
"sudah kuduga ini yang akan terjadi"ucap Andi
"Jadi kau sudah tahu bahwa anakmu adalah raja hitam selanjutnya tapi kau tidak langsung membunuhnya ? Kurasa kau sangat menyayangi anakmu"ucap Razor
"Cih, aku sengaja membiarkannya hidup dan bersatu denganmu sampai perang suci terjadi"ucap Andi
"Jadi kau sama sekali tidak ada perasaan terhadap anak mu ?"ucap Razor
"Memangnya kenapa orang tidak diterima oleh roh kasta lain selai dirimu adalah orang yang terkutuk dan sudah diterima sebagai satan generasi ini"ucap Andi
"Jadi kau sama sekali tidak ada perasaan apapun dengan anakmu ya ?"ucap Razor
"Hah aku sudah menganggap dia bukan anakku karena dia bersekutu denganmu"ucap Andi
"Cih"ucap Razor
"Jangan bilang kau belum memberi tahu bahwa kau adalah raja hitam sang satan ?"ucap Andi
"Diam !!"ucap Razor dan tanah yang mereka injak bergetar dan pohon pohon yang ada di sekitar mereka berjatuhan
"Apa yang Aldi pikirkan setelah tahu bahwa kau adalah raja hitam ?"ucap Andi
"Kurasa dia akan membiarkan kepalanya aku penggal tanpa perlawanan"ucap Andi
"Lebih baik kau diam sebelum aku mencabut lidahmu"ucap Razor
"Hoo, ini sepertinya bukan sifat seorang raja hitam yang sebenarnya, jadi kau menganggap Aldi sebagai apa ? Bukan sebagai wadah yang tak berguna seperti dalam kisah, atau sebagai budak ?"ucap Andi
"Aku tidak peduli lagi dengan perang suci lebih baik aku membunuhmu sekarang"ucap Razor menyerang Andi dengan cakar yang tiba tiba keluar dari badan Aldi yang sudah dirasuki Razor
"Hoo ?"ucap Andi
"Sepertinya lumayan baiklah kalau begitu keinginanmu"ucap Andi tiba tiba rambut Andi berubah menjadi putih keemasan,mata emas,sayap putih keemasan dan cakar putih
"Kau ingin membunuhku ayahnya ? Lalu apa yang Aldi akan pikirkan kepadamu ?"ucap Andi menangkis serangan itu dengan cakarnya
"Kau !!"ucap Razor
"Dia sudah berada di tahap paling tinggi dalam pengendalian roh kasta kucing putih kurasa tidak pernah dalam sejarah reinkarnasi raja putih yang lebih tinggi dari orang ini"ucap Razor di dalam hati
"Dia pasti akan menyebutmu pembunuh"ucap Andi
"Cih"ucap Razor
"Lebih baik kau yakinkan Andi sampai perang suci tiba"ucap Andi tiba tiba menghilang
"Cih"ucap Razor
"Aku akan menunggumu sampai perang suci tiba sampai saat itu kau yakinkah Aldi atau dengan hipnotismu yakinkan dia"ucap Andi meninggalkan Razor dan menghilang
"Aku rasa aku harus menceritakan ini kepada Aldi yang sebenarnya dan juga harus membuat Aldi menerima ku"ucap Razor
"Pertama tama aku harus membuat Aldi kembali seperti semula, sebaiknya aku pergi ke istana dulu"ucap Razor
"Teleportasi"ucap Razor yang kemudian menghilang
Sesampainya di depan istana
"Fuuh, aku harus membuat Aldi tidak mengingat apa yang terjadi malam ini"ucap Razor
"Dan juga aku harus kembali ke bentuk Andi semula"ucap Razor
Tanduk dan sayap yang ada di tubuh Aldi kemudian menghilang
"Tuan muda apa yang anda lakukan di luar ?"ucap salah satu pelayan
"Ini, saya hanya mencari angin segar dan menenangkan pikiran dan saya lihat bulannya indah juga jadi saya ingin melihatnya lebih lama"ucap Razor
"Tuan muda tidak baik di luar dengan pakaian setipis itu anda bisa masuk angin"ucap salah satu pelayan keluar membawakan selimut
"Tidak perlu saya juga akan masuk kok"ucap Aldi
"Baiklah tuan muda saya mengerti"ucap pelayan itu
Sesampainya di istana
"Baiklah aku sudah masuk ke dalam sekarang saatnya aku untuk melepaskan Aldi"ucap Razor
Sesampainya di depan pintu kamar
Pintu kamar terbuka dan tampak Zahra yang keluar
"Aldi ?"ucap Zahra yang masih setengah sadar
"Zahra apa yang Zahra lakukan ?"ucap Razor terkejut
__ADS_1
"Cih aku akan meladeninya terlebih dahulu sebelum melepaskan Aldi "ucap Razor
"Zahra bangun dan tidak melihat Aldi apa yang Aldi lakukan, kemudian firasat Zahra tidak enak lalu Zahra mencari Aldi Zahra khawatir Aldi kenapa Napa"ucap Zahra berbicara dengan cepat dan tampak sangat khawatir
"Zahra sayang ~ jangan khawatir Aldi pasti akan ada di samping Zahra, akan selalu di samping Zahra, dan akan kembali kepada Zahra jadi Zahra jangan khawatir ya"ucap Razor mencium kepala Zahra
"Baiklah, tapi Aldi janji tidak akan kemana mana lagi kan ?""ucap Zahra menatap Aldi dengan wajah khawatir
"Tentu saja tidak, tadi Aldi hanya pergi keluar mencari udara segar dan melihat bulan kok"ucap Razor
"Tapi dilihat dari balkon kan bisa"ucap Zahra
"Tapi sebelum melihat bulan Aldi tadi sempat makan dulu"ucap Razor
"Dih alasan"ucap Zahra
"Tapi Zahra, wajah Zahra bangun tidur lucu juga ya, rambut yang masih acak acakan, dan mata yang masih agak sawi"ucap Razor tersenyum
"Ih~ Aldi jangan begitu"ucap Zahra malu dan kembali ke ranjang dengan cepat
"Tinggu"ucap Razor memegang tangan Zahra
"Mau apa lagi"ucap Zahra
"Cium dulu"ucap Razor
"Sepertinya kekuatanku sudah banyak terkuras"ucap Razor
"A-a-aldi "ucap Zahra malu
Aldi pingsan dan Zahra dengan cepat menangkapnya
"Aldi ada apa ?"ucap Zahra
"HM ? Sepertinya Aldi ketiduran lebih baik aku membawanya ke ranjang"ucap Zahra
"Tapi wajah tidur Aldi juga tidak kalah lucu dan tampak kok"ucap Zahra memegang megang pipi Aldi
-Keesokan harinya-
Pagi hari sekali
"Hormat saya kepada yang mulia obelia"ucap kepala pelayan yang ada di luar kamar Aldi dan Zahra
"Baiklah silakan masuk"ucap Zahra
"Nona anda dan tuan muda diperintahkan oleh yang mulia raja untuk pergi ke hotel internasional kerajaan kucing"ucap kepala pelayan
"Pukul berapa ?"ucap Zahra
" pukul 09.00 pagi pas "ucap kepala pelayan
"Sekarang pukul berapa ?"ucap Zahra
"Sekarang pukul 5 : 50 nona"ucap kepala pelayan
"Baiklah kalau begitu saya akan turun dan makan, Aldi jangan dibangun kan dulu ya Aldi tampak sangat kelelahan semalam jadi biarkan Aldi istirahat sebentar lagi"ucap Zahra
"Baiklah nona"ucap kepala pelayan
"Apakah nona ingin makan di bawah ?"ucap kepala pelayan
"Iya" ucap Zahra bangkit dari ranjang
"Baiklah kalau begitu boleh kah saya ikut mendampingi nona ?"ucap kepala pelayan
"Tentu dengan senang hati"ucap Zahra
"Baiklah nona kalau begitu"ucap kepala pelayan
Sesampainya di meja makan
"Saya akan berbicara pada koki untuk membuatkan masakan anda nona anda tunggu di sini saja nona "ucap kepala pelayan
"Tapi saya tidak perlu.."ucap Zahra
"Nona ini merupakan kewajiban saya "ucap kepala pelayan
"Baiklah"ucap Zahra
"Yah para pelayan kerajaan kucing terlalu kompeten si jadi selama aku di sini aku tidak pernah melakukan pekerjaan sendiri semua selalu dibantu oleh pelayan, dari mulai makanan,minuman,baju,dan tempat tidur selama di sini aku hanya makan, tidur, saja apa aku tidak gendut nantinya ya sepertinya aku harus olahraga"ucap Zahra
"Baiklah nona ini adalah makanan untuk sarapan pagi anda menu spesial untuk hari ini"ucap kepala pelayan
"Baiklah terimakasih"ucap Zahra
__ADS_1
Para pelayan berbaris di belakang kursi makan Zahra selalu sigap saat Zahra memerlukan sesuatu
"Nona, maaf lancang tapi kenapa tuan muda tidak ikut makan bersama anda"ucap salah satu pelayan
"Yah Aldi tampak sangat lelah semalam"ucap Zahra
"Tuan Aldi lelah jangan jangan nona dan tuan semalam..."ucap salah satu pelayan
"Kyaa~"ucap beberapa pelayan
"Nona selamat ya"ucap beberapa pelayan
"Tidak ku sangka tuan muda kita sudah besar dan nona menjadi yang pertama bagi tuan muda"ucap salah satu pelayan
"Bukan itu maksud saya tapi...."ucap Zahra
"Kyaa~"ucap beberapa pelayan
"Kalian diamlah !"ucap kepala pelayan
"Siap"ucap seluruh pelayan
"J-j-jadi nona apakah itu benar ?"ucap kepala pelayan
"Tidak"ucap Zahra
"Sudahlah saya ingin cepat makan dan bersiap siap"ucap Zahra
"Ngomong ngomong kemana yang lain ?"ucap Zahra
"Yang mulia raja ratu dan para putri sudah pergi ke hotel"ucap kepal pelayan
"Baiklah kalau begitu saya sudah selesai apakah saya bisa minta satu lagi makanan untuk membawakannya kepada Aldi ?"ucap Zahra
"Tentu saja nona"ucap kepala pelayan
"Apakah perlu saya yang membawakannya ?"ucap kepala pelayan
"Tidak saya saja yang membawakannya"ucap Zahra mengambil piring dan pergi ke kamar
"Enak ya jadi pengantin baru"ucap salah satu pelayan
-Sesampainya di kamar-
"Aldi Zahra membawakan makanan"ucap Zahra
"Emm ?"ucap Aldi yang setengah sadar
Zahra pun mendekat ke ranjang dan meletakan makanan di meja dekat ranjang mereka
"Aldi bangun"ucap Zahra berbisik di telinga Aldi
"Emm ?"ucap Aldi
"Baiklah kalau begitu tidak ada pilihan lain"ucap Zahra malu
Zahra mendekat ke Aldi dan berusaha mencium bibir Aldi dengan berlahan
"Zahra ?"ucap Aldi membuka mata terkejut
"A-a-aldi sih tidak bangun bangun"ucap Zahra
"Maaf, Aldi merasa lelah sekali tapi Zahra berani sekali ya"ucap Aldi
"Ih, sudahlah ini makanan Zahra bawakan dari dapur"ucap Zahra
"Tapi Zahra..."ucap Aldi
"Kenapa ?"ucap Zahra khawatir
"Suapkan ya"ucap Aldi membuka mulut
"Emm baiklah"ucap Zahra tersenyum
Setelah makan dan bersiap
Pukul 08:50
Aldi dan Zahra mengenakan baju bangsawan kerajaan kucing dan pergi ke hotel kerajaan
"Zahra cantik ya menggunakan baju kerajaan"ucap Aldi
"Aldi juga tampan kok"ucap Zahra malu
Sesampainya di hotel sudah ramai orang yang berkumpul
__ADS_1