baiklah di mana tuan Aldi " ucap pengawal itu
"Tuan Aldi ada di balkon cepat lindungi dia dan jangan sampai ketahuan" ucap Dayat
"Baiklah" ucap pengawal itu
Di balkon
__ADS_1
"Hoi anak muda sepertinya aku sudah lama tidak berbicara padamu ya ?" Terdengar suara misterius
"Hohh sepertinya kau kembali ya ?" Ucap Aldi