
Zahara dan Wandy mengikuti Aldi dari belakang
"Zahra jangan ikuti Aldi layani lah teman teman Zahra, Aldi mengantuk ingin istirahat"ucap Aldi
"Aldi"ucap Zahra dengan wajah yang sedih
Aldi diikuti Wandy pergi meninggalkan Zahra
"Zahra"ucap Anita yang tiba tiba muncul
"Kenapa ?"ucap Zahra memalingkan wajah
"Maaf saya mendengar pembicaraan anda dengan pangeran Aldi tadi, memangnya ada masalah apa ?"ucap Anita
"Yah, tadi saat Aldi kembali ke sini menggambil beberapa barang Aldi melihat saya bersama dengan pangeran Wawan"ucap Zahra
"Apa !!"ucap Anita
"Sst, jangan berisik"ucap Zahra
"Tapi Zahra kalau laki laki sudah cemburu itu bahaya"ucap Anita
"Seberapa besar bahayanya ?"ucap Zahra
"Kau bisa saja di ceraikan"ucap Anita berbisik kepada Zahra
"Jangan menakuti saya Anita"ucap Zahra takut
"Hahahah, lucu juga menjahili Zahra "ucap Anita di dalam hati
"Benar Zahra, aku dengar kasta kucing itu gampang cemburu dan cemburunya akan sulit disembuhkan, tetapi mereka akan selalu setia kepada pasangannya "ucap Anita
"Ba-ba-bagaimana ini"ucap Zahra sedih
"Sudahlah sudah lah mari kita bicarakan masalah mu ini kepada teman teman"ucap Anita menepuk nepuk belakang Zahra
"Baiklah"ucap Zahra
Mereka berjalan menuju ruang tamu kerajaan
Tampak Sania,Mirza, dan Zika, sedang bermain dengan Dinda dan Dini tampak juga Andini sedang membaca buku
"Kak Zahra kenapa tampak sedih ?"ucap
"Hm, kakak tidak apa apa kok"ucap Zahra
"Putri Andini dengan segala hormat bolehkah saya berbicara hanya berdua dengan anda ?"ucap Anita
"HM ? Tentu saja boleh"ucap Andini meletakan bukunya
Andini dan Anita berjalan agak jauh dari teman teman Zahra, Dinda,dan Dini
"Jadi ada apa yang anda ingin katakan pada saya putri Anita ?"ucap Andini
" Dengan segala hormat tuan putri bisakah anda membawa putri Dinda dan putri Dini karena kami akan membicarakan sesuatu hal yang penting"ucap Anita
"Hm ? Ada masalah apa yang akan kalian bahas ?" Ucap Andini
"Ini masalah antara putri Zahra dan pangeran Aldi, putri"ucap Anita
"HM ? Masalah kak Zahra dan kak Aldi ?"ucap Andini
"Apakah saya juga boleh ikut mendengar masalah ini ?"ucap Andini
"Tentu putri, tapi saya cukup khawatir jika putri Dinda dan putri Dini mendengar masalah ini"ucap Anita
"Baiklah saya akan berusaha mengalihkan perhatian mereka berdua"ucap Andini
__ADS_1
"Terimakasih tuan putri"ucap Anita
"Tidak masalah, baiklah kalau begitu saya akan membawa mereka berdua dan akan segera ikut membahas masalah itu"ucap Andini
"Baik"ucap Anita
Andini dan Anita kembali ke kerumunan itu
"Dek, ayo ikut kakak sebentar"ucap Andini
"HM ? Ada apa kak ?"ucap Dinda
"Mau kemana kak ?"ucap Dini
"Kita akan melihat kak Anisa ayo ikut kakak "ucap Andini
"Kak Zahra bukannya sedang latihan bersama Lily ?ucap Dinda
"Apakah kalian tidak mau ikut melihatnya ?"ucap Andini
"Mau mau"ucap Dini
"Yasudah ayo kita lihat"ucap Andini
Andini, Dinda,dan Dini pergi menuju tempat latihan Anisa
"Baiklah Zahra ada yang ingin kau katakan ?"ucap Anita
"Hmm"ucap Zahra mengangguk
"Ada masalah apa ini ?"ucap Sania
"Ini, Zahra membuat pangeran Aldi cemburu "ucap Anita menahan tawa
"Anita jahat"ucap Zahra
"Sudahlah kenapa pangeran cemburu ?"ucap Mirza
"Wah, Zahra anda belum menjadi istri pangeran Aldi dan kau sudah berani selingkuh ?"ucap Zika
"Jika kau tidak mau dengan pangeran Aldi bilang saja, saya siap menggantikan anda kok"ucap Anita
"B-b-bukan begitu ini cuman salah paham saja saya sangat serius mencintai Aldi tapi apa yang terjadi pagi tadi sungguh tidak di sengaja"ucap Zahra
"Anda tidak perlu menjelaskannya kepada kami Zahra, cukup anda jelaskan saja kepada pangeran "ucap Mirza
"Ada masalah apa ini ?"ucap Andini yang tiba tiba datang
"Putri sudah sampai ?"ucap Anita
"Ya begitulah, jadi ada masalah apa antara kak Aldi dan kak Zahra ?"ucap Andini
"Yah ini ... Masalahnya .."ucap Zahra ragu ragu
"HM ? Ada apa kak ?"ucap Andini
"Ini putri, Zahra membuat pangeran cemburu"ucap Anita
"Apa"ucap Zahra terkejut
"Apakah itu benar kak Zahra ?"ucap Andini
"Iya tapi ini cuman salah paham kok Andini "ucap Zahra
"Bagaimana kejadiannya"ucap Andini
Zahra menjelaskan kejadian yang sebenarnya terjadi
__ADS_1
"Hmm, jadi begitu, tapi berani sekali ayam kampung itu memasuki kerajaan ini"ucap Andini
"Memangnya kemana pengawal yang menjaga kerajaan ini ?"ucap Andini
"Sebentar saya akan melakukan telepati dengan beberapa pengawal "ucap Andini sambil duduk
"Hormat saya kepada yang mulia obelia"ucap pengawal yang tiba tiba muncul di belakang Zahra sambil berlutut
"Cepat sekali"ucap Anita, Sania, Mirza, dan Zika di dalam hati
"Apakah putri memanggil saya ?"ucap seorang pengawal itu
"Kemana saja kau dari tadi ?"ucap Andini
"Saya sedang berjaga jaga di barak tuan putri"ucap pengawal itu
"Kau menjaga barak ? Bukannya menjaga istana ?"ucap Andini dengan nada dingin
"Tidak tuan putri maksud saya saya menjaga istana dari barak"ucap pengawal itu
"Hmm ? Benarkah itu tapi bagaimana bisa ayam kampung bisa memasuki kerajaan ini ?"ucap Andini
"Saya memang melonggarkan keamanan sihir karena saya dengar akan ada teman teman dari putri Zahra akan datang"ucap pengawal itu
"Alasan"ucap Andini
"Bagaimana jika yang datang adalah orang jahat ?"ucap Zahra
"Tidak mungkin putri karena saya memasang penghalang sihir lain di kerajaan ini, jika ada yang berniat membunuh maka badan pembunuh itu akan tercabik cabik"ucap pengawal itu
Mendengar penjelasan dari pengawal itu Anita, Sania, Mirza, dan Zika terkejut
"Baiklah saya maafkan kesalahanmu"ucap Andini
"Mohon maaf tuan putri kalau begitu saya permisi"ucap pengawal itu
Tiba tiba pengawal tersebut menghilang
"Ternyata julukan sang Kerajaan adidaya memang bukan main" ucap Anita di dalam hati
"Pantas saja kerajaan kucing ditakuti pengawal biasa saja sehebat itu"ucap
Sania di dalam hati
"Baiklah kalau begitu mari kita lanjutkan pesta minum teh nya"ucap Andini
Saat Andini memegang cangkir teh tiba tiba Andini dipanggil oleh Dinda
"Kakak kesini sebentar"ucap Dinda
"Ada apa ?"ucap Andini menaruh kembali cangkirnya
"Baiklah putri putri sekalian sehilakan Nikmati pesta ini"ucap Andini
"Baiklah tuan putri"ucap mereka semua
Andini meninggalkan Zahra,Anita, Sania, Mirza, dan Zika
"Zahar ternyata rumor itu memang benar ya ?"ucap Anita
"Rumor apa ?"ucap Zahra
"Rumor tentang kekuatan militer kerajaan kucing"ucap Anita
"Yah memang militer kerajaan kucing menang hebat"ucap Sania
"Tapi ternyata rumor itu juga benar"ucap Mirza
__ADS_1
"Rumor apa ?"ucap Anita, Sania, dan Zika
"Rumor kepribadian ganda"ucap Mirza