
"Tuan muda anda pintar sekali saya saja tidak terpikir hal ini"ucap salah satu pengawal bergumam
"Apa maksudmu ?"ucap salah satu pengawal
"Tuan muda sengaja memancing ketua untuk memukul tuan muda dengan kuat dengan cara memasang kuda kuda yang tampak kokoh, dan tuan muda langsung menghilang setelah ketua memukul tempat tuan Aldi sekuat tenaga, tentu saja semua orang pasti akan tertipu dengan jebakan ini karena kuda kuda yang tuan Aldi pasang sahabat memungkinkan untuk menangkis serangan dari ketua, dan saat ketua memukul pasti badannya akan condong ke depan, tuan muda memanfaatkan ini dengan menendang kaki ketua dan tentu saja dengan badan yang condong seperti itu ketua pasti akan terjatuh "ucap salah satu pengawal
"Hebat"ucap salah satu pengawal
"Tuan muda, apakah saya juga boleh berlatih pedang dengan anda ?"ucap salah satu pengawal
"Eh, curang aku juga mau"ucap salah satu pengawal
"Saya juga ingin berlatih pedang dengan anda tuan muda"ucap salah satu pengawal
"Saya juga saya juga"ucap salah satu pengawal
"Baiklah baiklah bagaimana kalau semua nya menyerang saya secara langsung"ucap Aldi tersenyum
"Apakah boleh tuan muda?"ucap semua pengawal
"Tentu saja "ucap Aldi tersenyum
"Baiklah kalau begitu mari kita serang!!"ucap semua pengawal
"Ayooo !!"ucap semua pengawal semangat
Aldi memasang kuda kuda bersiap untuk bertahan dan menyerang
"Baiklah saya juga akan serius"ucap Aldi
Aldi menembus semua pengawal yang ada dengan pedang kayu nya dan semua pengawal itu tumbang
"A-a-apa apaan ini"ucap salah satu pengawal
"Tuan Aldi kuat sekali"ucap salah satu pengawal
"Hebat"ucap salah satu pengawal
"Apakah benar ini murni kekuatan spirit kasta ?"ucap salah satu pengawal
"Apakah saya terlalu keras ?"ucap Aldi
"Tidak tuan muda ini karena kami terlalu lemah"ucap semua pengawal
"Tuan muda masih ada saya yang anda lewatkan "ucap salah satu pengawal yang masih berdiri
"Wah hebat padahal saya sudah yakin mengerahkan seluruh kekuatan saya "ucap Aldi terkesan
"Tuan muda yang terhormat, bolehkah saya meminta suatu permintaan kepada anda ?"ucap pengawal itu
"Apakah itu ?"ucap Aldi
"Bolehkah kita bertarung tanpa menggunakan pedang tapi menggunakan tangan kosong ?"ucap pengawal itu
"Baiklah"ucap Aldi tersenyum dan melepaskan pedangnya
"Terimakasih tuan muda"ucap pengawal itu
"Wah kita harus melihat pertarungan ini"ucap salah satu pengawal
"Pertarungan tangan kosong tuan muda pasti hebat"ucap salah satu pengawal
"Tuan muda semangat"ucap salah satu pengawal
Aldi dan pengawal itu hanya diam di tempat masing masing
"Kenapa mereka tidak menyerang ?"ucap salah satu pengawal
"Kurasa ini tuan Aldi masih memperhatikan musuh dan mencari kelemahan dari musuh untuk menyerang"ucap salah satu pengawal
"Hoo, begitu"ucap salah satu pengawal
"Baiklah tuan mud-"ucap pengawal itu
"Tidak kali ini saya yang akan menyerang terlebih dahulu"ucap Aldi yang menendang dan bersiap untuk menendang pengawal itu
Tampak setelah Aldi menendang tampak kabut karena tanah tempat pengawal itu juga retak
"T-t-tuan muda"ucap semua pengawal
__ADS_1
"Tendangan anda kuat sekali tuan muda tapi ini masih belum semua kekuatan anda kan tuan muda ?"ucap pengawal itu
"Hahahaha"ucap Aldi tertawa
"Baiklah giliran saya yang menyerang"ucap pengawal itu
Pengawal itu meninju Aldi dengan sekuat tenaga, kemudian meninju Aldi
Aldi menangkap tangan pengawal itu dan menghempaskan nya ke tanah
"T-t-tuan muda bagaimana bisa dengan badan sekecil itu biar menghempaskan satu pengawal"ucap salah satu pengawal berbisik
"Tuan muda hebat sekali sangat lincah dan kuat"ucap salah satu pengawal
Tapi pengawal itu masih berdiri dan siap untuk menyerang Aldi lagi
"Tuan muda anda kuat seperti yang saya kira izinkan saya bertarung dengan anda sampai saya pingsan dan tidak sanggup lagi melanjutkan pertarungan"ucap pengawal itu
"Heh, apakah anda serius ?"ucap Aldi
"Tentu saja saya serius tuan muda"ucap pengawal itu bersemangat
"Dia sudah gila"ucap salah satu pengawal
Pengawal itu tiba tiba menghilang di belakang Aldi Aldi berputar ke belakang dan menendang kepala pengawal itu dan pengawal itu menangkap kaki Aldi lalu Aldi menghilang dan berada di atas siap untuk melakukan tendangan dari atas
Pengawal itu tidak bisa menangkis nya dan pengawal itu pun terkena tendangan Aldi dan terjatuh
"Apakah sudah selesai ?"ucap Aldi
"Masih belum"ucap pengawal itu
"Baiklah"ucap Aldi
Pengawal itu masih berdiri dan menghilang
"Cara yang sama ?"ucap Aldi
"Tapi kegigihan nya patut di hargai"ucap Aldi di dalam hati
Pengawal itu terus menyerang Aldi dan terus memukul Aldi tetapi pukulan pengawal itu selalu tidak bisa mengenai Aldi selalu saja Aldi tangkis dan Aldi tangkap
"Sepertinya dia berharap aku kena serangan terakhirnya"ucap Aldi di dalam hati
"Tapi maaf saja sepertinya aku sudah cukup untuk berlama lama di sini"ucap Aldi di dalam hati
"Tuan muda anda harus kembali"ucap seorang pelayan yang datang yang datang untuk menjemput Aldi
"Hum ?"ucap Aldi
"Baiklah kalau begitu saya pulang dulu"ucap Aldi
"Baiklah tuan muda senang bisa mendapatkan pengajaran dari anda"ucap semua pengawal
"Terimakasih"ucap Aldi tersenyum
"Tuan muda tunggu dulu"ucap kepala pengawal
"Hum ?"ucap Aldi
"Apakah anda mau menerima pedang kayu dari saya ?"ucap kepala pengawal
"Tentu saja"ucap Aldi tersenyum mengambil pedang kayu yang tadi Andi lemparkan
"Terimakasih ya "ucap Aldi melambai pergi
Aldi dan pelayan itu kembali ke hotel
"Tuan muda sedang berlatih ?"ucap pelayan itu
"Iya"ucap Aldi
"Wah hebat saat tuan muda berlatih 1 barak pengawal hotel habis di bantai"ucap pelayan itu di dalam hati
"Tapi sepertinya baju anda tidak kotor sama sekali, cuman baju anda tidak rapi lagi"ucap pelayan itu
"Hem, iya benar juga"ucap Aldi melihat lihat bajunya
"Apakah anda ingin mengganti baju tuan muda ?"ucap pelayan itu
__ADS_1
"Baiklah sepertinya saya akan mengganti baju, tapi apakah baju ini bisa di cuci untuk pesta nanti sore ?"ucap Aldi
"Tentu saja tuan muda"ucap pelayan itu
"Baiklah, terimakasih"ucap Aldi tersenyum
"Wah, imutnya"ucap pengawal itu di dalam hati
"Baiklah tuan muda biarkan saya dan beberapa pelayan yang lain saja yang akan membantu mengganti baju Anda"ucap pelayan itu
"T-t-tidak perlu"ucap Aldi
"Kenapa ?"ucap pelayan itu
"Saya ganti baju sendiri saja"ucap Aldi
"Tapi bukankah saat di kerajaan anda juga digantikan baju oleh pelayan juga ?"ucap pelayan itu
"Yah, kalau pelayan di istana itu kan sudah mengganti baju saya dari kecil"ucap Aldi
"J-j-jadi s-s-saya yang hanya pelayan hotel kerajaan kucing ini hina ?"ucap pelayan itu sedih
"B-b-bukan begitu ta-tapi ..."ucap Aldi
"Hhh, perempuan memang sulit dimengerti"ucap Aldi
"Baiklah - baiklah tapi hanya baju saja ya celana saya ganti sendiri"ucap Aldi
"Baiklah tuan muda"ucap pelayan itu
Setelah Aldi berganti pakaian
"Tuan muda sekarang sudah pukul 12:30"ucap beberapa pelayan yang membuat kue apel
"Apa sudah jam segini ?"ucap Aldi
"Iya, aku juga baru sadar saat aku berada di barak sudah berapa lama"ucap Aldi di dalam hati
"Jadi bagaimana dengan persiapan pesta nya ?"ucap Aldi
"Persiapan pesta bagian makanan sudah siap tetapi bagian dekorasi dan yang lainnya masih belum siap"ucap salah satu pelayan
"Pukul berapa rapat akan berakhir ?"ucap Aldi
"Sekitar pukul 16:40, tuan muda karena ini hari rapat terakhir jadi rapatnya hanya sebentar"ucap salah satupelayan
"Baiklah apa barang barang yang dibutuhkan untuk di beli ?"ucap Aldi
"Barang - barang tidak perlu di beli tuan muda barang barang nya sudah ada di hotel ini tapi berada di gudang untuk mengambilnya kami membutuhkan bantuan para pengawal "ucap salah satu
"Baiklah mari kita berkerja keras mulai dari sekarang"ucap Aldi semangat
"Siap tuan muda"ucap semua pelayan semangat
Sementara itu di kerajaan domba
Para peserta rapat sedang mendengarkan rapat dengan seksama di meja rapat mereka
Sedangkan Andi yang berada di bangku VIP tampak tertidur
Tidak ada yang berani mengganggu Andi karena kekuatan dari kerajaan kucing
Di mimpi Andi
Tampak mayat sedang bergelimpangan tanah dan darah tampak menjadi air
"Apa ini kenapa banyak darah dan mayat, dan dari kasta mana mereka aku tidak bisa melihat kasta mereka karena kondisi mereka yang sudah sangat memprihatinkan "ucap Andi terkejut
Andi melihat ada tumpukan mayat dan mendatanginya
Tampak seseorang yang duduk di atas tumpukan mayat itu sedang santai dengan satu sayap hitam nya
"Hey, apa yang telah kau lakukan kepada orang orang ini !!"ucap Andi berteriak kepada orang itu
"Hooh"ucap orang misterius itu melihat ke belakang
Tampak mata yang hitam pekat dan pupil mata yang tajam yang berwarna merah terang rambut putih ke hitam hitam
"Ayahanda ?"ucap orang misterius itu
__ADS_1
"Aldi ?"ucap Andi terkejut