Kerajaan Kucing

Kerajaan Kucing
Berlatih Di Barak Penjaga Hotel Kerajaan kucing


__ADS_3

"tuan muda apakah Anda berkenan berlatih pedang dengan saya ?"ucap seorang pengawal muda dengan wajah serius


"Tentu saja"ucap Aldi tersenyum


"Dia bukannya anak baru ?"ucap salah satu pengawal berbisik


"Iya dia pengawal baru dari desa kan ?"ucap salah satu pengawal


"Baru masuk dan menjadi pengawal di sini sudah ingin menentang tuan muda apakah dia ingin mati ?"ucap salah satu pengawal


"Dia juga jarang tampak sepertinya dia berlatih sendiri dan dia juga kurang banyak bicara misterius aku juga tidak tahu namanya"ucap salah satu pengawal


"Tidak sopan berani sekali kau menentang tuan muda seperti itu"ucap salah satu pengawal


"Menentang ?"ucap pengawal itu kebingungan


"Saya hanya ingin tuan muda untuk melatih saya berperang"ucap pengawal itu


"Tapi tuan muda hanya boleh berlatih pedang dengan jendral kasta tidak dengan pengawal rendah seperti kita"ucap salah satu pengawal


"Tidak, saya akan berlatih pedang dengan anda. Dimana kita akan berlatih ?"ucap Aldi tersenyum


"Bagaimana kalau di lapangan sana tuan muda ?"ucap pengawal itu


"Baiklah"ucap Aldi


"Tapi sebelum itu bagaimana kalau tuan muda menggunakan pedang ini"ucap kepala pengawal masuk ke dalam barak dan seperti sedang mencari sesuatu


"Ini dia"ucap kepala pengawal membawa pedang yang sangat berkilau tajam dan tampak sangat mencolok


"Emm, saya rasa pedang itu tidak cocok untuk saya"ucap Aldi


"Oh, maaf apakah tuan muda sudah membawa pedang yang lebih bagus dari ini, maafkan kesalahan saya bagaimana mungkin anda ingin memegang pedang yang sudah tersentuh rakyat jelata seperti ini"ucap kepala pengawal


"Tidak, saya rasa pedang itu terlalu berat untuk saya, bagaimana jika saya menggunakan pedang itu saja"ucap Aldi menunjuk pedang kayu yang ada di sarung pedang kepala pelayan


"Ini ?"ucap kepala pengawal


"Yah, apakah tidak boleh ?"ucap Aldi


"Tentu saja boleh tuan muda tapi kenapa anda tidak ingin menggunakan pedang ini "ucap kepala pengawal menunjuk pedang yang mencolok itu


"Saya rasa pedang itu tidak cocok untuk saya"ucap Aldi


"Baiklah kalau begitu tuan muda "ucap kepala pengawal itu menyerahkan pedang kayu sambil menunduk


"Baiklah terimakasih"ucap Aldi tersenyum


"Baiklah dan untukmu ambil pedang yang mencolok itu"ucap Aldi


"Apa!!"ucap seluruh pengawal terkejut


"Kenapa ?"ucap Aldi heran


"Kenapa malah tuan muda yang bertanya kepada kami ?"ucap semua pengawal keheranan


"Hum ?"ucap Aldi


"Tentu saja pedang itu agar kau melatih otot-otot mu "ucap Aldi


"Ta-tapi tuan muda bagaimana mungkin saya menggunakan pedang yang terbuat dari besi sedangkan anda menggunakan pedang dari kayu, ini merupakan pertarungan yang tidak seimbang"ucap pengawal itu


"Hum ? "Ucap Aldi


"Tuan muda kenapa tidak anda saja yang menggunakan pedang besi sedangkan dia menggunakan pedang kayu"ucap salah satu pengawal


"Tuan muda jangan memaksakan diri"ucap salah satu pengawal


"Tuan muda mundur saja biar kami saya yang berlatih pedang dengan orang sombong ini"ucap salah satu pengawal


"Apakah kalian meremehkan saya ?"ucap Aldi

__ADS_1


"Sama sekali tidak tuan muda"ucap seluruh pengawal


"Ta-tapi, ketua apakah tidak apa apa membiarkan tuan muda ?"ucap salah satu pengawal


"Tidak apa apa aku rasa tuan muda bisa mengatasi ini kalian jangan terlalu mengkhawatirkan tuan muda"ucap kepala pengawal


"Kalian diam lihat saja di tepi lapangan"ucap Aldi


"Baiklah!! Tuan muda "ucap semua pengawal


"Baiklah kalau begitu apakah kau sudah siap "ucap Aldi tersenyum


"Siap tuan muda"ucap pengawal itu


"Silakan serang saya dulu"ucap Aldi


"Apa !!"ucap semua pengawal yang menonton


"Apakah anda serius tuan muda ?"ucap pengawal itu


"Tentu saja saya serius, apakah anda meremehkan saya ?"ucap Aldi "ucap Aldi


"Tidak tuan muda"ucap pengawal itu dengan tatapan serius


"Aku sudah lama bermimpi tentang hari ini, berlatih pedang bersama dengan tuan Aldi yang sangat kami banggakan"ucap pengawal itu di dalam hati


"Baiklah tuan muda saya akan menyerang"ucap pengawal itu menghilang


"Wah dia menghilang"ucap semua pengawal


"Dia pengawal baru dan dia juga tertutup jadi tidak banyak orang yang tahu apa kekuatannya ternyata dia memiliki kekuatan yang seperti ini


"Ucap salah satu pengawal berbisik


"Iya aku juga tidak menyangka ternyata dia juga memiliki kekuatan seperti ini"ucap salah satu pengawal berbisik


"Bagaimana mungkin dia bisa memiliki kekuatan seperti ini padahal dia berasal dari desa ?"ucap salah satu pengawal


Tiba tiba sayatan pedang datang dari belakang Aldi dan tiba tiba pedang besi yang di pegang oleh pemanggang Aldi itu terpental


"Apa !!"ucap seluruh pengawal terkejut


"Apakah kau terluka ?"ucap Aldi


"Maaf tuan muda sepertinya saya terkena sayatan pedang kayu anda sedikit saat anda memantapkan pedang saya tadi"ucap penantang itu


"Maaf ya"ucap Aldi


"Tidak apa apa tuan muda ini karena saya terlalu lemah"ucap pengawal itu


"Tidak, anda salah ini karena anda baru pertama kali menggunakan pedang itu Mulai sekarang saya harap pedang itu akan diberikan kepada anda"ucap Aldi


"Apa!!"ucap seluruh pengawal terkejut


"Kenapa, apakah tidak boleh "ucap Aldi


"Tentu saja boleh tuan muda"ucap kepala pengawal


"Baiklah kalau begitu terimakasih"ucap Aldi tersenyum


"Bagaimana tuan muda bisa mengalahkan kekuatan seperti itu tanpa memasang kuda kuda pertahanan maupun kuda kuda menyerang ?"ucap salah satu pengawal berbisik


"Aku rasa tuan muda menggunakan spirit kasta murni dalam pertarungan ini"ucap salah satu pengawal berbisik


"Apa maksudmu"ucap salah satu pengawal berbisik


"Yah, maksudmu tuan muda sama sekali tidak menggunakan lain selain menggunakan spirit kasta"ucap salah satu pengawal berbisik


"Jadi, tuan muda sama sekali tidak menggunakan roh kasta ?"ucap salah satu pengawal


"Yah aku rasa begitu"ucap salah satu pengawal

__ADS_1


"Apakah benar kekuatan spirit kasta bisa sekuat itu ?"ucap salah satu pengawal


"Aku juga tidak percaya, tapi aku rasa tuan muda sudah berlatih dengan sangat keras"ucap salah satu pengawal


"Yah aku rasa juga begitu"ucap salah satu pengawal


"Kita juga jangan kalah kita juga harus menjadi kuat agar bisa melindungi tuan muda"ucap salah satu pengawal berbisik


"Baiklah"ucap salah satu pengawal berbisik


"Em, apakah masih ada yang ingin berlatih pedang dengan saya ?"ucap Aldi


"Apakah tidak apa apa tuan muda ?"ucap kepala pengawal


"Tidak apa apa sekaligus juga saya ingin berlatih dan menambah pengalaman berperang say"ucap Aldi tersenyum


"Baiklah kalau begitu tuan muda apakah saya juga boleh bergabung ?"ucap kepala pengawal


"Boleh "ucap Aldi tersenyum


"Baiklah kalau begitu, saya akan menggunakan seluruh kekuatan saya"ucap kepala pengawal


"Baiklah silakan saja"ucap Aldi


Kepala pengawal mengeluarkan spirit kasta nya dan tampak spirit kasta nya mengeluarkan hawa yang sangat kuat tampak tanah yang sedang bergetar dan beberapa pengawal yang mulai merasakan pusing


"Wah hebat"ucap Aldi terpukau


"Ini mah kekuatan ketua ?"ucap salah satu pengawal


"Baiklah tuan muda saya akan menyerang"ucap kepala pengawal


"Silakan saja "ucap Aldi memasang kuda kuda


"Tuan Aldi memasang kuda kuda tampaknya sekarang tuan Aldi sudah mulai serius"ucap salah satu pengawal berbisik


"Tidak, sejak pertarungan pertama tadi tuan Aldi sudah serius"ucap salah satu pengawal berbisik


"Apa maksudmu ?"ucap salah satu pengawal berbisik


"Coba kau perbandingan pertarungan tadi dengan sekarang"ucap salah satu pengawal berbisik


"Aku rasa pertarungan pertama tadi musuh tuan Aldi langsung menghilang dan pertarungan kedua ini musuh maju dengan kekuatan penuh"ucap salah satu pengawal berbisik


"Yah betul, pertarungan pertama karena musuhnya menghilang tuan Aldi sengaja memperlihatkan celah agar musuh mendekat dan saat musuh mendekat tuan muda langsung memantapkan pedangnya, sedangkan untuk melawan musuh kedua (ketua) ini tuan Aldi memfokuskan pertahanan dan bersiap untuk menyerang karena itu lah tuan muda memasang kuda kuda yang berbeda dan tampak sangat kokoh "ucap salah satu pengawal berbisik


"Tuan muda pintar sekali"ucap salah satu pengawal


"Yah memang julukan pangeran jenius memang bukan hanya sekedar gelar saja"ucap salah satu pengawal berbisik


"Yah taktik strategi ini sudah tuan muda pikirkan matang matang hanya dengan waktu sesingkat ini dan tuan muda juga memikirkan sesuatu yang dapat menguntungkan tuan muda sendiri"ucap salah satu pengawal berbisik


"Baiklah tuan muda terima ini..."ucap kepala pengawal meninju Aldi dengan sekuat tenaga


Aldi tiba tiba menghilang


Tanah bekas tinjuan dari kepala pengawal itu berlubang dan retak


"Wah kalau aku kenal di sana pasti sudah gepeng"ucap salah satu pengawal


"Seram"ucap salah satu pengawal berbisik


"Diamkan tuan muda ?"ucap salah satu pengawal


Aldi tiba tiba berada di belakang kepala pengawal itu dan menendang bagian kaki kepala pengawal itu, sehingga kepala pengawal itu tersungkur dan Aldi langsung menyentuh kan pedang kayu nya kepada kepala pengawal menandakan kemenangan Aldi


"Tuan muda saya menyerah"ucap kepala pengawal


"Baiklah"ucap Aldi tersenyum


"Hebat!!!"ucap semua pengawal

__ADS_1


__ADS_2