
Keesokan harinya Aldi tampak dengan wajah kantuk dibangunkan oleh Anisa
"Dek bangun sudah pagi tunangan mu sudah menunggu loh" ucap Anisa
"A-apa" ucap Aldi terkejut
"Hihihi" ucap Anisa tertawa dengan menutup mulutnya
"Duh kakak kenapa sih pagi hari ini masih ngantuk" ucap Aldi menarik selimut kembali
"Bukannya hari ini adalah hari pertunangan ?" Ucap Anisa
"Hah apa iya" ucap Aldi berdiri
"Iya cepat acaranya akan dimulai sekitar 1 jam lagi" ucap Anisa
"Baiklah baiklah"ucap Aldi sambil menahan Mulut nya agar tidak menguap
Setelah mandi,mengenakan baju pangeran yang berwarna putih polos dan mengenakan mahkota pangeran Aldi tampak sangat tampan dengan rambut putih,mata silver dan kulit yang putih
"Wah pangeran tampan sekali" ucap para pelayan
"Hehehe terimakasih kakak kakak" ucap Aldi tersenyum kecil dan melambai
Aldi berjalan menuju ruangan sang raja
Di TEMPAT RAJA
Tampak ada keluarga Aldi yaitu raja kerajaan kucing Aldi,ratu kerajaan kucing Nina,putri pertama kerajaan kucing Anisa,kembaran Aldi putri Andini, dan adik kembar Aldi bernama Dinda dan Dini
"Wah kakak terlihat tampan" ucap Dini
"Hehe terimakasih" ucap Aldi mengelus ngelus kepala adiknya
"Wah kakak boleh Dinda menjadi pengantin nya" ucap Dinda
"Nanti Dinda juga kan akan bertunangan" ucap Aldi mencubit pipinya
"Wah kakak mau tunangan cie cie" ucap Andini
"Hehe ada ada saja dek Andini ini" ucap Aldi mencubit hidungnya
"Adu duduh" ucap Andini
"Dek Andi sudah besar ya tidak terasa" ucap Anisa
"Baru juga 7 tahun kak" ucap Aldi
"Iya tapi kan sudah bertunangan" ucap Anisa
"Yasudah lah" ucap Aldi
"Jadi bagaimana ayahanda bagaimana dengan perjodohan ini ?" Ucap Aldi
"Ayah sudah banyak menerima tawaran dari kerajaan lain untuk menjodohkan kau dengan putri mereka" ucap Aldi
"Tentu saja kakak kan tampan dan baik" ucap Dini
"Dini sayang tidak baik memotong pembicaraan ayahmu" ucap Nina
"Maaf ibu maaf ayah" ucap Nina
"Baiklah" ucap Andi
"Andi apa sekarang kau akan menikah"
Ucap seekor kucing putih keluar dari dalam tubuh Andi
"Iya si putih,mohon doanya ya" ucap Aldi tersenyum
"Tentu saja " ucap kucing putih itu
"Jadi bagaimana pertunangan Aldi ayahanda" ucap Aldi
"Ayah sudah memilihkan yang tercantik untuk putra ayah" ucap Andi
__ADS_1
"Aldi tidak perlu yang cantik asalkan yang setia saja" ucap Aldi
"Baiklah baiklah ayah yakin ini pasti kau akan suka " ucap Andi
"Dan kau pasti mengenali nya " ucap Andi
"Baiklah masuk" ucap Andi
"Permisi" terdengar suara lelaki yang seperti pernah didengar oleh Aldi
Aldi terkejut
"Ehh jadi jodoh Aldi adalah" ucap Aldi
"Yah ucap Andi jodohmu adalah putri dari raja kerajaan kelinci putri Zahra de Charlotte" ucap Andi
"Halo pangeran kerajaan kucing kita berjumpa lagi" ucap raja kerajaan kelinci Charlotte de Arslan de Charlotte
"Wah jadi kakak yang waktu itu ditolong kakak adalah putri kerajaan kelinci ya" ucap Dini
"Kakak ipar cantik sekali"ucap Dinda
"Wah wah cantik sekali adik ipar" ucap Anisa
"Kita berjumpa lagi tuan Aldi"ucap Zahra
"Tuan putri Zahra " ucap Aldi terkejut
"Wah kenapa masih menggunakan kata yang formal ayo panggil dengan nama masing masing" ucap Nina
"Tapi ibu" ucap Aldi
"Ada apa ini kakak malu malu ?" Ucap Andini
"Cih tidak" ucap Aldi
"Tapi ratu" ucap Zahra
"Ehh jangan panggil saya dan suami saya dengan sebutan ratu dan raja" panggil lah kami dengan sebutan ayah dan ibu, dan panggilah kakak Aldi dengan sebutan kakak juga panggilah adik Aldi dengan sebutan adik karena Zahra akan menjadi anak kami juga" ucap Nina
"Baiklah ibu" ucap Zahra malu malu
"Jangan panggil saya dengan sebutan yang mulia Aldi karena Aldi juga akan menjadi anak saya" ucap Arslan
"Baiklah ayah" ucap Aldi malu malu
"Baiklah mereka adalah kakak kakak Zahra nama mereka adalah Zina dan Zini" ucap Arslan
"Salam kenal kakak kakak mulai hari ini saya akan menjadi adik ipar kakak kakak" ucap Aldi dengan polos
"Wah imut sekali beruntungnya aku mendapatkan adik yang imut ucap mereka berdua di dalam hati
"Baiklah kita mulai saja acara pertunangan nya" ucap Nina
Aldi bersama Zahra duduk di tempat yang sudah di siapkan sedangkan keluarga mereka asik berbincang dengan tamu dan para rakyat seluruh rakyat dari kedua kerajaan di undang baik bangsawan maupun bukan itu merupakan perintah dari kedua raja kerajaan
Tampak seorang lelaki yang mengenakan pakaian biasa menghampiri Aldi dan Zahra di atas tempat Aldi dan Zahra duduk
"Selamat tuan Aldi anda telah bertunangan saya senang sekali karena anda mendapatkan calon istri yang sangat cantik dan baik" ucap lelaki itu sambil menangis
"Tidak perlu menangis, dan terimakasih sudah datang " ucap Aldi
Banyak rakyat biasa yang datang terutama dari kota yang berada di bawah kerajaan kucing karena Aldi memang dikenal suka bermain di kota
Dan para rakyat pun sudah banyak mengenal Aldi
"Emm Aldi mulai sekarang Zahra akan berusaha menjadi istri yang baik" ucap Zahra sambil memegang tangan Aldi
"Emmm iya " ucap Aldi malu malu
"Jika ada masalah apa apa bilang saja ke Zahra" ucap Zahra
"Baiklah kita akan saling membicarakan masalah kita ya calon istri ku" ucap Aldi
Dari para rakyat biasa bangsawan dari kasta lain juga diundang seperti kerajaan kasta merpati dan lain lain sampai kasta siluman juga di undang oleh raja Andi de obelia
__ADS_1
"Ini bukannya anak anda yang biasanya ikut mengawal anda dalam acara pertemuan antar petinggi kasta, dan sekarang dia sudah bertunangan" ucap ratu kerajaan siluman rubah
Aldi selalu ikut dalam acara pertemuan
Karena diajak oleh ayahnya karena dia akan menjadi raja selanjutnya kerajaan kucing ayahnya raja Andi de obelia berencana membuat kerajaan lain mengenal dirinya dan dalam beberapa pertemuan Aldi juga mengutarakan pendapat dan banyak paham paham Aldi yang dipakai kerajaan lain hal ini membuat dia terkenal di kerajaan lain
Dengan sebutan pangeran berambut putih yang jenius
"Iya dia memang sering ikut mengawal ku dalam berbagai acara pertemuan"ucap Andi
"Cih padahal aku berencana menjodohkannya dengan anakku" ucap ratu siluman rubah
"Ooh begitu ya sayang sekali" ucap Andi
"Apa kau tidak tertarik menikahkan dia dengan putri ku nanti ? "Ucap ratu siluman rubah
"Maaf ratu apakah anda tidak melihat dia sekarang sudah memiliki tunangan" ucap Andi
"Yah kan baru bertunangan bukan menikah yah ruangan dengan dia saja menikah dengan putriku lagipula putriku itu juga kan tidak kalah cantiknya dengan putri kerajaan kelinci dan juga kerajaan ku hampir sama makmur nya dengan kerajaan kucing jadi sepadan tidak seperti kerajaan kelinci yang bagaimana menyebutnya ya, yah bisa dibilang agak tertinggal" ucap ratu siluman rubah memaksa
"Maaf ratu tetapi kerajaan saya memilih menikahkan anak saya dengan putri kerajaan kelinci karena kerajaan kami memiliki paham yang sama yaitu tidak mengenal perbudakan, bukan karena kekayaan ataupun kemajuan suatu kerajaan jika rakyat kami senang maka kerajaan kami juga akan maju seperti kerajaan kucing yang sekarang" ucap Andi
"Cih baiklah kalau sudah begitu kalau sudah bosan dengannya bilang saja"ucap ratu siluman rubah
Hari pertunangan tersebut berlangsung dengan meriah. Pada hari itu tidak ada pandangan antara bangsawan dan rakyat biasa seluruh tamu undangan setara.
sampai pada akhir acara. putri Zahra akan tinggal di kerajaan kucing karena dia akan menjadi calon istri Aldi dan sekaligus juga akan menjadi ratu kerajaan kucing selanjutnya
"baiklah nak selamat menempuh kehidupan baru bersama suami mu" ucap Arslan
"terimakasih ayah sudah merawat Zahra selama ini" ucap Zahra menangis
Sampai pada malam hari
Aldi pergi ke ruangan raja
"ayah jadi dimana kamar Zahra sekarang" ucap Aldi
"kau masih bertanya ?" ucap Andi
"tentu saja kamar yang akan kau tempati akan menjadi kamar kalian berdua" ucap Andi
"appaaaa" ucap Aldi terkejut
"memangnya kenapa ?" ucap Andi
"tentu saja tidak kami kan baru bertunangan belum menikah ayah" ucap Andi
"kalau Zahra sudah hamil baru kalian menikah, kalau lebih cepat hamil kan lebih baik" ucap Andi tersenyum kecil
"Ta-Tapi ayah Aldi kan" ucap Aldi melawan
"baiklah baiklah silakan keluar ayah banyak pekerjaan"ucap Andi
Aldi kembali ke kamar
"Aldi kalian sekarang tidur sekamar ya " ucap Nina
"baiklah ibu" ucap Andi
Andi tidak dapat melawan aturan keluarga nya
Aldi masuk kamar dan membuka pintu
"maaf Zahra jika tidak nyaman Aldi akan tidur di sana saja" ucap Aldi sambil menunjuk sofa yang ada di dekat pintu
"ti tidak saya yang tidak sopan sebagai pendatang membuat tuan rumah tidur di atas sofa" ucap Zahra
"tuan Aldi di sini saja" ucap Zahra
"tapi tapi kan" ucap Aldi
"apakah tuan Aldi tidak mau ?" ucap Zahra
"baiklah baiklah" ucap Aldi
__ADS_1
Malam berlalu dengan cepat
Aldi dan Zahra tertidur dengan pulas kelelahan karena pesta pertunangan tersebut