
"Baiklah aku akan segera bertindak untuk masalah Aldi "ucap Andi
"Apakah kau akan membereskan masalah ini sendiri ?"ucap kucing putih
"Yah, aku sudah membulatkan tekat ku untuk membunuhnya sendiri"ucap Aldi
"Lalu, kapan kau akan membunuh nya ?"ucap kucing putih
"Aku rasa tidak untuk waktu dekat ini karena dia masih sangat kecil, aku ingin melihat dia tumbuh agak sedikit dewasa"ucap Andi
"Ternyata kau pun tidak bisa secepat itu membunuh Aldi ya ?"ucap kucing putih
"Kau juga sendiri tahu kan kenapa aku tidak bisa membunuh Aldi"ucap Andi
"Yah Aldi memang anak yang sangat baik kepada siapa pun yang dia temui"ucap kucing putih
"Apalagi aku sudah berjanji akan menjadi roh kastanya saat itu"ucap kucing putih
"Kau juga tidak tega membunuhnya kan"ucap Andi
"Yah mau bagaimana lagi jika keturunan dari raja hitam bangkit maka seluruh dunia kasta akan musnah"ucap kucing putih
"Baiklah aku akan membunuhnya tidak secara langsung"ucap Andi
"Hoo, jadi kau akan membunuh anakku dengan perlahan ?"ucap kucing putih
"Maksudku, aku tidak akan langsung membunuh Aldi"ucap Andi
"Hoo, baiklah aku akan mengikuti rencana mu"ucap kucing putih
Sementara itu di tempat Aldi
Saat Aldi keluar dari ruangan Andi tampak Wandy yang menghampiri Aldi
Dengan pakaian lengkap pengawal dan jubah nya
"Tuan muda ? Apakah anda tidak akan pergi ke rapat antar kasta ?"ucap Wandy
"Yah sepertinya begitu, ayahanda tidak mengizinkan saya pergi, karena serangan kemarin"ucap Aldi
"Baiklah tuan muda saya permisi karena harus mengawal yang mulia"ucap Wandy
"Baiklah"ucap Aldi dengan wajah sedih
"Tuan muda ?"ucap Wandy
"Hum ?"ucap Aldi
"Apakah tuan muda rindu kepada nyonya Zahra ?"ucap Wandy
"A-a-apa t-t-tidak j--juga ee mak-maksud saya ..."ucap Aldi yang malu
"Sepertinya anda kembali ceria seperti biasa lagi ya"ucap Wandy
"Huh, dasar"ucap Aldi
"Anda tidak sendiri di hotel ini tuan muda anda bisa pergi ke barak untuk melihat bagaimana penjaga berlatih dan bermain dengan para pelayan kan ?"ucap Wandy
"Wah, Wandy benar juga"ucap Aldi
"Baiklah, apakah anda ingin mengantar yang mulia raja sampai ke pintu gerbang ?"ucap Wandy
"Baiklah"ucap Aldi tersenyum
"Tuan muda senyuman anda sungguh membuat saya semangat hari ini"ucap Wandy
"Baiklah baiklah ayo, kita antar ayahanda ke gerbang"ucap Aldi
Aldi dan Wandy pergi ke ruangan Andi
"Permisi yang mulia bolehkah saya masuk ?"ucap Wandy mengetuk pintu
"Shilakan"ucap Andi
Wandy dan Aldi memasuki ruangan Andi
"Permisi yang mulia sepertinya sekarang sudah waktunya kita pergi"ucap Wandy
"Baiklah mari kita pergi"ucap Andi
"Hum ? Hai kucing putih"ucap Aldi
"Aldi, Kau tidak pergi ke tempat rapat ?"ucap kucing putih basa basi
"Tidak"ucap Aldi
"Baiklah kalau begitu aku permisi dulu"ucap kucing putih masuk ke badan Aldi
"Baiklah mari kita pergi"ucap Andi
"Ayahanda Aldi Kan mengantar ayah ke pintu gerbang "ucap Aldi
"Tidak perlu"ucap Andi dengan dingin
"Kenapa ?"ucap Aldi
"Aldi lebih baik kau belajar menggunakan roh kasta saja sebelum aib keluarga obelia ini sampai kepada publik"ucap Andi
"Baiklah ayahanda"ucap Aldi dengan menunduk kepala
"Em, tuan muda saya pergi dulu"ucap Wandy mengelus bahu Aldi
"Baiklah"ucap Aldi dengan wajah yang tersenyum
"Tuan muda walaupun anda sudah disakiti seperti ini oleh yang mulia anda masih tetap tersenyum" ucap Wandy di dalam hati
"Baiklah cepat Wandy"ucap Andi
"Baiklah yang mulia"ucap Wandy
Aldi dan Wandy keluar dari hotel menuju kereta yang akan di naiki, sementara itu Aldi hanya terdiam melihat kepergian ayahnya dan Wandy
__ADS_1
"Apakah kau tidak enak dengan perkataan tadi ?"ucap Razor
"Eh, perkataan apa maksudmu ?"ucap Aldi tersenyum
"Aku tahu senyummu itu senyum yang palsu"ucap Razor
"Apa maksudmu senyum palsu ?"ucap Aldi
"Yah senyum mu itu tidak tulus dari hati, tidak senyummu itu berasal dari hati yang tidak benar benar bahagia sebagaimana orang tersenyum"ucap Razor
"Iya, sebenarnya aku merasa ayahanda akan mulai bersikap dingin kepadaku mulai dari sekarang "ucap Aldi
"Darimana kau berpendapat seperti itu ?"ucap Razor
"Entahlah, ku rasa ini cuma firasat saja"ucap Aldi
"Jadi, apakah kau akan menatapi kegagalan mu di sini ?"ucap Razor
"Tidak tidak aku akan berjalan jalan saja mencari udara segar"ucap Aldi
"Dengan pakaian seperti itu ?"ucap kucing putih
"Yah kurasa aku akan melepaskan jubahnya saja"ucap Aldi
Aldi pergi ke ruangan pakaian tampak seorang pelayan yang ada di ruangan itu sedang merapikan baju
"Hormat saya kepada yang mulia obelia"ucap pelayan itu
"Terimakasih"ucap Aldi tersenyum
"Tuan muda, apakah anda tidak rapat hari ini ?"ucap pelayan itu
"Aldi coba kau lampiaskan rasa sedihku kepada pelayan itu"ucap Razor
"Yah begitu lah"ucap Aldi tersenyum
"Oh, karena kejadian kemarin ya, saya minta maaf tuan muda "ucap pelayan tersebut
"Tidak apa apa"ucap Aldi tersenyum
"Jadi anda kesini ingin mengganti pakaian ?"ucap pelayan itu
"Tidak saya hanya ingin melepaskan jubah saya saja"ucap Aldi
"Baiklah tuan muda akan saya bantu "ucap pelayan itu
"Em terimakasih"ucap Aldi
"Dengan segala hormat hamba meminta izin untuk menyentuh yang mulia obelia"ucap pelayan itu
"Shilakan"ucap Aldi
"Wah Leher tuan muda putih dan bersih"ucap pelayan itu di dalan hati
" Baiklah tuan muda sudah selesai"ucap pelayan itu
"Terimakasih, kakak pelayan "ucap Aldi tersenyum
"Baiklah kalau begitu saya permisi dulu"ucap Aldi
"Tuan muda bukan saya permisi, tetapi saya pergi dulu"ucap pelayan itu
"Em, baiklah kalau begitu saya pergi dulu"ucap Aldi
"Baiklah tuan muda"ucap pelayan itu
"Jadi Aldi kau sekarang ingin pergi kemana ?"ucap Razor
"Saya rasa saya akan pergi ke barak untuk latihan dengan beberapa pengawal"ucap Aldi
"Hei jangan gunakan kata "saya" gunakan saja kata aku jika begitu akan terasa lebih santai"ucap Razor
"Baiklah baiklah"ucap Aldi
Aldi melewati dapur dan tercium aroma masakan yang sangat enak dan tercium bau manis yang sangat enak sampai membuat perut Aldi berbunyi
"Hum ?"ucap semua pelayan
"Perut siapa yang berbunyi itu ?"ucap salah satu pelayan
"Em, maaf itu perut saya"ucap Aldi masuk ke dapur
"Hormat kami kepada yang mulia obelia"ucap seluruh pelayan
"Tuan muda anda tidak pergi ke kerajaan domba ?"ucap salah satu pelayan
"Iya saya tidak diperbolehkan oleh ayahanda"ucap Aldi
"Eh, iya tuan muda ini kue yang saya janjikan pada malam itu"ucap salah satu pelayan
"Wah kakak masih ingat ?"ucap Aldi tersenyum
"Tentu saja bagaimana mungkin saya lupa jika sedang berjanji kepada anda tuan muda ?"ucap salah satu pelayan
"Wah iya ini juga untuk tuan muda"ucap salah satu pelayan
"Wah ini juga"ucap salah satu pelayan
"Ini juga"ucap salah satu pelayan
"Em, teman teman bukankan tuan Aldi belum sarapan ?"ucap kepala pelayan hotel
"Eh iya benar tuan Aldi belum makan bagaimana mungkin kita memberikan kue ini"ucap salah satu pelayan
"Baiklah saya akan membuatkan Anda sarapan tuan muda "ucap kepala pelayan
"Baiklah terimakasih"ucap Aldi
"Em, tuan muda duduk di sini"ucap salah satu pelayan
"Em, terimakasih"ucap Aldi
__ADS_1
"Tuan muda biar saya ambilkan minum"ucap salah satu pelayan
"Em, terimakasih"ucap Aldi
"Tuan muda apakah anda ingin mencicipi beberapa kue apel untuk pesta ?"ucap salah satu pelayan
"Apakah boleh ?"ucap Aldi
"Tentu saja sebelum dihidangkan sebaiknya anda yang harus pertama kali mencoba kue ini tuan muda"ucap pelayan itu
"Wah, tapi dimana tempat membuat kue itu ?"ucap Aldi
"Kami menggunakan dapur khusus untuk membuat kue itu tuan muda "ucap salah satu pelayan
"Em ?"ucap Aldi
"Baiklah tuan muda kami akan membuat pesta seperti ini apakah boleh ?"ucap salah atau pelayan memberikan kertas
"Emm, baiklah seperti ini saja tidak apa apa"ucap Aldi
"Siapa yang akan membeli bahan di pasar kerajaan domba ?"ucap Aldi
"Saya saja tuan muda karena saya sudah hafal letak letak pasar kerajaan domba"ucap salah satu pelayan menganka"Baiklah Wandy mari kita bersiap siap untuk pergi rapat antar kasta"ucap Aldi
"Wah baiklah kalau begitu"ucap Aldi
"Tuan muda maaf menunggu lama ini Shilakan sarapan anda"ucap kepala pelayan
"Terimakasih"ucap Aldi
"Shilakan dinikmati tuan muda"ucap kepala pelayan
Aldi memakan sarapan yang dibuat oleh kepala pelayan dengan lahap
"Wah tuan muda makan sungguh manis sekali"ucap salah satu pelayan
"Manisnya"ucap salah satu pelayan di dalam hati
"Baiklah teman teman jangan lihat tuan muda makan terus ayo kita bekerja"ucap kepala pelayan
"Wah tuan muda anda sangat manis"ucap salah satu pelayan di dalam hati
Setelah Aldi memakan sarapan itu Aldi kemudian memakan beberapa kue buatan pelayan itu tampaknya kue itu terlalu banyak sampai Aldi tidak bisa menghabiskannya
"Em sepertinya saya tidak bisa menghabiskan kue kue ini bagaimana jika saya bawa ke barak untuk diberikan kepada beberapa pengawal ?"ucap Aldi
"Baiklah tuan muda"ucap semua pelayan
"Baiklah kalau begitu saya permisi dulu"ucap Aldi
"Hati hati di jalan tua muda"ucap seluruh pelayan
"Baiklah"ucap Aldi tersenyum
Sesampainya di barak tampak beberapa pengawal sedang berlatih
"Em permisi"ucap Aldi
"Wah itu tuan muda ?"ucap salah atau pengawal
"Ya itu tuan muda !!"ucap kepala barak
"Hormat kami kepada yang mulia obelia"ucap seluruh pengawal menunduk
"Terimakasih"ucap Aldi
"Ada apa gerangan anda datang ke sini tuan muda ?"ucap kepala barak
"Saya datang ke sini untuk memberikan kue kue ini, dan sekaligus ingin melihat latihan pedang para pengawal "ucap Aldi
"Baiklah tuan muda"ucap kepala pelayan
Aldi dan kepala pelayan
"Sebentar"ucap kepala pelayan
"Ambilkan kursi untuk tuan muda kita, kursi yang paling bagus"ucap kepala pengawal
"Siap"ucap beberapa pengawal
Kursi diletakan berhadapan dengan para pengawal yang duduk di bawah di depan Aldi dan kepala pengawal berada di samping Aldi
"Tuan muda bagaimana kunjungan anda di kerajaan domba ini ?"ucap kepalaku pengawal
"Yah sangat seru dan menyenangkan"ucap Aldi
"Wah baguslah kalau begitu"ucap kepala pengawal
"Jika ada sesuatu yang tidak mengenakan maka kami akan meratakan kerajaan domba yang mulia"ucap salah satu pengawal
"Hahahah"ucap seluruh pengawal terertawa
"Em ini kuenya ayo dimakan"ucap Aldi memberikan kue para pengawal
"Wah terimakasih tuan muda"ucap seluruh pengawal
Para pengawak berebutan untuk mengambil kue yang Aldi berikan
"Tenang semua dapat"ucap Aldi
Setelah kue dibagikan Aldi dan para pengawal duduk dan Aldi menjawab beberapa pertanyaan dari beberapa pengawal yang pertanyaannya seputar istri dan yang lain lain
"Tuan muda anda sangat tampan kenapa tidak ingin memiliki selir yang banyak ?"ucap salah satu pengawal
"Entahlah bagi saya itu Zahra adalah orang yang paling cantik dan paling pas untuk saya"ucap Aldi malu
"Wahh"ucap seluruh pengawal
Setelah tanya jawab semua pengawal melakukan sesi latihan pedang tentu saja dengan menggunakan spirit kasta
Spirit kasta adalah suatu kekuatan sihir yang dimiliki oleh seluruh kasta seperti kasta kucing memiliki spirit kasta kucing spirit kasta tidak sama dengan roh kasta, roh kasta hanya dimiliki oleh para bangsawan dan raja, sedangkan spirit kasta juga dimiliki oleh rakyat jelata tetapi spirit kasta ini tergantung kepada seseorang yang memilikinya semakin baik dan tajam spirit kasta nya maka akan semakin kuat orang itu.
__ADS_1
"Tuan muda apakah anda berkenan berlatih dengan saya ?"ucap salah satu pelayan