
Di tengah malam
"Aldi ?" Ucap Zahra
"Hmm" ucap Aldi setengah sadar
"Zahra mimpi buruk" ucap Zahra
"Oh iya ?" Ucap Aldi
"Zahra takut" ucap Zahra ketakutan
"Yasudah sini" ucap Aldi
"Ta-ta-tapi kan" ucap Zahra malu
"Cepat" ucap Aldi menarik Zahra ke pelukannya
"Aldi ?" Ucap Zahra
"Tidur lah" ucap Aldi
"Tapi" ucap Zahra tampak mengantuk
"Sudahlah Aldi akan menjaga Zahra Zahra tidur saja" ucap Aldi
"Baiklah" ucap Zahra di pelukan Aldi
"Tidurlah dengan nyenyak" ucap Aldi sambil mengelus ngelus belakang Zahra
Keesokan paginya
"Kakak cepat kita berangkat"ucap Andini
"Dek cepat ini hari pertama mu masuk ke sekolah internasional kerajaan kucing" ucap Anisa
Mereka membuka kamar Aldi dan melihat Aldi dan Zahra sedang tidur dengan berpelukan
"K-k-kakak a-a-apa yang kakak l-l-lakukan" ucap Andini
"Wah wah sudah pandai ya ?" Ucap Anisa
"Humm ?" Ucap Zahra sambil menoleh ke Anisa dan Andini
Wajah Zahra langsung merona saat mereka berdua dilihat oleh Andini dan Anisa
"Apa yang kalian lakukan semalam ?" Ucap Anisa
"I-i-iya a-a-apa yang k-k-kakak lakukan ?"ucap Andini
"Tidak ada kak Zahra,dek Andini semalam Zahra hanya mimpi buruk dan Aldi semalam" ucap Zahra
"Hmm yasudah cepat siap siap ya kita berempat akan pergi setelah sarapan bersama" ucap Zahra
"Humm" ucap Andini
"Baiklah kakak saya dan Aldi akan bersiap siap" ucap Zahra
"Aldi cepat bangun" ucap Zahra menggoyangkan badan Aldi
"Humm" ucap Aldi membuka mata
"Aldi cepat mandi kita akan pergi ke sekolah
"Zahra duluan saja ya mandinya ?" Ucap Aldi
"Kenapa Zahra duluan Aldi saja yang duluan" ucap Zahra
"Zahra, semalam Aldi ngantuk karena siapa ?" Ucap Aldi
"Apa jangan jangan Aldi semalaman tidak tidur menjaga Zahra ?" Ucap Zahra
"Yahh begitu lah" ucap Aldi menggosok mata
"Baiklah kalau begitu Zahra saja yang duluan mandi" ucap Zahra Sambil menggambil pakaian dan pergi ke kamar mandi
"Eh Zahra ?" Ucap Aldi
"Humm ?" Ucap Zahra
"Mau mandi bersama ?" Ucap Aldi
"Hah a-a-apa apaan tentu saja tidak" ucap Zahra sambil cepat keluar kamar
Aldi tampak berbaring di tempat tidur
"Bagaimana ini ?" Ucap Aldi bergumam
"Apakah aku memang anak cacat ?" Ucap Aldi
"Kemana suara yang biasanya aku dengar, suara misterius itu" ucap Aldi
Aldi mendekati kaca yang ada di kamarnya
"Huff apakah ini cobaan ?" Ucap Aldi mengangkat rambut nya
Dari pintu kamar yang sedikit terbuka tampak seorang pelayan
"Tuan apakah anda perlu bantuan ?" Ucap pelayan tersebut
"Humm tidak perlu saya hanya sedang melamun saja" ucap Aldi
"Humm baiklah tuan muda" ucap pelayan sambil meninggalkan Aldi
"Mungkin aku juga perlu liburan " ucap Aldi menuju balkon di kamarnya
"Aldi ?" Ucap Zahra
"Humm ?" Ucap Aldi
"Zahra sudah selesai mandi cepat Aldi mandi kita akan pergi ke sekolah setelah sarapan bersama" ucap Zahra
"Baiklah" ucap Aldi dari balkon
Aldi membuka sedikit baju nya tampak otot perutnya
"Zahra ?" Ucap Aldi
"Humm" ucap Zahra
"Coba lihat ini" Ucap Aldi
"A-a-aldi k-k-kenapa bajunya terbuka ?" Ucap Zahra merona
"Humm ?" Ucap Aldi
"C-c-cepat tutup" ucap Zahra menutup mata nya
"Kata Zaky perempuan senang saat melihat otot perut laki laki, apakah salah ?" Ucap Aldi
__ADS_1
"Aldi j-j-jangan menggoda Zahra lagi cepat mandi sana" ucap Zahra menunjuk keluar
"Huff kenapa Zaky mengatakan hal seperti itu ya ?" Ucap Aldi
Aldi berjalan menuju kamar mandi
Setelah mandi Aldi kembali ke kamar dengan menggunakan baju yang terbuka di area depan
"Zahra ?" Ucap Aldi
"Humm ?" Ucap Zahra yang membaca buku dan duduk di atas tempat tidur mereka
"Dimana baju Aldi ya ?" Ucap Aldi
"Oh baju Aldi ada di sin-" ucap Zahra
"Humm ada di mana ?" Ucap Aldi
"Di-di-di" ucap Zahra merona
"Dimana Zahra jangan menggoda Aldi " ucap Aldi
"Aldi kenapa mengenakan baju seperti itu ?" Ucap Zahra
"Humm bukannya ini memang normal jika setelah mandi mengenakan baju ini ?" Ucap Aldi
"Ta-ta-tapi" ucap Zahra
"Cepatlah dimana baju Aldi ?" Ucap Aldi
"Ba-ba-baiklah" ucap Zahra
Zahra menggambil baju untuk tunangannya dan menyerahkan baju itu ke Aldi, saat melihat Aldi Zahra langsung tersipu malu dan lekas pergi ke balkon membawa bukunya
"Humm Zahra ?" Ucap Aldi
"Kenapa lagi ?" Ucap Zahra
"Kenapa Zahra tidak melihat kesini" ucap Aldi
"Tidak Aldi senang sekali menggoda Zahra " ucap Zahra
"Apa Zahra marah ?" Ucap Aldi
"Ti-ti-tidak juga" ucap Zahra
"Humm jadi Zahra senang ya ?" Ucap Aldi sambil mendekat tanpa di ketahui Zahra
"T-te-tentu saja tidak" ucap Zahra
"Humm Zahra tidak senang juga tidak marah lalu bagaimana ?" Ucap Aldi
"S-sudah lah jangan di bahas" ucap Zahra
"Bantu Aku menggunakanengenakan pakaian ini tunangan ku" ucap Aldi di tepat di samping kuping Zahra
"Kyaa " ucap Zahra terkejut
"A-a-ada apa lagi ?" Ucap Zahra sambil menjauh
"Pakaian ini susah di pakai Zahra, Zahra
bisa membantu ?" Ucap Aldi
"Baiklah baiklah" ucap Zahra dengan wajah merona
"Aldi apakah Aldi pernah mencoba hal yang Aldi lakukan dengan Zahra kepada perempuan lain ?" Ucap Zahra dengan wajah yang merona
"Jangan di ulangi" ucap Zahra tersipu malu
"Humm Aldi tidak pernah mencoba nya kepada perempuan lain kok" ucap Aldi
"B-b-benarkah ?, bukannya Aldi pernah ke pertemuan penting antar kasta ?" Ucap Zahra
"Humm iya benar Aldi sering pergi ke pertemuan penting antar kasta memangnya kenapa ?" Ucap Aldi
"Bukannya di sana banyak putri putri dari kasta lain yang cantik apakah Aldi tidak pernah melakukannya kepada mereka ?" Ucap Zahra
"CK CK CK Zahra Aldi pergi ke sana karena urusan kerajaan, dan mengawal ayah bukan karena pesta yang dilakukan oleh orang orang bodoh itu,
Aldi ke sana pun menggunakan topeng" ucap Aldi
Pengawal kerajaan kucing, dan 7 jendral kerajaan kucing akan menggunakan topeng jika mereka mengawal di saat acara acara penting
"Benarkan Aldi tidak pernah ke pesta ?" Ucap Zahra
"Yah Aldi saat ke pertemuan itu juga Aldi berada di dekat ayahanda dan para petinggi kasta yang lain membahas, masalah masalah yang terjadi antar kasta,perdagangan dan lain lain" ucap Aldi
"Bukannya Aldi ini seumuran dengan Zahra ?" Ucap Zahra
"Yah Zahra umurnya 7 tahun juga kan ?" Ucap Aldi
"Iya " ucap Zahra
"Lagi pula kalau perempuan perempuan ****** yang Zahra bilang cantik itu Aldi sama sekali tidak tertarik" ucap Aldi
"Kenapa ?" Ucap Zahra
"Karena" ucap Aldi menarik tangan Zahra dan membawa Zahra ke depan kaca sambil memeluk nya
"A-a-aldi ?"
"Aldi sudah memiliki bidadari di sini kenapa mencari para sapi perah itu" ucap Aldi
"A-a-a" ucap Zahra merona sambil tidak bisa berkata kata
"Apakah Aldi salah berbicara ?" Ucap Aldi
"Yasudah biarkan Aldi menyisir rambut Zahra ini ya ?" Ucap Aldi
"Ba-ba-baiklah" ucap Zahra merona
Aldi mengambil bangku dan meletakkannya di depan kaca
"Baiklah"ucap Aldi
"Zahra mengibarkan rambut nya yang panjang dan berwarna biru itu" ucap Aldi
"Wah rambut Zahra indah sekali ya?" Ucap Aldi
"Eh-em a-apakah iya ?" Ucap Zahra merona
"Aldi, Aldi tahu ini mengingatkan Zahra kepada ibu, dulunya ibu selalu menyisiri Zahra sama seperti Aldi " ucap Zahra
"Baiklah kapan kita akan mengunjungi ibu ?" Ucap Aldi
"Eh tiba tiba ? Apa tidak apa apa ?" Ucap Zahra
"Yah Aldi juga perlu jalan jalan kan" ucap Aldi
__ADS_1
"Apakah Zahra tidak ingin pergi ke kerajaan kelinci dengan Aldi ?" Ucap Aldi
"Eh tentu saja tidak hanya saja Zahra terkejut" ucap Zahra
"Baiklah sudah selesai" ucap Aldi
"Wahh apakah Zahra terlihat cantik ?" Ucap Zahra
"Iya" ucap Aldi mendekat ke telinga Zahra
"Cocok sekali, terimakasih sayangku" ucap Aldi
"A-a-aldii" ucap Zahra
"Baiklah sudah selesai" ucap Aldi
"I-i-iya" ucap Zahra
Setelah mandi dan mengganti pakaian,dan sudah siap Aldi dan Zahra
Pergi ke meja makan untuk sarapan bersama
Di meja makan
"Baiklah Aldi hari ini kau masuk sekolah internasional kerajaan kucing ya " ucap Andi
"Iya ayahanda " ucap Aldi
"Bagaimana dengan Zahra bagaimana perasaan Zahra masuk sekolah internasional kerajaan kucing ?" Ucap Andi
"Perasaan saya sangat senang ayahanda" ucap Zahra
"UMM ayahanda apakah tidak apa apa jika Zahra yang bukan kerajaan kucing memasuki sekolah internasional kerajaan kucing ?" Ucap Aldi
"Tenang saja" ucap Andi
"Kakak kakak, Dinda kapan baru bisa ke sekolah" ucap Dinda
"Iya kapan juga Dini bisa sekolah ?"ucap dini
"Humm sekarang umur adek kan 5 jadi tunggu 2 tahun lagi ya dek " ucap Aldi
"Untuk sekarang adek adek belajar private saja yah di rumah seperti biasa" ucap Aldi
"Baiklah" ucap Dinda dan Dini dengan wajah sedih
"Ayahanda kapan Aldi bisa libur ya ?" Ucap Aldi
"Humm saat ini ayah masih belum bisa memastikan nya Aldi "ucap Andi
"Memangnya Aldi mau kemana ?" Ucap Nina
"Iya sepertinya ingin sekali libur dek ?"
Ucap Zahra
"Aldi ingin pergi ke kerajaan kelinci ingin liburan di sana" ucap Aldi
"Woah kerajaan kelinci ?" Ucap Dinda
"Apakah Dinda boleh ikut kakak ?" Ucap Dinda
"Eh curang Dini juga ingin ikut kakak" ucap Dini
"Humm bagaimana ya, bukan kakak yang menentukan tetapi kakak Zahra yang menentukan nya" ucap Aldi
"Boleh kok" ucap Zahra
"Benar kah ?" Ucap Dinda
"Terimakasih kakak Zahra" ucap Dini
"Iya" ucap Zahra tersenyum
"Tapi ayah masih belum bisa menentukan ya" ucap Andi
"Baiklah kalau begitu Aldi sudah selesai makan" ucap Aldi
"Aldi" ucap Nina
"Ada apa ibu ?" Ucap Aldi
"Tidak ada apa apa " ucap Nina
"Oh iya ibu bagaimana penampilan Aldi ?" Ucap Aldi
"Bagus sekali anak ibu tampak tampan sekali mengenakan pakaian itu" ucap Nina
"Zahra juga cantik sekali mengenakan pakaian itu " ucap Nina
"Terimakasih ibu" ucap Zahra tersenyum
Aldi pergi ke depan istana berbicara dengan para pelayan dan pengawal hal ini lah yang membuat Aldi dan para bawahannya dekat
"Aldi ?" Ucap Zahra
"Tuan muda anda sudah di panggil " ucap pengawal
"Oh iya nanti kapan kapan kita bicara lagi ya ?" Ucap Aldi melambai pergi
"Baiklah akan saya tunggu tuan" ucap pengawal
"Dek keretanya sudah siap" ucap Zahra
"Baiklah" ucap Aldi
Aldi bersebelahan dengan Zahra dan di depan Aldi adalah Andini
Andini bersebelahan dengan Anisa dan di depan Anisa adalah Zahra
Mereka berempat naik ke kereta
"Kita kira berapa lama kita berangkat ini kak ?" Ucap Aldi
"Mungkin sekitar 30 menitan dek" ucap Zahra
"Baiklah waktu yang pas" ucap Aldi
" Eh kakak mau ngapain ?" Ucap Andini
"Yah kakak merasa ngantuk sekali" ucap Aldi
Aldi tidur di pundak Zahra
"Humm memangnya apa yang Aldi lakukan semalam ?" Ucap Anisa
Wajah Zahra merona
"Huhh jadi begitu" ucap Anisa
__ADS_1
"Tidak seperti yang kakak bayangkan kok" ucap Aldi
"Baiklah kalau Aldi maunya begitu" ucap Anisa