
"Apa apaan wujud ini ?"ucap Andi terkejut
"Haa ?"ucap Aldi dengan tatapan dingin dan mata yang seperti iblis itu menatap Andi
"Siapa kau sebenarnya ?"ucap Andi terkejut
"Bukankah sudah jelas aku adalah .... Keberadaan yang ingin kau habisi dan keberadaan yang ingin kau singkirkan dalam kerajaan ini, ayahanda"ucap Aldi tersenyum
"Apakah kau ingin peperangan"ucap Andi
"Ya peperangan yang turun temurun dari generasi ke generasi peperangan antara raja putih dan raja ..."ucap Aldi sambil tersenyum
"Yang mulia sepertinya rapatnya sudah selesai"ucap Wandy
"Ap-ap apa ?"ucap Aldi terkejut
"Rapatnya sudah selesai, tidak ada yang berani mengganggu anda yang mulia"ucap Wandy
"Sudah pukul berapa sekarang ?"ucap Andi
"Sekarang sepertinya sudah pukul 15:45 tuan "ucap Wandy
"Yah, baiklah kalau begitu kita kembali ke hotel sebelum kita pulang ke kerajaan malam ini"ucap Andi
"Siap tuan muda"ucap Wandy
Wandy dan Andi pergi keluar dari kerajaan domba dan berjalan menuju kereta kerajaan kucing
Di sepanjang perjalanan tentu saja terdengar ucapan ucapan yang sudah sering di dengar oleh keluarga bangsawan dan jendral kerajaan kucing bahkan pasukan kerajaan kucing sering mendengarnya.
"Wah bukannya itu yang mulia Andi de obelia ?"ucap salah satu tamu
"Tampak sangat muda walaupun beliau sudah memiliki anak yang sudah besar besar"ucap salah satu tamu
"Apakah tuan Aldi tidak datang dalam rapat kali ini ?"ucap salah satu tamu
"Ya sepertinya tuan Aldi tidak datang hari ini
"Yah, padahal kemarin pada saat saya tidak datang saya dengar kabar tuan Aldi datang dan sekarang pada saat saya datang tuan Aldi tidak datang ?"ucap salah satu tamu
"Iya, kau tidak bisa melihat tuan Aldi secara langsung "ucap salah satu tamu
__ADS_1
"Iya kemarin saat kami melihat tuan Aldi, tuan Aldi sangat tampan dan perasaan di dekat tuan Aldi sangat berbeda"ucap salah satu tamu
"Bukannya di sebelah yang mulia itu adalah wakil jendral kucing devisi singa ?"ucap salah satu tamu
"Iya tampan sekali"ucap salah satu tamu
Aldi tampak menghela nafas
"Yang mulia jangan terlalu dipikirkan ucapan para serangga itu"ucap Wandy
"Tidak, saya tidak memikirkan masalah itu tapi saya memikirkan masalah lain"ucap Andi
Sesampainya di depan kereta
"Baiklah Wandy mari kita kembali ke hotel dulu"ucap Andi
"Siap yang mulia"ucap Wandy
Aldi memasuki kereta dan tentu saja Wandy duduk di luar depan kereta untuk melindungi sang raja dan pastinya ada beberapa kereta pengawal untuk mengawal kereta raja itu
"Apa yang baru saja aku mimpikan tadi"ucap Andi terkejut
"Kau sudah mendapatkan mimpinya ?"ucap kucing putih yang keluar dari badan Aldi
"Mulai sekarang kau ambil keputusan memilih kepentingan kerajaan atau kepentingan orang mu"ucap kucing putih
"Tentu saja jika dapat aku akan memilih kepentingan keduanya"ucap Andi bergumam
"Bagaimana kalau aku buat Andi berada di dimensi kucing putih dan memenjarakan dia di sana ?"ucap Andi
"Saya rasa itu bukan ide yang baik"ucap kucing putih
"Yah aku akan memikirkan cara yang terbaik untuk menyelesaikan masalah ini"ucap Andi
Sesampainya di hotel kerajaan kucing
Tampak semua orang sedang bergembira dan Aldi yang sedang memegang kue apel yang besar
"Tuan muda memang yang terbaik"ucap salah satu pengawal
"Hidup tuan muda"ucap salah satu pengawal
__ADS_1
"Tuan muda"ucap salah satu pelayan
"Selamat datang ayahanda kami sudah menyambut kedatangan ayahanda, dan selamat datang kembali "ucap Aldi tersenyum
"Wah senyuman tuan muda itu memang obat yang paling ampuh "ucap salah satu pelayan
"Senyuman malaikat"ucap salah satu pelayan
Andi yang melihat Aldi hanya terdiam dia mengingat mimpi nya yang melihat Aldi menjadi sosok yang sangat menyeramkan dan haus darah
"Em, ayahanda ?"ucap Aldi
"Maaf Aldi ayah lelah ayah akan masuk terlebih dahulu"ucap Andi
"Tapi yang mulia bagaimana apakah kita akan pulang malam ini ?"ucap Wandy
"Kita batalkan saja besok pagi pagi kita akan pulang, lagipula Wendy juga sakit jadi kita tunda saja kepulangan kita"ucap Andi
"Tuan muda ?"ucap salah satu pelayan
"Tuan muda jangan sedih"ucap salah satu pengawal
"Tuan muda ayo kita makan kuenya bersama sama "ucap Wandy menepuk nepuk punggung Aldi
"Baiklah ayo kita makan kue ini bersama sama"ucap Aldi tersenyum
Tampak Wandy, Aldi, pengawal, pelayan sedang sangat menikmati pesta
Andi yang melihat dari atas atap
"Apa tidak apa apa kau meninggalkan Aldi seperti itu ?"ucap kucing putih
"Yah sejujurnya hatiku terasa hancur saat melihat anak ku yang kucampakan seperti itu"ucap Aldi
"Yah kadang takdir memang tidak adil"ucap kucing putih
"Yah lihatlah dia"ucap Andi menunjuk Aldi yang sedang tersenyum dan bersenda gurau bersama para pengawal dan pelayan
"Bagaimana mungkin Aldi yang begitu baik dan polos adalah reinkarnasi dari raja..."ucap Andi
"Yah aku juga tidak percaya "ucap ku inf putih itu
__ADS_1
"Anak yang sangat aku banggakan dan anak laki laki satu satunya yang aku punya"ucap Andi meneteskan air mata