
"apakah ada masalah dengan Aldi ?" Ucap Andi
"Maaf yang mulia kami telah salah karena membiarkan tuan Aldi sendirinya " ucap Dayat Herry dan seluruh pengawal pribadi Aldi
"Apakah kalian ingin dipenggal ?" Ucap Andi dengan nada dingin dan tatapan dingin menatap seluruh pengawal Aldi
"Ma-maafkan kami yang mulia jika kami pantas mati maka bunuh lah kami demi tuan muda kami yang mulia, kami rela dan dengan inilah kami akan menebus dosa kami " ucap Herry
"Hoo bagus sekali ucapan kalian ?" Ucap seseorang dengan badan yang kecil badannya hampir seperti Aldi dan dia adalah Wendy sang jendral kasta devisi singa
"Hormat kami kepada jendral" ucap seluruh pengawal pribadi Aldi
"Apakah saya boleh memenggal kepala mereka yang mulia ?" Ucap Wendy
"Shilakan saja" ucap Andi sambil menghancurkan pelindung
"Berani sekali kalian membuat putra mahkota kerajaan kucing mengalami luka sampai separah ini ?" Ucap Wendy dengan suara dan tatapan yang sangat dingin
"Pelindung seperti ini tidak akan bisa melindungi Aldi" ucap Andi memecahkan pelindungnya
"Baiklah pengawal sembuhkan Aldi dengan sihir medis kalian" ucap Andi yang tampak cemas
"Yang mulia kemana anda akan pergi ?" Ucap salah satu pengawal Andi
"Aku akan pergi ke kerajaan domba melihat apakah masih ada petunjuk yang tertinggal di sana" ucap Andi dengan nada yang dingin dan tatapan yang dingin melihat ke belakang
"Maafkan kami jendral kami salah kami siap mati" ucap Herry dan Dayat
"Sebelum kalian mati kalian harus menyesali perbuatan kalian terlebih dahulu dengarkan aku sampai selesai" ucap Wendy dengan wajah dan suara yang dingin menatap mereka
"Kalian tahu aku dan pangeran Aldi sangat dekat, kami seperti saudara yah walaupun aku seperti ini tetapi apa kalian kira aku adalah anak anak ? " Ucap Wendy mengaktifkan spirit kastanya sambil menyimpangkan tangan
Seluruh pengawal Aldi terhempas ke tanah dan mereka tidak bisa bernafas
"A-a-apa yang terjadi apakah ini sungguh spirit kasta ?" Ucap salah satu pengawal
"S-s-sudah berapa lama Anda melatih spirit kasta sampai bisa seperti ini?" Ucap salah satu pengawal
"A-a-apa ini apakah dia monster ?" Ucap Herry di dalam hati
"Iya aku baru ingat devisi singa adalah tempat para monster yang memiliki kekuatan yang kuat dan sihir yang banyak" Ucap salah satu pengawal
"Apa kita akan mati seperti ini" Ucap salah satu pengawal
"Aku bisa saja membunuh kalian seperti ini dengan sangat mudah dan kalian akan mati tersiksa aku rasa ini adalah cara yang sangat pas untuk membunuh para pengecut seperti kalian " ucap Wendy dengan suara dingin dan mata yang kelihatan sangat marah menambah tekanan yang ada
Aldi bangun dari tidur setelah di berikan sihir penyembuh oleh beberapa pengawal Andi dan melihat Wendy yang sedang menyiksa para pengawalnya
"Wendy !!" Ucap Aldi berteriak
"Tuan muda anda jangan berteriak dulu, anda masih belum sembuh total" ucap pengawal itu
"T-t-tuan muda saya hanya menghukum para pengawal tidak becus ini" ucap Wendy
"Mereka tidak membuatku celaka aku hanya ingin sendiri pada saat pesta itu berlangsung dan aku ceroboh ketahuan oleh musuh !!" ucap Aldi berteriak
"Tuan muda anda jangan berteriak nanti luka anda akan ..." Ucap salah satu pengawal Andi
"Wendy lepaskan mereka !!" Ucap Aldi berteriak dengan nada yang tersiak Siak
Herry pun meredam tekanannya
"T-t-tuan muda apakah anda sudah baik ?" Ucap Wendy
"Yah kondisi ku sudah baik !!" ucap Aldi berteriak
Tiba tiba Aldi memuntahkan darah
Dan Aldi terjatuh ke tanah
"T-t-tuan muda" ucap Wendy
"S-s-saya tidak apa apa " ucap Aldi dengan wajah lemas nya
"Baiklah biarkan saya yang merangkul anda sampai ke kereta, tapi sebelum itu saya saja yang mengobati anda dengan sihir penyembuhan saya" ucap Wendy
"W-w-wendy disini tidak bersama devisi ?" Ucap Aldi
"Ya saya hanya sendiri bersama dengan yang mulia" ucap Wendy
__ADS_1
"Ayah juga datang ya" ucap Aldi dengan lemas
"Ya setelah mengetahui anda di serang yang mulia bergegas pergi ke sini
"Pantas saja saya bisa merasakan keberadaan ayah, apakah ayah pergi ke kerajaan domba sekarang ?" Ucap Aldi dengan wajah lemasn ya
"Heh, a-a-apa anda, ehh ya yang mulia Andi sekarang sedang pergi ke kerajaan domba" ucap Wendy
"Mereka itu pembunuh yang terlatih saya rasa mereka tidak akan meninggalkan jejak" ucap Aldi
"Tuan muda anda jangan memaksakan diri anda" ucap Wendy
"Sudah saya sembuhkan sekarang saatnya kita untuk pergi ke kereta" ucap Wendy
"Saya sudah bisa berjalan sendiri kok" ucap Aldi
"Tidak tidak tidak, anda harus pergi dengan saya ayo saya rangkul kan tinggi badan kita sama tuan muda" ucap Wendy tersenyum
"Tidak mau" ucap Aldi lari
"Tuan muda jangan pergi !!" ucap Herry mengerjai Aldi
"Eh iya aku lupa" ucap Aldi bergumam
Aldi berbalik arah dan kembali ke tempat tadi
"Wendy Dayat dan pengawal lainnya maaf ya karena saya kalian terluka" ucap Aldi dengan wajah sedih
"Tidak apa-apa tuan muda justru kami lah yang teledor menempatkan pengawal yang tidak berpengalaman kepada anda" ucap Herry
"Tuan muda cepat sekali larinya " ucap Wendy sambil mengikuti anda kembali ke tempat tadi
Dan sesampainya di tempat itu Wendy melihat Andi yang sedang berbicara dengan para pengawal pribadinya tentu saja Wendy marah karena mereka, Aldi terluka dan saat itu Wendy pun marah
"Tuan muda kenapa kembali lagi ke sini dan kenapa anda berbicara dengan para pecundang itu" ucap Wendy
"Wendy !!" Ucap Aldi
"Ba-ba-baiklah saya tidak lagi mengacau anda jangan berteriak lagi nanti anda muntah darah lagi" ucap Wendy
"Baiklah kalau ada waktu terus kawal saya lagi ya " ucap Aldi meninggalkan mereka dan melambai
Tentu saja mereka terdiam seribu bahasa
"Jika bukan karena tuan Aldi maka kalian semua sudah aku bunuh dan mungkin saja aku siksa dulu" ucap Wendy
"Wendy ayo cepat, katanya mau mengawal saya !!" Ucap Aldi dari depan
"Perbanyak lah latihan kalian dan berlatih lah kalian dengan giat jika kalian ingin mengawal tuan Aldi karena tuan Aldi merupakan jantung kerajaan kucing" ucap Wendy meninggalkan mereka
Para pengawal Aldi hanya terdiam mendengar ucapan Wendy
Mereka tahu betul ucapan Wendy Aldi disebut jantung kerajaan kucing karena Aldi adalah calon raja yang akan memimpin selanjutnya dan seperti yang dimiliki calon raja Aldi memiliki sifat adil dan tidak memandang status sosial hal ini sudah terkenal Samapi ke luar kerajaan kucing
"Baiklah teman teman apakah kita hanya akan menyerah disini ?" Ucap Wendy
"Pengawal terhebat kerajaan kucing apanya" ucap Herry dan Dayat sambil menangis
"Sudahlah besok kita akan pergi ke barak dan kita akan berlatih dengan sangat keras sehingga kita bisa mengawal tuan Aldi sekali lagi" ucap Dayat
"Baiklah besok kita akan melakukan yang terbaik" ucap Herry
"Aku akan bersumpah akan menjadi kuat dan melindungi tuan Aldi " ucap Herry
Di tempat Aldi
"Wendy, kemana ayahanda, apakah masih lama ?" Ucap Aldi
"Sepertinya yang mulia sedang menyelidiki kejadian ini tuan muda" ucap Wendy
"Apakah anda ingin tidur yang mulia ?" Ucap Wendy
"Ya, begitulah saya sangat lelah hari ini" ucap Aldi
"Tidur lah tuan muda saya akan berjaga" ucap Wendy
"Baiklah baiklah" ucap Aldi menutup pintu
Di luar kereta mereka membuat lingkaran yang melingkari kereta Aldi terdiri dari devisi singa
__ADS_1
"Ingat jika pertahanan ini tertembus maka martabat devisi singa akan hancur" ucap Wendy
"Jendral, apakah anda tidak berjaga ?" Ucapan salah satu pasukan devisi singa
"Aku akan berjaga di pintu kereta ini saja" ucap Wendy
Tiba tiba Aldi membuka pintu
"Ada apa tuan muda apakah ada masalah ?" Ucap Wendy
"Yah tidak apa apa apakah Wendy ingin menemani saya berbicara ?" Ucap Aldi
"Humm ?" Ucap Wendy
Wendy melihat kepada pasukan devisi nya dan pasukan devisi nya mengangguk
"Baiklah yang mulia "ucap Wendy
"Baiklah, terimakasih ya" ucap Aldi tersenyum
"Tapi saya ingin berbicara terlebih dahulu kepada bawahan saya" ucap Wendy
"Baiklah kalau begitu" ucap Aldi
Wendy berjalan menuju salah satu pengawal dari devisinya
"Aku serahkan pengawalan luar kepada kalian dan jangan sampai ada satu jenis kuman pun masuk" ucap Wendy
"Baiklah jendral !!" ucap seluruh pengawal dengan lantang
"Baiklah kalau begitu aku akan masuk ke dalam dulu" ucap Wendy
"Baiklah jendral" ucap seluruh pengawal
Wendy masuk ke dalam kereta Aldi dan menutup pintu
Di luar kereta
"Apakah jendral kasta yang lain sudah mendengar hal ini" ucap salah satu pengawal devisi singa
"Yah, aku juga tidak mengetahui hal ini tetapi jika para jendral kasta yang lain tahu bisa gawat" ucap salah satu pengawal devisi singa
"Memangnya kenapa ?" ucap salah satu pengawal devisi singa
"Memangnya kau tidak tahu ?"ucap salah satu pengawal devisi singa
"Dia anak baru" ucap salah satu pengawal devisi singa
"Oh, baiklah akan aku jelaskan pangeran Aldi saat umur 3 tahun sudah bermain dengan 7 jendral kucing , mereka sangat dekat dengan tuan Aldi mereka menganggap tuan Aldi adalah saudara mereka sendiri, dan bisa kau pikirkan saat saudara dan orang tersayang mu terluka apa yang akan terjadi ?" ucap salah satu pengawal devisi singa
"Yah kau juga tahu kan kalau 1 jendral kucing kabarnya bisa menghancurkan 1 kerajaan" ucap salah satu pengawal devisi singa
"Yah mereka bukan orang biasa mereka adalah monster, kau tahu sebelum jendral Wendy bertemu tuan Aldi jendral sangat dingin dan sangat sadis"
ucap salah satu pengawal devisi singa
"Hoi hentikan jendral bisa mendengar kita loh" ucap salah satu pengawal devisi singa
Wendy melihat dari kaca kereta dengan tatapan yang dingin dan tersenyum
"Hii" ucap mereka sambil berdiri tegap
Di dalam kereta
"Tuan Aldi apa yang ingin anda bicarakan" ucap Wendy
"W-w-wendy apakah saya bisa jujur dengan Wendy ?" Ucap Aldi tampak takut
"Apa yang terjadi dengan anda tuan ?" Ucap Wendy tampak bingung dan khawatir
"S-s-sebenarnya.." ucap Aldi
"Aldi apa kau serius akan memberi tahu nya akan masalah ini ?" Ucap suara misterius itu
"Yah aku rasa begitu karena Wendy termasuk orang yang paling aku percaya dan orang yang paling dekat dengan ku" ucap Aldi
"T-t-tuan muda ? Anda sedang berbicara dengan siapa ?" Ucap Wendy
"Baiklah kalau begitu tapi jika dia tidak menjaga mulut akan susah nantinya mungkin kau bisa dibunuh oleh orang dari kasta mu sendiri" ucap suara misterius itu
__ADS_1