Kerajaan Kucing

Kerajaan Kucing
Saat Itu #4 Last


__ADS_3

orang misterius itu menusuk Aldi dan menghilang


"khhak"ucap Aldi dengan darah yang keluar keluar dari mulutnya


"Kakak !!" Ucap Andini yang menangis


"Andini c-c-cepat lari dari sini !!" ucap Aldi yang masih berdiri dengan satu tangan yang menahan luka yang tertusuk itu


"Ta-Tapi kakak" ucap Andini dengan menangis


"Cepatlah pergi dan cari Wendy,Zaky,Lily,dan kak Anisa !!" Ucap Aldi


"B-b-baiklah kakak tunggu saja" ucap Andini lari


"Kenapa orang orang disini tidak ada, padahal tadi ada banyak orang" ucap Aldi di dalam hati


"Apakah anda terkejut"ucap orang misterius


"Heh dia menggunakan penghalang ya"ucap Aldi di dalam hati


"Baiklah sekarang dimana dimana kau" ucap Aldi


"Pangeran ?" Ucap orang misterius itu yang tiba tiba di depan Aldi


"Siapa kau !!" Ucap Aldi


"Hahahaha aku mendapatkan mangsa yang menarik" ucap laki laki misterius itu


"Jawab aku siapa kau !!" Ucap Aldi


"Sebaiknya aku harus memberitahu nama ku sebelum membunuhmu pangeran"ucap seseorang misterius yang tiba tiba muncul di depan Aldi


"Membunuh ?" Ucap Aldi


"Hahahaha pangeran sepertinya umurmu tidak panjang dengan berat hati saya rasa saya akan membunuh Anda " ucap orang misterius itu


"Membunuh ? Cobalah kalau kau bisa" ucap Aldi


"Heh ? Sungguh pangeran yang sombong"ucap orang misterius itu


"Baiklah kalau begitu aku akan menyerang terlebih dahulu" ucap laki laki itu dengan memegang pedang dan menuju Aldi dengan cepat


Aldi tiba tiba mengambil pedang dari sarung pedangnya


"Hoo" ucap orang misterius itu


"Mari kita lihat seberapa hebat kemampuan berpedang pangeran ini" ucap orang misterius itu


Aldi bertarung pedang dengan orang misterius itu dengan satu tangan dan satu tangan lagi menahan luka


"Gawat aku tidak bisa menahan luka ini lebih lama lagi" ucap Aldi yang tampak mulai lemah


"Apakah sudah selesai berpedangnya pangeran ?" Ucap orang misterius itu


"Cih"ucap Aldi dengan wajah lemah


"Hahahaha anda ternyata tidak berkemampuan pedang ya pangeran !!!"ucap orang misterius itu semakin menyerang Aldi dengan brutal


"Kenapa rasa sakit ini semakin menjadi,kulitku terasa terbakar"ucap Aldi di dalam hati


"Apakah sudah terasa pangeran ?" Ucap orang misterius itu


"Khak"ucap Aldi yang keluar darah di mulutnya


"Wah wah sepertinya racun yang saya berikan sudah berfungsi" ucap orang misterius itu


"Kenapa bantuan lama sekali ?" Ucap Aldi di dalam hati


"Hoo sepertinya anda menunggu bantuan ?"ucap orang misterius itu


"Cih apakah dia tahu apa yang aku pikirkan" ucap Aldi di dalam hati


"Bala bantuan anda sepertinya akan sedikit terlambat atau mereka tidak akan bisa menemui anda dalam keadaan hidup tuan muda"ucap orang misterius itu


"Apa ?"ucap Aldi di dalam hati


"Yah seperti yang anda tahu penghalang yang saya buat ini bukan penghalang biasa,penghalang ini tidak bisa ditembus,dan orang yang ada di dalam penghalang ini bisa saya kendalikan sesuka hati"ucap orang misterius itu


"Heh,jadi karena itu dia tahu apa yang aku pikirkan ?"ucap Aldi


"Hahaha baiklah saya akan memberikan dua pilihan pertama pangeran akan mati di sini dan kedua anda akan pergi dengan saya dan akan saya buat anda menjadi pembunuh seperti say"ucap orang misterius itu dengan tersenyum


"Heh, lebih baik aku mati daripada memilih kedua pilihan itu"ucap Aldi


"Baiklah kalau itu pilihan anda"ucap orang misterius itu


Orang misterius itu kemudian menusuk Aldi dan menancapkan Aldi beserta pedangnya di tanah

__ADS_1


"Khakkk"ucap Aldi sambil darah yang terus keluar dari mulutnya


Tiba tiba penghalang yang dipasang oleh orang misterius itu pecah


"Tuan muda !!"ucap Wendy


"Tidak !!"ucap Zaky,Anisa,Lily dan Andini


"Sialan !!"ucap Wendy yang mengeluarkan spirit kasta dan seluruh tanah retak


Orang misterius itu menghilang


"Kembali kesini kau!!"ucap Wendy yang tampak sangat marah pupil matanya mulai mengecil dan spirit kastanya yang menara bara


"Sialan kau pasti akan kubunuh dengan dengan pedangku ini"ucap Wendy yang tiba tiba mengeluarkan pedang dari badannya


"Cih, kau pikir penghalang seperti ini bisa menghalangiku ?"ucap Wendy


"Pangeran apakah anda baik baik saja ?"ucap Lily


"Uhuk,uhuk"ucap Aldi batuk dan keluar darah dari mulutnya


"Tuan muda anda jangan terlalu banyak bicara dulu,anda berbaring dulu biarkan saya yang menyembuhkan luka anda"ucap Lily


"Tuan muda"ucap Zaky dengan wajah sedih


Wendy berdiri dengan mengeluarkan pedang dari badannya dan tiba tiba menghilang dari Anisa Lily dan Andini yang mengelilingi Aldi untuk melakukan pertolongan dan menggunakan sihir penyembuhan


"Sialan kau orang sialan aku pasti akan membunuhmu dan memenggal kepala mu"ucap Zaky yang tatapannya berubah menjadi liar


"Wahai roh singa api pinjami aku kekuatan dan rasuki lah pedangku dan bakar seluruh musuh yang ada di pandangan ku"ucap Wendy


"Wahai roh cheetah angin pinjami aku kecepatan dari surga dan kejarlah seluruh musuh yang ada di pandangan ku ini"ucap Zaky


"Sialan mereka bisa menggunakan roh kasta ?"ucap orang misterius itu


"Tidak akan kami biarkan kau yang telah melukai tuan muda masih hidup aku akan memenggal kepala mu dan memajang nya di depan museum"ucap Wendy


"Sialan, apakah rumor bahwa seluruh jendral kucing punya roh kasta yang setara dengan raja bangsawan kasta lain ?"ucap orang misterius itu


"Hah kau tidak tahu bahwa itu adalah fakta ?"Wendy yang tiba ada di belakang orang misterius itu


"Apa,sialan !!"ucap orang misterius itu dan menebaskan pedangnya ke Zaky


"Hahahaha Wendy bagaimana sebelum kita membunuh dia kita siksa dulu ?"ucap Zaky


"Hahahaha ide yang bagus sebelum kita kuliti dia kita paku kedua tangannya dan kakinya"ucap Zaky


"Baiklah kita tangkap dia"ucap Wendy


"Baiklah"ucap Zaky


Zaky lekas menebas kaki orang misterius itu kaki orang misterius itu hampir putus


"Zaky,kenapa kau putuskan kakinya "ucap Wendy


"Tenang saja aku tidak memutuskan kakinya aku cuman membuatnya hampir putus supaya dia tidak lari"ucap Zaky


"Sialan kalian pasti akan dibunuh oleh penerus ku "ucap orang misterius itu


"Hoo,orang misterius seperti mu memiliki penerus ?"ucap Zaky


"Bagaimana kalau kita bantai saja seluruh penerusnya Zaky"ucap Wendy


"Hahahaha baiklah mari kita buat dia buka mulut"ucap Zaky


"Baiklah akan kami interogasi kau jika kau tidak bisa menjawab maka satu jari akan kami tusuk menjadi sate"ucap Wendy


"Kalian seluruh jendral kucing memang tidak waras,baik dari kekuatan ataupun dari kewarasan kalian"ucap orang misterius itu


"Hah jadi maksudmu kami tidak waras ?"ucap Zaky dengan tatapan semakin liar


"Zaky Zaky Zaky jangan biarkan dirimu dipengaruhi oleh orang bodoh ini"ucap Wendy sambil menusuk kedua tangan orang misterius itu


"Khhhaaaaaah"ucap orang misterius itu


"Kau pikir ini sudah selesai ? Tentu saja belum "ucap Wendy


"Kau tidak perlu tahu kenapa kami sangat sayang kepada tuan Aldi "ucap Wendy dan Zaky


"Sudahlah mari kita introgasi dia "ucap Wendy


"Siapa yang menyuruhmu membunuh tuan muda ?"ucap Wendy


"Hah kalau adapun aku tidak akan memberitahu kalian"ucap orang misterius itu


"Hoo ?"ucap Wendy sambil menusuk lengan nya

__ADS_1


"Huaaaa !!!!"ucap orang misterius itu menjerit


"Heh sepertinya tidak ada orang yang menyuruhnya,Wendy "ucap Zaky


"Hoo ?"ucap Wendy


"Baiklah apa motifmu melakukan ini ?"ucap Wendy


"Apaa aku tidak mendengarmu"ucap orang misterius itu


"Baiklah"ucap Wendy menusuk satu telinganya


"Huaaaa!!!"ucap orang misterius itu menjerit


"Orang lain tidak akan bisa mendengarmu karena aku sudah memasang pelindung lebih kuat"ucap Wendy


"Jadi kami bebas menyiksa mu"ucap Wendy


Wendy dan Zaky terus menyiksa orang misterius itu sampai mereka berdua memutilasi mayat nya


"Sialan !!! Emosi ku belum terbalaskan aku masih ingin membunuh lagi"ucap Wendy


"Aku juga,darahku terasa panas dan bergejolak"ucap Zaky


Di tempat Aldi


"Dek Aldi dek Aldi apakah kau bisa mendengar kakak ?"ucap Anisa


"Kakak !!"ucap Andini menangis kencang


"Humm ?"ucap Lily meletakan tangannya ke dada Aldi


"Maaf tuan putri sepertinya saya harus membuka baju tuan Aldi untuk melakukan operasi darurat"ucap Lily


"Baiklah Shilakan saja yang penting dek Aldi selamat"ucap Anisa


"Tidak masalah yang penting kakak selamat walaupun harus mengorbankan nyawa saya saya rela"ucap Andini


"Tidak perlu sampai mengorbankan nyawa anda tuan putri saya hanya ingin melihat seberapa parah luka yang di derita tuan muda"ucap Lily


"Ba-ba-baiklah Shilakan"ucap Lily


Lily membuka baju Aldi dan tampak kulit putih Aldi yang sudah penuh oleh darah dan tampak ada luka tusukan di dekat dadanya,tampak juga ada sesuatu di tenggorokan nya


"Sepertinya ini akan mudah"ucap Lily


"Apa ?"ucap Andini


"Yah luka yang diberikan oleh orang misterius itu tidak terlalu parah"ucap Lily


"Tapi bagaimana mungkin luka seperti ini tidak apa apa ?"ucap Andini


"Andini percaya lah kepada kemampuan guru"ucap Anisa


"Baiklah kakak"ucap Andini


"Saya akan melakukan operasi di sini biarkan saya berkonsentrasi"ucap Lily


"Baiklah"ucap Andini dan Anisa


"Wahai roh macan tutul salju aku memanggil kekuatan murni putih mu untuk menyembuhkan tuan ku"ucap Lily


"Tiba tiba seluruh tubuh Aldi yang semulanya penuh oleh darah dan luka tusukan pedang tertutup sempurna seperti sedia kala"ucap Lily


"Sepertinya tuan Aldi sudah normal "ucap Lily


Saat Aldi sudah baikan Wendy dan Zaky kembali


"Kalian sudah kembali ?"ucap Lily


"Yah sudah selesai,bagaimana dengan keadaan tuan muda ?"ucap Wendy


"Yah tuan muda sekarang sudah lebih baik"ucap Lily


"Baiklah"ucap Wendy


"Dan sampai sini saja ceritanya"ucap Wendy


"Wehh masa hanya sampai sini ?"ucap Wandy


"Kemudian saat itu aku dan Wendy bersumpah untuk selalu melindungi tuan Aldi"ucap Wendy


"Yah seluruh jendral juga bersumpah untuk selalu melindungi tuan Aldi


"Kemudian setelah kejadian ini aku dan Lily pun ditugaskan diluar kerajaan"ucap Wendy


"Wah tapi bagaimana mungkin tuan Aldi yang sudah tertusuk pedang bisa di selamatkan oleh jendral Lily ?"ucap Wandy

__ADS_1


"Yah begitu lah"ucap Wendy


__ADS_2