
beberapa bulan kemudian, dan hasil dari latihan Aldi belum menuai apa apa Aldi terus berlatih siang dan malam
Di pagi hari yang cerah Aldi sedang latihan pagi seperti biasa
terdengar suara langkah kaki
"Baiklah Aldi untuk latihan mengeluarkan roh kasta kita tunda sekarang kau ayah tugaskan untuk menyelesaikan misi" kata Andi
"Ta-Tapi Aya-" Kata Aldi
"Tidak ada tapi tapian Aldi kau sudah berlatih selama beberapa bulan kau memang berhasil memperkuat spirit tapi itu cuma spirit dasar yang rakyat jelata saja bisa menggunakannya" dengan wajah marahnya Andi berkata kepada Aldi
"Ayah ingin kau menguasai kekuatan spirit kasta,kenapa kau satu satunya anak laki laki di kerajaan kucing ini tidak bisa menguasainya Aldi" ucap Andi dengan wajah kecewa
Aldi hanya terdiam membisu karena dia tidak bisa melawan dan apa yang ayahnya katakan itu benar.
"Baiklah kembali ke misi ayah ingin kau berpatroli di sekitar perbatasan kerajaan bawa beberapa pasukan mu"ucap Andi
"Baiklah ayah Aldi akan pergi" ucap Aldi meninggalkan Andi
"Apakah kau tidak terlalu keras kepadanya sayang" ucap Nina dari belakang
"Aku tahu aku memang keras mendidik nya tetapi apa yang aku lakukan ini benar"ucap Andi
Aldi menuju ke istana mengambil perlengkapan dan mengumpulkan pasukan untuk pergi berpatroli
"Kakak mau kemana?"ucap Dinda
"oh Dinda? ini kakak mau pergi patroli di perbatasan"ucap Aldi
"hmmmm lama ?"ucap Dinda
"tidak palingan sore ini kakak pulang"ucap Aldi
"baiklah kalau begitu janji setelah pulang kita akan pergi jalan jalan mengelilingi kota ya kak" ucap Dinda dengan wajah penuh harapan
"hmmmm baiklah kalau begitu kakak berangkat jangan nakal nakal ya" ucap Aldi sambil mengelus kepala adiknya
Aldi keluar kerajaan dengan pakaian lengkap militer
"baiklah pasukan kita berangkat menuju perbatasan"ucap Aldi
"SIAP"ucap para prajurit Dengan suara yang lantang
"tuan muda sepertinya sebentar lagi kita akan sampai di perbatasan"ucap salah satu prajurit
"baiklah kita beristirahat di sini"ucap Aldi
pasukan mendirikan tenda dan beristirahat dengan santai.
Tampak Aldi keluar tenda
"maaf tuan anda mau kemana bolehkan saya menemani anda ?"ucap salah satu prajurit
"hmmm tidak perlu saya hanya akan berkeliling di sekitar sini saja"ucap Aldi
"tetap saja tidak boleh tuan muda keselamatan anda lebih penting dari apapun"ucap prajurit itu
"yahh baiklah beberapa saja yang ikut tetapi jangan semua ya" ucap Aldi sambil tersenyum
"baiklah tuan muda"ucap prajurit itu
terdengar suara pukulan,teriakan,dan rintihan
"tuan muda"ujar salah satu pengawal
Aldi menganggukkan kepala
"sst kita dekati secara berlahan"ucap Aldi dengan suara pelan
Tampak beberapa anak dari kasta hewan di rantai dan di seluruh bekerja secara paksa dengan di awasi beberapa penjaga yang memegang cambuk
"CEPAT KALAU LAMBAT TIDAK AKAN DAPAT MAKAN!!"ucap seorang laki laki yang memegang cambuk
"tuan muda ini bukankah perbudakan ?"ucap pengawal itu
dengan wajah yang sangat marah Aldi dengan cepat mendatangi mereka
"tu-tunggu tuan muda jangan gegabah"ucap pengawal itu
para penjaga Aldi keluar dari tempat persembunyian
Aldi tampak berbeda tampak ada udara hitam yang menyelimuti badannya dengan sekejap seluruh kepala penjaga yang membawa cambuk terpenggal dan kepalanya terjatuh ke tanah.
"tuan muda apa yang terjadi dengan anda ?"
ucap penjaga dengan wajah yang cemas
"jangan banyak tanya cepat bebaskan para budak tidak ada yang boleh menjadi budak di negaraku, panggil pasukan di perkemahan kita bawa penjaga budak dan akan kita usut tuntas sampai ke akar dan saya pasti akan menangkap penjual budaknya"
dengan wajah yang marah Andi pun memeriksa setiap kemah budak.
Ada yang sudah meninggal dan hanya tersisa tulang ada yang sekarat ada pula yang tampak sakit sakitan
saat Aldi memasuki salah satu kemah Aldi melihat ada seorang laki laki yang mencurigakan Aldi terus mendekatinya dan dengan hati hati Aldi menguping
"tidak jangan dekati aku berhenti" terdengar suara perempuan
"jangan malu malu aku tahu kau juga pasti mau kan ayolah"terdengar suara laki laki
"tidak tolong tolong" terdengar suara gadis
"apa kau mau kerja seperti anak anak yang ada di luar atau bekerja dengan ku di ranjang yang empuk, dan mengerjakan sesuatu yang enak dengan ku ini ? kau tahu di dunia ini perempuan merupakan budak para laki laki"terdengar suara laki laki
"Seseorang tolong lah"terdengar suara perempuan
pada saat orang mencurigakan itu ingin merusak paksa baju gadis itu Aldi langsung menghancurkan kemah dan membawa gadis itu pergi menjauh dari kemah tersebut
"Apa kau terluka ? "ucap Aldi
"kyaaa bajuku sobek" kata wanita itu sambil menutupi bagian yang sobek
"baiklah pakai ini" Aldi mengenakan jaketnya kepada gadis itu
"siapa kau bocah sialan berani beraninya kau mengganggu ku aku susah payah mendapatkan bangsawan kasta hewan" kata laki laki misterius tersebut sambil berusaha keluar dari tenda yang sudah hancur tersebut
"hmm bangsawan kasta hewan ?"ucap Aldi
"apakah itu benar"ucap Aldi
"i-i-iya saya adalah bangsawan kerajaan kelinci"ucap perempuan itu
"hmm sepertinya dia masih syok" kata Aldi di dalam hati
"baiklah kau akan mendapatkan hukuman dengan pasal berlapis penjualan budak dan penculikan"ucap Aldi
"apa kau bodoh penjualan budak itu diperbolehkan tetapi harus dengan surat aku memiliki surat yang lengkap"ucap pria penjual budak itu
"baiklah akan ku jelaskan pertama kau berada di kerajan kucing di kerajaan ku penjualan budak merupakan suatu kejahatan di kerajaan ini, biarpun penjualan budak dengan surat tidak boleh hal hal berbau budak penjualan,pelelangan,dan pembelian budak tidak diperbolehkan kecuali kau memardekakan budak atau membebaskan budak. Kedua apakah kau memiliki izin di tempat ini setahuku untuk sampai di kerajaan kucing kau harus melewati pos penjaga yang cukup ketat"ucap Aldi
"cih bocah ini walaupun kelihatanya dia seperti anak berusia 7 tahun tetapi dia memiliki otak yang lumayan cerdas " ucap pria penjual budak itu di dalam hati
"siapa kau bocah yang sok pintar"ucap pria penjual budak itu
"perkenalkan saya adalah anak dari raja kerajaan kucing Aldi de obelia" ucap Aldi sambil menunduk menandakan bahwa memberi hormat
Tampak gadis yang di tolongnya itu terkejut
__ADS_1
"Ho-Ho sepertinya kerajaan kucing membesarkan monster yang menakutkan aku harus segera melapor" gumam pria penjual budak itu
"baiklah tanpa basa basi lebih baik kau menyerahkan diri dan akan kami proses hukumnya di kerajaan kami setelah proses hukum selesai akan kami kembalikan ke kerajaan mu"ucap Aldi
"Jangan bercanda bocah aku tidak akan kalah dari mu" ucap pria penjual budak itu menyerang dengan kekuatan yang kuat dan cepat menuju leher Aldi
"dari karaktermu saja aku sudah bisa menebak kau pasti kasta serigala ?"ucap Aldi
"memangnya kenapa ?"ucap pria penjual budak itu
"karena sifat mu yang mudah terpancing dan membabi buta"ucap Aldi
"cih dasar bocah, baiklah kalau begitu aku akan serius"ucap pria penjual budak itu
"memangnya kau tadi tidak serius ? "ucap Aldi
"datanglah wahai sang arwah pendahulu aku memanggilmu dengan kekuatan darah abadi ini" ucap pria penjual budak itu sambil menyayat nadinya
"rapalan mantra ini jangan jangan kau ingin memanggil roh pendahulu mu jangan jangan kau ini keturunan bangsawan ?"ucap Aldi terkejut
"Heh memangnya kenapa kalau bansawan"ucap pria penjual budak itu
"gawat kalau seperti ini aku pasti akan kalah melawan spirit bangsawan jelas saja kekuatannya tinggi di banding spirit biasa biasa yang aku miliki" ujar Aldi di dalam hati
"apa kau takut anak kucing ?"ucap pria penjual budak itu
udara di sekitar orang misterius itu mulai terasa sesak dan tekanan yang tinggi mulai terasa Aldi dan gadis itu pun kesulitan bernafas
"apa anda baik baik saja nona ?"ucap Aldi
"Hufff-huff I-i-iya saya baik baik saja" ucap gadis itu dengan wajah seperti orang akan pingsan
"Apa kau kesulitan bocah ?"terdengar suara misterius
"Suara siapa itu ?"ucap Aldi
"Aku ada di dalam dirimu, selain itu tidak akan ada yang akan mengetahuinya "terdengar suara misterius
"apakah ini spirit bangsawan ku ?"ucap Aldi
"mungkin saja benar tetapi itu tidak penting sekarang yang penting apakah kau ingin menang saat ini ?"terdengar suara misterius
"ya tentu saja aku ingin menang saat ini"ucap Aldi
"maaf pangeran kenapa anda berbicara sendiri"ucap wanita itu dengan nafas terhengas hengas
"tidak ada, baiklah saatnya pembalasan mari kita mulai"ucap Aldi
"baiklah manusia ayo kita mulai pertama fokus dan serap kekuatanku"terdengar suara misterius
dalam sekejap udara di sekeliling Aldi mulai berubah menjadi hitam pekat dan pohon menjadi gugur,tanah mengering,dan batang pohon menjadi kering
"apa apaan spirit bocah ini "ucap pria penjual budak itu itu
"apa kau takut sekarang? kalau takut aku akan biarkan kau hidup tenang di penjara kok"ucap Aldi
"berisik mari kita mulai tendangan serigala jantan"ucap pria penjual budak itu
"apa apaan ini kenapa tendangannya terasa lambat dengan cepat Aldi menangkap kakinya lalu menghempaskan nya ke tanah"ucap Aldi di dalam hati
"apa apaan ini bocah aku bahkan belum menampakan secuil kekuatanku dan kau sudah mengalahkannya ?"terdengar suara misterius
"mungkin aku berbakat" ucap Aldi
"tuan muda apa anda baik baik saja saya akan lekas ke sana" ujar salah satu pengawalnya
"iya cepat kemari dan tangkap orang ini" ucap Aldi
"apakah anda baik baik saja tuan muda ?"ucap pengawal dengan wajah cemas
"yah tentu saja saya kan kuat"ucap Aldi
"oh iya saya akan menggendong wanita ini tampaknya dia pingsan" ucap Aldi
"eh itu tadi saya-"ucap Aldi
"Bocah sebaiknya kau tidak memberitahunya ini juga demi kebaikanmu"terdengar suara misterius
"Hmmmm yah dia kehilangan kendali spirit nya dan iya dia keturunan bangsawan"ucap Aldi
"baiklah tuan kami akan memprosesnya dengan sangat ketat" ucap pengawal itu
"sepertinya akan ada sesuatu yang menarik"
kata pengawal itu berbicara dengan pelan
SESAMPAINYA DI ISTANA
Aldi langsung menggendong wanita itu masuk ke dalam istana
"tuan biar saya saja yang membawanya" ucap salah satu pelayan
"tidak perlu saya yang akan membawanya sendiri" kata Aldi dengan wajah serius
"kau sudah pulang Aldi dan tampaknya kau berhasil menumpas budak itu ya dan kau iya membawa wanita"ucap Aldi
"apakah ayah sudah tahu kalau di sana ada tempat perbudakan ?"ucap Aldi
"iya itu merupakan laporan sekitar beberapa bulan yang lalu ayah hampir lupa"ucap Andi
"kenapa ayah bisa lupa hal sepenting itu ini merupakan hal yang serius apakah ayah tidak memikirkan bagaimana rasanya menjadi budak ?"ucap Aldi
"mereka terus di siksa dan dipaksa berkerja tanpa henti dan tidak makan mereka terus kelaparan" ucap Aldi dengan wajah sedih
"tapi tunggu Aldi apa yang kau bawa ini adalah wanita dan siapa wanita ini ?" ucap Andi
"eh itu anu siapa bangsawan-"ucap Aldi
"dari ciri fisik nya sepertinya dia kasta kelinci"
ucap Andi
"wah ayah hebat"ucap Aldi
"yah itu sudah biasa " jawab Andi
"dan dilihat lagi sepertinya dia bangsawan"
"hmm iya katanya dia bangsawan"ucap Aldi
"dan lagi yang membuat ayah berpikir dari tadi adalah" ucap Andi dengan wajah serius
"apa itu ayah"kata Aldi
"tadi kau menggendongnya seperti suami yang menggendong istri setelah acara pernikahan" ucap Andi dengan tertawa
"cih apa apaan sih ayah" ucap Andi dengan wajah memerah
"tuan bisa saya berbicara sebentar" ucap salah satu pengawal yang tadi ikut bersama Andi
"baiklah kalau begitu Aldi ayah akan keluar sebentar kau jangan macam macam ya"
ucap Andi
"iya ayah" dengan wajah merah
Aldi pun menggambil kursi dan duduk di dekat tempat tidur wanita itu
"wajah yang cantik rambut yang biru dan kuping kucing yang cantik dia bagaikan malaikat kelinci" kata Aldi dengan pelan
"HAYOO KAKAK LAGI NGAPAIN"ucap Dinda
__ADS_1
"eh Dinda jangan keras keras nanti nona ini bangun" kata Aldi kaget setengah mati dan reflek menutup mulut Dinda
"memangnya kenapa" ucap Dinda yang mulutnya di tutup Aldi
"dia itu bangsawan Lo" kata Andi meyakinkan adiknya
"baiklah langsung saja kakak, tadi kakak Anisa dan ibu memanggil" ucap Dinda
"baiklah mari kita keluar kita biatkan nona ini beristirahat"ucap Andi sambil mendorong adiknya keluar lalu menutup pintu.
DI TEMPAT AYAH ALDI
"Tuan sepertinya Aldi mewarisi kekuatan spirit itu" ucap pengawal dengan serius
"itu maksudmu adalah yah spirit sang raja hitam"ucap pengawal
"apa maksudmu apakah kau memiliki bukti atas ini?" ucap Andi tidak percaya
"iya tuan karena pada saat saya tadi melihat tuan Aldi mengeluarkan spiritnya verwarna hitam pekat dan daun berguguran,tanah retak,dan batang pohon mengering" ucap pengawal menjelaskan
"apa kau tidak salah lihat pengawal?"
terlihat seekor kucing putih polos keluar
"iya tuan putih dengan segala hormat saya melihat nya" ucap pengawal menunduk tanda hormat
"tapi Andi dan Aldi merupakan satu darah daging mereka mempunyai hubungan ayah dan anak pristiwa ini bagaimana mungkin bisa terjadi lagipula sifat Andi itu jauh dari si raja hitam dia itu baik dan sudah berjanji jika Andi pensiun dia akan menggambil ku maka tidak akan aku biarkan raja hitam menggambil ya dari ku" kata kucing putih itu dengan marah
"iya tuan putih ini kalau dipikir kan juga tidak akan mungkin maaf kalau lancang yang mulia apakah tuan Aldi merupakan anak anda yang sah dari ratu Nina ? bukan dari selir?"
"apa kau bodoh ? aku tidak memiliki selir maupun wanita simpanan aku tidak pernah berhubungan dengan wanita lain selain Nina"
"kita harus menyelesaikan masalah ini dan mencari jalan yang tepat untuk masalah ini agar tidak merusak keamanan kerajaan ini"
ucap Andi dengan nada khawatir
DI TEMPAR LAIN
"ada apa ibunda,kakak memanggil Aldi ?"ucap Aldi
"kami memanggilnya untuk menanyakan sekolah mu nanti yang akan kau pilih Aldi"ucap Nina
"yah Aldi lebih memilik sekolah yang berada di luar kerajaan ibunda" ucap Aldi
"kenapa demikian Aldi ?" ucap Nina
"yah karena Aldi ingin melihat bagaimana kasta lain dan melihat bagaimana rakyat biasa berkomunikasi kepada bangsawan"
ucap Aldi
"maksud nya Aldi ingin masuk sekolah antar kasta yang berada di luar kerajaan itu ?" ucap Nina
"iya Aldi memang berencana masuk ke sana untuk sekolah"ucap Aldi
"tapi dek sekolah itukan letaknya lumayan jauh dari kerajaan dan sekolah itu juga menganjurkan murid yang rumah nya jauh untuk tinggal di asrama apa jangan jangan"ucap Anisa
"yah adek berencana juga ingin masuk asrama kakak" ucap Aldi
"tidakk" ucap Andini
"Andini tidak setuju kakak Aldi masuk asrama karena kak Aldi merupakan penerus kerajaan kucing dan penerus kerajaan kucing harus terjaga keamanannya dari hal hal yang membahayakan"ucap Andini
"hmm benar kata Andini Aldi lebih baik Aldi mencari sekolah lain"ucap Nina
"bagaimana kalau sekolah internasional kerajaan kucing" ucap Anisa
"tidak kak Aldi tidak tertarik dengan sekolah itu lebih baik Andini saja yang bersekolah di sana"ucap Andi
"baiklah Aldi tanyakan kepada ayahmu apakah dia mengijinkan izin ibu juga tergantung pada ayahmu" ucap Nina
"baiklah ibu"ucap Andi
Andi pergi meninggalkan ibu,kakak dan saudara kembarnya
"kenapa ibu berkata begitu ?" ucap Andini
"yah kemungkinan besar ayahmu juga tidak akan mengijinkan nya untuk tinggal di asrama"ucap Nina
"tapi kenapa kakak aneh aneh ingin merasakan bagaimana menjadi rakyat biasa bukankah menjadi bangsawan itu lebih enak hidupnya"ucap Andini
"kakakmu dari dulu memang berbeda Andini"
ucap Nina
DI TEMPAT LAIN
Aldi mengetuk pintu menuju ruangan ayahnya sang raja Andi de obelia
"ayah bolehkan Andi masuk ?" ucap Andi sambil mengetuk pintu
"masuklah Andi" ucap Andi
membuka pintu "wah tumben ada di putih"
"Yo Aldi bagaimana kabarmu"ucap kucing putih itu kucing itu adalah roh kasta raja Andi
de obelia Aldi sudah lama mengenal roh itu sejak kecil dan terbiasa bermain dengannya sejak kecil
tampak roh itu melihat Aldi dengan tatapan tajam
"ada apa putih apakah ada yang salah"ucap Aldi
"tidak ada apa apa dan ingat panggil aku sang raja putih aku ini roh kasta suci sang raja kucing putih"ucap kucing itu
"baiklah baiklah putih" ucap Aldi tidak menghiraukannya
"kalau begitu Aldi langsung saja ayah Aldi ingin meminta persetujuan Aldi ingin bersekolah di kerajaan antar kasta apakah ayah mengijinkannya"ucap Aldi
"sekolah antar kasta ya, yang berada di luar kerajaan" ucap Andi
"iya ayah" ucap Aldi
"kena kau ingin bersekolah di sana Aldi " ucap Andi
"Aldi kau ini masih belum menguasai roh kasta jadi statusmu sebagai bangsawan di ragukan oleh kasta lain jadi ayah tidak bisa berjanji untuk memberikan gelar itu di sekolah antar kasta karena sekolah tersebut netral" ucap Andi
"iya ayah tidak masalah" ucap Andi
"sebelum itu ikut ayah kita akan memeriksa apakah kau sudah memiliki sedikit kekuatan roh kasta" ucap Andi
"baiklah ayah" ucap Aldi
mereka berdua menuju ke tempat latihan tampak seorang dokter alat sihir Aldi di baringkan dan diperiksa menggunakan alat sihir itu, alat itu tampak ber cahaya
dan setelah selesai test nya
"Aldi ayah akan menggambil test nya Aldi kembali saja di istana"ucap Andi
"baiklah ayah" ucap Aldi sambil berjalan keluar
"maaf tuan besar saya juga tidak percaya tetapi tuan muda samasekali tidak memiliki kekuatan roh kasta" ucap dokter tersebut
"APA MAKSUDMU" ucap Andi membentak
"maaf tuan hasil test tidak menunjukan tuan Aldi memiliki sedikitpun cahaya dari dalam tubuhnya" ucap dokter tersebut
"jadi?" ucap Andi
"yah dapat di simpulkan anak anda cacat"
__ADS_1
ucap dokter tersebut
"ti tidak mungkin anakku cacat berarti penerus kerajaan kucing berikutnya akan cacat" ucap Andi