
"sudah pukul berapa ini ?"ucap Aldi yang bangun dari ranjang
"Duh laparnya"ucap Aldi
"Aldi kau sudah bangun ?"ucap Razor
"Ya begitulah kau belum tidur, biasanya kau selalu tidur"ucap Aldi
"Jika kau tidur bagaimana aku bisa tidur"ucap Razor
"Iya iya"ucap Aldi
"Baiklah kalau begitu aku tidur dulu"ucap Razor
"Baiklah"ucap Aldi
"Sepertinya ini sudah agak larut apakah masih ada makanan di dapur ?"ucap Aldi
Aldi keluar kamar dan berjalan menuju dapur tampak tidak ada pelayan sedikitpun di Selasar menuju dapur
"Tumben sekali tidak ada pelayan di Selasar biasanya pasti ada 2 atau 3 pelayan atau biasanya pengawal yang melintas di sini setiap malam"ucap Aldi
"Yasudah lah, mungkin saja ada pelayan di meja makan"ucap Aldi
Sesampainya di meja makan
"HM ? Kenapa tidak ada pelayan satu pun di meja makan ?"ucap Aldi
"Yasudah lah lebih baik aku membuat makanan sendiri"ucap Aldi bergumam
Aldi berjalan menuju dapur dan tampak dapur yang sedang sepi
"Tumben sekali biasanya dapur sangat ramai setiap kali aku ke sini dari dulu aku kecil setelah latihan berperang saat selalu ke sini para pelayan selalu menyambut ku dengan wajah yang hangat dan selalu membersihkan baju atau pipi ku sehabis belajar "ucap Aldi dengan wajah sedih
"Sudahlah lebih baik aku membuat makanan sendiri"ucap Aldi
"Baiklah bahan apa saja yang ada di sini"ucap Aldi membuka lemari penyimpanan bahan makanan
Tiba tiba Aldi merasakan ada keberadaan orang
"Siapa di sana ?"ucap Aldi dengan tatapan tajam
"Hormat kami kepada yang mulia obelia"ucap beberapa pelayan
"Kenapa tuan muda membuat makanan sendiri ?"ucap salah satu pelayan
"Ya tidak ada pelayan yang ada sekali kali saya juga ingin membuat makanan sendiri"ucap Aldi
"Tuan muda bagaimana jika pisau melukai tangan anda yang indah dan mulus , bagaimana jika api dari kompor mengenai bulu mata anda yang indah, bagaimana jika panas dari kompor membuat wajah anda yang putih bersih menjadi hitam bagai mana jika ...."ucap salah satu pelayan
"Tidak apa apa, jangan terlalu khawatir"ucap Aldi
__ADS_1
"Tuan muda kenapa anda tidak mengetuk pintu kamar para pelayan saja"ucap salah satu pelayan
"Biasanya saya berjalan di Selasar pasti ada saya berjumpa dengan beberapa pelayan dan di ruang makan saya pasti bertemu dengan pelayan apalagi di dapur saya pasti bertemu dengan pelayan di sini jadi saya tidak mengetuk kamar pada pelayan saya kira para pelayan pasti sudah sangat letih mengurus istana ini "ucap Aldi
"Tuan muda, kami tidak pernah letih mengurus istana ini, kami tidak pernah lelah, jika kami lelah melihat senyum tuan muda, para nona,yang mulia ratu dan juga yang mulia raja itu adalah bayaran yang paling bernilai bagi kami"ucap salah satu pelayan
"Tapi tuan muda kenapa wajah anda tampak agak sedih ?"ucap salah satu pelayan
"Yah saya biasanya tidak pernah melihat istana sepi tiba tiba menjadi sepi apalagi dapur biasanya dipenuhi pelayan yang selalu menyambut saya dengan hangat tidak ada satu pun saya merasa...."ucap Aldi
"Tuan muda tenang lah kami tidak akan pergi kemana pun kami akan selalu bersama tuan muda dan keluarga yang mulia kami bersumpah atas nama kami dan bersumpah atas nama darah kasta kucing kami"ucap salah satu pelayan memeluk Aldi
"Curang aku juga mau memeluk tuan muda"ucap salah satu pelayan
"Tuan muda saya tahu memeluk anda tanpa bertanya pasti perbuatan yang lancang saya siap menerima hukumannya"ucap pelayan yang memeluk Aldi
"Sudah lah setelah di peluk saya merasa agak baikan kok"ucap Aldi tersenyum
"Tuan muda apakah anda mau kami buatkan makanan ?"ucap beberapa pelayan
"Iya tentu tapi saya ingin tetap berada di dapur"ucap Aldi
"Tidak tuan muda anda tidak boleh membantu kami"ucap beberapa pelayan
"Saya bukannya mau membantu tapi saya ingin melihat bagaimana para pelayan bekerja "ucap Aldi tersenyum
"T-t-tuan muda"ucap salah satu pelayan ingin memeluk Aldi
"HM ?"ucap Aldi
"Mau peluk ?"ucap Aldi membuka tangannya
"Tuan muda baik sekali"ucap pelayan itu memeluk Aldi
"Melihat tuan muda yang sekarang saya teringat saat tuan muda kecil dulu"ucap salah satu pelayan
"HM ?"ucap Aldi
"Ya dulu saat tuan muda kecil, para pelayan diam diam memeluk anda bahkan mencium pipi anda diam diam"ucap salah satu pelayan
"Tapi pasti yang mulia raja dan yang mulia ratu sudah tahu akan hal ini, tapi yang mulia berpura pura tidak tahu yang mulia juga pasti menganggap ini tidak mengancam jiwa tuan muda"ucap salah satu pelayan
"Hmm, benarkah ?"ucap Aldi
"Iya ngomong ngomong makanan anda sudah siap tuan muda"ucap salah satu pelayan
"Wah terimakasih"ucap Aldi
"Saya bawakan ke meja makan anda tidak perlu membawanya"ucap salah satu pelayan
"Terimakasih"ucap Aldi
__ADS_1
"Iya tuan muda kami akan selalu memberikan yang terbaik untuk anda dan keluarga anda"ucap salah satu pelayan
Setelah makan
"Makanannya enak sekali terimakasih"ucap Aldi
"Tentu tuan muda "ucap Aldi
"Kami akan mengawal tuan muda sampai di kamar"ucap semua pelayan
"HM ?"ucap Aldi melihat
"Tenang saja tuan muda kami kan sudah di bekali dengan kekuatan yang setara dengan para kesatria"ucap salah satu pelayan
"Baiklah jika begitu"ucap Aldi
Para pelayan berjalan di belakang Aldi
Sesampainya di kamar
"Terimakasih"ucap Aldi
"Sama sama tuan muda kami akan kembali ke kamar kami untuk melanjutkan istirahat kami sampai jumpa tuan muda"ucap semua pelayan melambai kepada Aldi
Aldi menutup pintu kamarnya
Aldi menuju balkon kamar dan merenung sesaat
"Betapa beruntungnya aku hidup di lingkungan istana kerajaan kucing"ucap Aldi
"Beruntungnya aku hidup dikelilingi harta dan kepuasan apapun bisa ku beli"ucap Aldi
"Beruntungnya aku hidup dengan orang orang yang baik dan rela mati untukku"ucap Aldi
"Tapi apakah semua itu akan direnggut dari ku suatu hari nanti ?"ucap Aldi
"Aku rasa begitu"ucap Razor
"Razor apa kau sudah bang...."ucap Aldi tertidur
"Aldi kau tidur dulu aku akan mengambil alih tubuhmu sementara"ucap Razor
"Baiklah ini tanda dari raja putih untuk bertemu denganku"ucap Razor yang mengambil alih badan Aldi
"Tapi aku rasa aku akan membuat sedikit perubahan bada badan Aldi"ucap Razor
Tiba tiba muncul tanduk satu hitam di kepala Aldi sebelah kiri, mata Aldi sebelah kiri berubah dari yang silver berubah menjadi hitam dan merah, kemudian muncul satu sayap seperti sayap iblis tetapi berwarna hitam
"Sudah saatnya aku bangkit dan menyelesaikan perang suci"ucap Razor
Razor pergi ke dalam hutan dan bertemu dengan Andi di sana
__ADS_1