Kerajaan Kucing

Kerajaan Kucing
Agresif


__ADS_3

"kepribadian ganda ?"ucap Zahra


"Iya kepribadian ganda"ucap Mirza


"Apa itu kepribadian ganda ?"ucap Zahra


"Sulit untuk di jelaskan tapi intinya kepribadian ganda itu adalah saat seseorang berubah menjadi orang lain dan bertingkah, dan berprilaku seperti orang lain"ucap Mirza


"Apa kau serius ?"ucap Anita


"Yah walaupun ini cuman rumor tapi pangeran Aldi bersikap sangat dingin dengan beberapa putri bangsawan bahkan putri mahkota kerajaan lain loh"ucap Sania


"Ya, saya juga sangat jarang melihat tuan Aldi melihat tuan Aldi mendatangi pertemuan yang dilakukan oleh beberapa bangsawan seumuran kita"ucap Zika


"Huh sudah pukul segini sebaiknya sekarang saatnya kita pulang ke hotel "ucap Sania


"Ya, baiklah kami harus kembali Zahra, dan jangan lupa untuk meminta maaf kepada suami mu itu ya


"Baiklah baiklah kalau begitu saya akan mengantar kalian"ucap Zahra


"Tidak perlu, kami bisa sendiri kalau begitu dah"ucap Mirza


"Hati hati di jalan"ucap Zahra


"Baiklah"ucap Anita, Sania,Mirza,dan Zika


Anita, Sania, Mirza dan Zika pergi keluar bersama pengawal kerajaan untuk mengantar mereka kembali ke hotel kerajaan kucing


"Baiklah sekarang saatnya untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi kepada Aldi"ucap Zahra


Zahra berjalan menuju kamar mereka


Tampak Wandy yang sedang berjaga di depan pintu


"Wandy apakah Aldi ada di dalam ?"ucap Wandy


"Hormat saya kepada yang mulia obelia"ucap Wandy


"Tapi kami belum menikah"ucap Zahra


"Tapi tampaknya hubungan anda dan tuan Aldi pasti akan lancar nona"ucap Wandy


"Baiklah"ucap Zahra


"Silakan masuk nona"ucap Wandy


"Baiklah"ucap Zahra membuka pintu


"Tampak Aldi sedang tidur di atas ranjang


"Zahra sekarang saatnya untuk menjelaskan semuanya kepada suamimu"ucap kelinci biru yang keluar dari badan Zahra


"Spirit kasta ?"ucap Zahra


"Sudah kubilang panggil aku Shasa"saat kita berdua seperti ini"ucap Shasa


"Baiklah"ucap Zahra


"Sudah lama kita tidak berbicara, terakhir kita berbicara bersama adalah saat sebelum kau menikah kan ?"ucap Shasa


"Iya, kemana saja kau selama ini ?"ucap Zahra


"Yah, biasa aku tertidur"ucap Shasa


"Kenapa kau tidak tidur di samping suami mu itu ?"ucap Shasa


"K-kenapa juga harus tidur ini sudah sore, tidurnya nanti saja saat sudah malam"ucap Zahra


"Hooo, jika sudah malam memangnya mau tidur bersama ?"ucap Shasa


"M-memangnya kenapa kami sudah bisa tidur bersama kok"ucap Zahra


"OOO, baiklah bagaimana kalau kau bersikap agresif kepada suamimu sekarang"ucap Shasa


"T-tidak"ucap Zahra


"Zahra suaramu terlalu keras nanti suamimu bisa bangun"ucap Shasa


"H-habisnya Shasha yang mulai"ucap Zahra


"Baiklah baiklah bagaimana kalau begini"ucap Shasa


Tiba tiba Shasha mengambil alih tubuh Zahra


"Hmm, sepertinya berhasil"ucap Shasa yang sudah mengambil alih tubuh Zahra


"Apa yang kau lakukan Shasha "ucap Zahra


"Sudah lah, lihat saja apa yang akan terjadi"ucap Shasa


"J-jangan berbuat macam macam Shasa"ucap Zahra


Tiba tiba tubuh Zahra yang sudah diambil alih oleh Shasa bergerak menuju ranjang, tampak Aldi sedang tidur lelap


Tiba tiba Zahra memeluk Aldi yang sudang tidur


"Sayang bangun"ucap Zahra


"Hmm ?"ucap Aldi membuka mata

__ADS_1


"Mau bangun atau perlu Zahra cium ?"ucap Zahra agresif


"Shasa apa yang kau lakukan !!"ucap Zahra


"Tidak berguna Zahra suaramu tidak akan terdengar oleh suamimu"ucap Shasa


"Zah-"ucap Aldi


"Sst" ucap Zahra menutup mulut Aldi dengan jarinya


"Apa yang terjadi dengan Zahra ?"ucap Aldi


"Zahra, tidak ada waktu untuk bermain main"ucap Aldi mengalihkan tangan Zahra dari mulutnya


"Hoo, apakah Aldi marah pada Zahra?"ucap Zahra


"Tidak"ucap Aldi berdiri dari ranjang dan berusaha menjauh


"Aldi mau lari kemana ?"ucap Zahra menarik Aldi ke ranjang sambil menaiki badan Aldi


"Kenapa Zahra bersikap agresif seperti ini ?"ucap Aldi


"Aldi apakah kau perlu bantuan ku ?"ucap Razor


"Razor apa yang terjadi pada Zahra ini ?"ucap Aldi


"Sepertinya .... Hmm, bagaimana kalau kau ku rasuki ?"ucap Razor


"Rasuki ?"ucap Aldi


"Iya aku memasuki badanmu"ucap Razor


"Baiklah"ucap Aldi


"Shasa keluarlah"ucap Zahra


"Baiklah baiklah, tapi sebelum itu..."ucap Shasha


"Aldi"ucap Zahra mendekat dan ingin mencium Aldi


"Shasa !!"ucap Zahra


"Aku harus mendapatkan kembali kendali tubuhku"ucap Zahra mengumpulkan Sihir


Dan akhirnya Zahra mendapatkan kembali kendali tubuhnya saat hampir Zahra mencium Aldi


Sedangkan Aldi yang sudah dirasuki oleh Razor


"A-a-aldi maaf Zahra tidak sengaja"ucap Zahra


"Maaf, Aldi Zahra pergi dulu"ucap Zahra pergi keluar kamar


"Aldi ?"ucap Zahra


Aldi menaiki badan Zahra dan mencium Zahra dengan agresif


"Aldi"ucap Zahra menangis


"Razor apa yang kau lakukan"ucap Aldi


"Huf ternyata sudah keluar"ucap Razor


"Keluar kau"ucap Aldi


"Maaf Zahra "ucap Aldi berdiri dan memegang wajahnya dan menuju balkon


"Aldi Zahra menangis karena terharu akhirnya ciuman pertama Zahra adalah Aldi"ucap Zahra memeluk Aldi dari belakang


"Tapi lain kali Aldi jangan terlalu agresif ya "ucap Zahra


"Em, Zahra siapa laki laki itu ?"ucap Aldi dengan wajah memerah


"Em ?"ucap Zahra memeluk Aldi semakin erat


"Laki laki yang itu "ucap Aldi dengan wajah semakin merah


"Oh, laki laki yang tadi pagi ?"ucap Zahra


"Iya"ucap Aldi


"Oh, dia adalah pangeran Wawan, pangeran dari kerajaan ayam"ucap Zahra


"Oh"ucap Aldi memerah


"Aldi cemburu ya ?"ucap Zahra


"T-tidak"ucap Aldi memerah


"Zahra sepertinya suamimu cemburu"ucap Shasha kepada Zahra


"Oh, apakah dia tidak apa apa jika kesini lagi "ucap Zahra


"Tidak"ucap Aldi


"Hormat saya kepada yang mulia obelia"ucap pelayan yang berada di luar pintu


"Silakan masuk"ucap Aldi


"Tuan muda, nona sudah waktunya untuk makan malam"ucap pelayan

__ADS_1


"Baiklah saya akan turun, tapi sebelum itu saya akan mandi dulu"ucap Aldi


"Ya,Zahra juga mau mandi dulu"ucap Zahra


"Baiklah tuan muda, nona jika sudah silakan menuju meja makan"ucap pelayan


"Baiklah"ucap Aldi


Setelah selesai mandi Aldi kembali ke kamar


"Zahra belum selesai ya ?"ucap Aldi


"Aldi ?"ucap Zahra membuka pintu


"Zahra baru selesai mandinya ?"ucap Aldi


"Sudah dari tadi kok cuman Zahra belum melihat Aldi saja di meja makan jadi Zahra cari"ucap Zahra


"Oh ?"ucap Aldi mendorong Zahra ke dinding


"A-a-aldi ?"ucap Zahra memerah


"Maaf Zahra Aldi tidak tahan"ucap Aldi


"Hormat saya kepada yang mulia obelia"ucap Wandy


"Tuan muda sudah waktunya untuk turun ke bawah"ucap Wandy sambil membuka pintu


"Wandy"ucap Aldi menatap dengan wajah marah


"M-maaf tuan muda"ucap Wandy


"Baiklah sekarang ayo kita turun Zahra"ucap Aldi memegang tangan Zahra


Aldi dan Zahra menuju meja makan


"Ayahanda belum pulang ?"ucap Aldi


"Belum, mungkin ayahmu masih berada di tempat rapat"ucap Nina


"Oh"ucap Aldi


"Kakak kakak nanti bantu Dinda milih baju untuk pes-"ucap Dinda yang ditahan oleh Andini


"HM ?"ucap Aldi


"Dini ingin pergi ke hotel kerajaan untuk menemui teman kak Zahra"ucap Andini


"Oh, kapan perginya ?"ucap Aldi


"Nanti sehabis makan malam"ucap Andini


"Oh, perlu kakak pergi juga ?"ucap Aldi


"Kakak Aldi dan kak Zahra istirahat saja lagipula kak Aldi kan habis rapat tadi"ucap Andini


"Baiklah"ucap Aldi


"Zahra ingin pergi juga ?"ucap Aldi


"Tidak Zahra ingin istirahat saja"ucap Zahra


"Kak Zahra pasti ingin berduaan dengan kak Aldi setelah sekian lama tidak bertemu"ucap Dini


"Em-itu-ee anu"ucap Zahra memerah


"Dini, jangan begitu"ucap Anisa


"Iya kan habisnya saat kak Aldi pergi ke kerajaan domba kak Zahra tampak terus melamun"ucap Dini


"Sst"ucap Andini


"Baiklah baiklah Aldi sudah selesai makan Aldi kembali dulu ke kamar"ucap Aldi meninggalkan meja makan


"Zahra juga sudah selesai makan terimakasih atas makanannya "ucap Zahra


Zahra dan Aldi kembali ke kamar


Sesampainya di kamar


"Hahh sepertinya Aldi akan tidur awal malam ini"ucap Aldi


"Iya Zahra juga mengantuk"ucap Zahra


"Tapi Zahra Aldi minta maaf ya karena Aldi tidak bisa menepati janji untuk pergi ke kerajaan kelinci"ucap Aldi


"Tidak apa apa Aldi juga kan ada keperluan kerajaan pergi ke kerajaan kelinci bisa kapan kapan saja"ucap Zahra


"Bagaimana kalau lusa kita pergi jika tidak ada acara"ucap Aldi


"Bolehkah ?"ucap Zahra


"Ya tentu saja jika tidak ada acara ya ?"ucap Aldi


"Baiklah"ucap Aldi


"Selamat tidur Aldi"ucap Zahra


"Selamat tidur"ucap Aldi

__ADS_1


Aldi dan Zahra tidur dengan lelap karena kelelahan


__ADS_2