
"Apa maksudmu" ucap Aldi
"Yah kalau dia memang benar adalah orang yang kau percaya aku tidak akan melarang mu" ucap suara misterius itu
"Baiklah aku akan terbuka kepada Wendy" ucap Aldi
"Emm, tuan muda ?" Ucap Wendy yang heran
"Maaf Wendy sebenarnya ada suara misterius yang sedang berbicara dengan saya, suara ini tadi yang membuat saya bisa mengalahkan para pembunuh bayaran itu" ucap Aldi
"Maksud anda anda lah yang telah mengalahkan mereka tuan muda ?" Ucap Wendy yang tampak heran
"Ya saya yang telah mengalahkan mereka" ucap Aldi
"Tapi bagaimana mungkin tuan muda yang tidak memiliki roh kasta dapat mengalahkan pembunuh bayaran yang bahkan jejak nya saja tidak dapat ditemukan" ucap Wendy di dalam hati
"Jadi di mana Anda meletakan mayat mereka tuan muda ?" Ucap Wendy
"Hemm sebenarnya saya telah membuat mereka jadi debu" ucap Aldi
"Haaa ?" Ucap Wendy yang heran
"Yah saya juga tidak tahu tiba tiba tubuh saya memanas dan ...." Ucap Aldi menjelaskan sambil dengan tangan yang gemetar
"Stt baiklah saya akan menyelidiki ini tuan muda" ucap Wendy
"Hmm Wendy, apakah Wendy bisa merahasiakan ini dari orang lain ?" Ucap Aldi
"Tentu saja tuan muda " ucap Wendy
"Wendy apakah seluruh jendral mengetahui hal ini ?" Ucap Aldi
"Yah saya rasa tidak semua jendral mengetahui ini tetapi jika mereka mengetahui anda bisa memikirkan apa yang akan terjadi kan ?" Ucap Wendy
"Yah mereka dari dulu memang selalu berlebihan " ucap Aldi
"Yah mereka melakukan ini juga karena keselamatan anda tuan muda" ucap Wendy
"Yah tapi jangan terlalu berlebihan juga lah" ucap Aldi
"Yah anda kan permata kerajaan kucing jika anda dalam masalah maka seluruh kerajaan kucing akan merasakan dampaknya" ucap Wendy
"Yah, saat dulu saya bermain di kota bawah istana saja yang mengawal saya ada 4 orang jendral" ucap Aldi
"Hahaha iya salah satunya kan saya tuan muda " ucap Wendy
"Iya saya sampai kerepotan karena saya tidak bisa leluasa pergi kemana mana" ucap Aldi
"Tapi anda memang sangat mencolok tuan muda dengan wajah anda yang tampan dan imut tentu saja membuat orang sangat ingin menemui anda" ucap Wendy
"Tapi saya juga rindu kepada jendral kasta yang lain" ucap Aldi
"Yah mau bagaimana lagi setelah anda berumur 6 tahun kami ditugaskan di luar kerajaan" ucap Wendy
"Yah saya ingin sekali reuni dengan 7 jendral kasta" ucap Aldi
"Jika anda mau saya bisa saja menyuruh mereka kembali tuan muda" ucap Wendy
"Benarkah ?" Ucap Aldi yang tampak gembira
"Wajah tuan Aldi kalau sedang gembira memang sangat imut" ucap Wendy
"Tentu saja" ucap Wendy
"Tapi para jendral pasti sedang sangat sibuk kan ?" Ucap Aldi yang tampak khawatir
"Yah saat ini kami memang sangat sibuk karena kami menyelidiki beberapa kerajaan yang tumornya sedang mempersiapkan perang untuk melawan kerajaan kita" ucap Wendy
"Hum, jadi begitu jadi para jendral tidak bisa lagi bertemu dengan saya ?" Ucap Aldi dengan nada kecewa
"Ta-ta-tapi jika anda menyuruh kami untuk berkumpul kami tidak bisa menolaknya tuan muda" ucap Wendy
"Yah bagaimana pun itu kan perintah ayahanda perintah raja kan mutlak dibanting perintah saya" ucap Aldi semakin kecewa
"Hii sial aku malah membuat suasana menjadi begini" ucap Wendy di dalam hati
__ADS_1
"Tapi yang mulia apakah anda ingin bertemu dengan salah satu jendral ?" Ucap Wendy
"Tidak, nantinya malah akan merusak konsentrasi mereka sja" ucap Aldi dengan kecewa
"Sialan ini salah ku karena telah membuat tuan Aldi berharap, mati aku kalau tuan Aldi sudah kecewa akan susah mengembalikan semangatnya seperti biasa" ucap Wendy di dalam hati
"Eh iya sejak dulu saat ada anda mereka tidak bisa fokus menjalankan misi loh tuan muda " ucap Wendy
"Hmm ?" Ucap Aldi
"Yah saat ada anda mereka selalu memikirkan anda sampai mereka lupa akan misi mereka" ucap Wendy
"Yah kalau di pikir pikir sih wajar saja kerena mereka bersama pangeran yang tampan dan imut " ucap Wendy
"Hahaha ada ada saja Wendy ini" ucap Aldi tertawa riang
"Sepertinya aku sudah berhasil mengembalikan semangat tuan muda seperti biasa" ucap Wendy di dalam hati
"Emm Wendy apakah seluruh jendral sudah tahu kalau aku sudah bertunangan ?" Ucap Aldi
"Saya rasa tidak" ucap Wendy
"Hmm" ucap Aldi
"Yah kalau dia sampai tahu bisa gawat tuan muda" ucap Wendy
"Yah kalau dia tahu bisa jadi..." Ucap Aldi
"Yah jendral bodoh itu memang tergila gila dengan anda sih " ucap Wendy
"Yah saya juga pertama Tama heran kenapa ada jendral perempuan di kerajaan" ucap Aldi
"Yah memang ada 2 jendral perempuan di devisi" ucap Wendy
"Hhh mereka juga ditugaskan keluar kerajaan ya " ucap Aldi
"Hmm apakah para pengawal saya akan di berhentikan menjadi pengawal saya ?" Ucap Aldi
"Yah saya menyuruh mereka untuk kembali ke barak agar bisa mengasah kemampuan mereka kembali" ucap Wendy
"Jadi siapa yang akan menjadi pengawal saya saat ini ?" Ucap Aldi
"Apa !!" Ucap Aldi berteriak
"Tuan muda tidak perlu terkejut apakah anda tidak senang karena di kawal oleh jendral terkuat ini ?" Ucap Wendy
"Ta-ta-tapi bagaimana mungkin Wendy akan menjadi pengawal saya ?" Ucap Aldi
"Lebih tepatnya kepala pengawal" ucap Wendy
"Ta-ta-tapi bagaimana dengan ayahanda bukannya Wendy bertugas mengawal raja ?" Ucap Aldi
"Urusan raja saya menyuruh adik kembar saya untuk mengawalnya " ucap Wendy
"Humm, Adik kembar ? " Ucap Aldi
"Yah adik kembar saya " ucap Wendy
"Setelah saya memberitahukan kalau dia akan mengawal raja dia sangat senang" ucap Wendy
"Dan saya bilang saya yang akan mengawal pangeran dia sangat marah" ucap Wendy
"Memangnya kenapa ?" Ucap Aldi
"Yah sebenarnya dia yang ditugaskan untuk mengawal Anda yang mulia" ucap Wendy
"Lalu ?" Ucap Aldi
"Tapi saya menolak dan mengajukan pertukaran " ucap Wendy
"Hmm ?" Ucap Aldi heran
"Seperti yang saya bicarakan dia yang mengawal yang mulia dan saya yang mengawal Anda " ucap Wendy
"Hii, memang saudara yang jahat ya " ucap Aldi
__ADS_1
"Yah setelah mengetahui hal itu dia sangat marah kepada saya" ucap Wendy
"Tapi saya tidak pernah mendengar Wendy mempunyai saudara, apalagi saudara kembar" ucap Aldi
"Yah saudara kembar saya memang tidak persis seperti saya" ucap Wendy
"Hmm, Maksudnya ?" Ucap Aldi heran
"Yah kami lahir bersamaan tetapi wajah kami dan yang lain lain lah tidak sama" ucap Wendy
"Jadi ? Saudara Wendy itu adalah perempuan ?" Ucap Aldi
"Tidak, bukan begitu" ucap Wendy
Tiba tiba ada seseorang yang membuka pintu kereta Aldi
"Kakak tugasmu hanya bersantai saja ?" Ucap orang itu
Setelah melihat Aldi dia hanya bisa terdiam
"Wandy, jaga sopan santun mu kepada pangeran" ucap Wendy
"Pangeran ?" Ucap Wandy
"Perkenalkan tuan muda nama saya adalah Wandy, adik dari jendral kucing devisi singa dan wakil jendral dari devisi singa" ucap Wandy ucap seorang ksatria yang memiliki badan yang tegap tinggi wajahnya memang seperti Wendy tetapi postur badan mereka berbeda
"Jadi kalian adalah saudara kembar ?" Ucap Aldi
"Iya begitulah" ucap Wendy
"Yah" ucap Wandy
"Ta-ta-tapi jelas jelas berbeda" ucap Aldi
"Yasudah lah kita urusan ini kita bahas lebih mendalam nanti saja tuan muda" ucap Wendy
"Sekarang, jadi kalau kau sudah ada di sini berati yang mulia sudah kembali dari kerajaan domba menyelidiki hal yang terjadi ?" Ucap Wendy
"Tidak, ucap Wandy
"Apa maksudmu" ucap Wendy
"Yang mulia menyuruh kami untuk kembali yang mulia ingin menyidiki ini sendiri " ucap Wandy
"Lalu kalian hanya berkata iya ?" Ucap Wendy
"Yah begitu lah karena yang mulia yang memintanya kan segala permintaan yang mulia itu mutlak" ucap Wandy
"Yah benar juga sih" ucap Wendy
"Yang mulia meminta kita untuk memperketat penjagaan untuk pangeran kita" ucap Wandy
"Yah kalau itu sih mudah" ucap Wandy
Sementara itu di kerajaan domba
"Wah yang mulia Andi de obelia lembu ?" Ucap salah satu tamu
"Apakah anda ingin menikmati pesta ini sekali lagi yang mulia ?" Ucap salah satu tamu
"Apakah anda ingin berdansa dengan saya yang mulia ?" Ucap salah satu tamu
"Apakah anda ingin menginap di sini yang mulia ?" Ucap salah satu tamu
"Sepertinya kerusakan di sini tidak terlalu parah malah bisa di bilang tidak ada para tamu di sini pun tidak ada ya g menyadari bahwa sedang ada pertempuran di luar ? Ucap Andi, bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi ? Humm ?" Ucap Andi bingung
"Yang mulia pergi di sini tidak bersama para pengawalnya ?" Ucap salah satu tamu berbisik
"Apa kau bodoh yang mulia kerajaan kucing itu bisa saja membunuh satu kerajaan dalam satu hari satu malam jika dia mau " ucap salah satu tamu berbisik
"Lalu kenapa yang mulia masih membawa pengawal jika yang mulia sekuat itu ?" Ucap salah satu tamu berbisik
"Yah membawa pengawal itu sebenarnya hanya untuk formalitas" ucap salah satu tamu
"Hah aku baru sadar para pembunuh itu aku rasa memanfaatkan didinding di sini yang kedap suara untuk melakukan penyerangan pantas saja Andi ada di hutan untuk mencegah pesta ini hancur dan mencegah kekacauan di pesta ini tapi tunggu dulu aku merasakan kekuatan ... Apa ini kekuatan yang sangat mengerikan arahnya dari arah sini " ucap Andi terkejut
__ADS_1
"Ingin kemana yang mulia ?"ucap salah satu tamu
"Humm balkon ?" Ucap Andi