Kerajaan Kucing

Kerajaan Kucing
Pagi Hari di Hotel Kerajaan Kucing


__ADS_3

"tapi kak saya tidak percaya bagaimana mungkin tuan putri Andini seperti yang kakak katakan ?"ucap Wandy


"Maksudmu ?"ucap Wendy


"Yah maksudnya pemalu dan sangat dekat dengan tuan Aldi ?"ucap Wandy


"Yah putri Andini dulu memang sangat pemalu dan juga dekat dengan tuan Aldi sampai sampai ada beberapa pelayan yang berkata mereka cocok sekali"ucap Wendy


"Yah kalau beg...."ucap Wandy


"Wendy Wandy ayo sini"ucap Aldi


"Baiklah tuan muda "ucap mereka m m


"Ini ...apakah saya harus membawa dua selimut berat ini sendirian ?"ucap Aldi


"Ma-ma-maaf tuan muda "ucap Wendy dan Wandy


Wendy dan Wandy mengambil selimut dari Aldi


"Baiklah mari kita sekarang kembali ke kamar"ucap Aldi


"Tentu saja tuan muda"ucap Wendy


"Tapi rasanya saya mengantuk berat, maaf saja sepertinya ceritanya lain kali lagi ya ?"ucap Aldi


"Tentu saja tuan muda"ucap Wendy


"Yah kesehatan anda itu sangat penting tuan muda"ucap Wandy


"Baiklah baiklah"ucap Aldi sambil menguap menutup mulutnya


"Wah, imutnya"ucap Wendy dan Wandy di dalam hati


Mereka berjalan menuju kamar Aldi.


Sesampainya di kamar Aldi, Aldi tampak sangat mengantuk dan membuang kan diri ke tempat tidur


"Tuan muda sangat lelah ya ?"ucap Wendy


"Hemm"ucap Aldi yang tampak sangat lelah


"Yah tuan muda tidur saja kami akan berjaga dulu"ucap Wandy


"Baiklah kalian juga tidur cepat ya "ucap Aldi dengan mata terpejam


"Baiklah"ucap mereka berdua dengan nada pelan


Setelah beberapa jam kemudian Wendy tampak masih terjaga


"Kakak masih bangun ?"ucap Wandy dengan nada pelan


"Yah tentu saja apa tugas kita kalau kita berdua tidur ?"ucap Wendy dengan nada pelan


"Bukannya hotel ini juga dekat dengan barak ?"ucap Wandy


"Yah tapi, apa kau ingat apa yang tuan Aldi katakan tuan muda sedang berlatih pedang di kerajaan loh, tempat yang dekat dengan barak 7 jendral dan termasuk tempat teraman bagaimana mungkin masih bisa di serang oleh musuh ?"ucap Wendy yang tampak serius


"Yah barak 7 jendral ya ?"ucap Wandy


"Yah barak 7 jendral kucing"ucap Wendy


"Apakah kakak sudah pernah pergi ke barak jendral lainnya ?"ucap Wandy


"Pernah"ucap Wendy


"Wah enaknya "ucap Wandy

__ADS_1


"Perasaan kau juga pernah ke barak jendral macan putih salju"ucap Wendy


"Tidak pernah, walaupun dekat saya tidak pernah pergi ke barak jendral lainnya kan karena saya menjadi wakil jendral saya terus kakak timpakan tugas karena itu saya tidak pernah keluar dari barak, dan tebak ini salah siapa ?"ucap Wandy


"Yah kau termasuk..... Eh .... Wakil yang hebat"ucap Wendy kehabisan kata kata


"Wakil yang hebat padahal antara 1 barak dengan barak yang lain hanya berbeda sekitar 700 meter"ucap Wandy


"Yah, baiklah aku akan menjelaskannya bagaimana keadaan setiap barak"ucap Wendy


"Nah bagus jelaskan bagaimana latar, rupa, dan semua yang bisa di jelaskan dengan kata kata"ucap Wandy


"Yah baiklah jadi begini setiap barak 7 devisi itu mewakili 7 jendral kucing"ucap Wendy


"Yah kalau itu siapa pun juga tahu"ucap Wandy


"Baiklah baiklah, setiap barak memiliki 1 pilar yang mewakili barak devisi tersebut misalnya kita barak devisi singa dilambangkan dengan pilar singa api, pilar macan tutul salju dilambangkan dengan pilar macan tutul putih bagaikan salju. Jarak antara barak 1 devisi dengan barak 1 devisi lainnya adalah 700 meter dan jarak barak ini dengan istana adalah 250 meter "ucap Wendy


Hal ini wajar karena kerajaan kucing berada di atas tanah yang terbang dan di bawahnya adalah kota kerajaan kucing yang sangat maju dibandingkan kerajaan lain


"Yah, walaupun begitu saya tidak pernah melihat barak devisi lain"ucap Wandy


"Yah kau kan pernah melihat devisi lain jadi anggap saja itu impas"ucap Wendy


"Huh, tapi yang menjadi beban saya adalah bagaimana mungkin tuan Aldi yang sudah mendapat pengawasan yang sangat ketat dan berada di kerajaan yang sangat aman di dunia kasta ini masih bisa di serang ?"ucap Wandy


"Yah aku juga heran antara jarak satu pilar devisi dengan pilar devisi lainnya juga dipasang penghalang jadi siapapun yang Melawati pagar dan pengahalang itu akan langsung ketahuan oleh seluruh pilar Tampa melibatkan istana, jadi jika ada penjahat yang melewati pagar yang diberi penggalang itu akan langsung di tangkap dan jika terbukti bersalah kau tau apa yang akan terjadi"ucap Wendy


"Yah, jadi pertanyaannya bagaimana orang misterius itu bisa menembus ke dalam ?"ucap Wandy


"Humm"ucap Wendy yang tampak berpikir


"Aku rasa ada orang dalam yang mengkhianati tuan muda dan membuka penghalang ini agar tidak ketahuan"ucap Wandy


"Apa, jadi maksud kakak ada orang yang mengkhianati tuan Aldi ?"ucap Wandy terkejut


"Maaf"ucap Wandy


"Yah aku rasa ada yang mengkhianati tuan Aldi, tapi aku tidak tahu juga kekuatan musuh seperti apa bisa jadi musuh lebih kuat dari dugaan kita hingga bisa menembus pertahanan kita tanpa diketahui"ucap Wendy


"Yah saya juga berpikir demikian "ucap Wandy


"Baiklah baiklah sekarang kita tidur dulu saja besok kita akan bertugas mengawal lagi"ucap Wendy


"Baiklah baiklah"ucap Wandy


Wendy tidur di sebelah kanan Aldi dan Wandy tidur di sebelah kiri Aldi


Keesokan paginya tampak udara di sekitar hotel tampak berkabut


"Tuan muda, apakah anda sudah bangun ?"ucap Wandy


"Hummm sekarang sudah jam berapa ?"ucap Aldi berdiri dari tempat tidur


"Sekarang baru jam 05:00 tuan muda"ucap Wendy yang masih berbaring


"Wah baiklah bagaimana kalau kita lari pagi ?"ucap Aldi


"Hum, ingin lari pagi ?"ucap Wandy


"Yah tentu saja sebelum rapat lagi sebaiknya saya berolahraga sebentar"ucap Aldi


"Baiklah saya akan mengawal Anda tuan muda"ucap Wandy


"Apakah Wendy juga ikut ?"ucap Aldi


"Tidak tuan muda sepertinya saya sangat lelah nanti saya akan menyusul, kalau saya mampu"ucap Wendy

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu kami akan pergi dulu"ucap Aldi


"Iya"ucap Wendy


Aldi dan Wandy pergi ke luar kamar


"Apa yang terjadi denganku ini perasaan semalam aku baik baik saja tapi kenapa pagi hati ini aku lemah sekali "ucap Wendy


Di luar kamar


Sepertinya Aldi dan Wandy sedang berjalan menuju kamar mandi untuk membasuh wajah nya dan mengganti piama tidur nya


"Tuan muda anda ingin mengganti pakaian dulu ?"ucap Wandy


"Yah tentu saja bagaimana mungkin saya akan menggunakan pakaian piama ini untuk lari pagi kan"ucap Aldi


"Hahahaha cocok sekali jika anda memakainya"ucap Wandy


Tiba tiba Andi datang keluar dari kamarnya


"Hormat saya kepada yang mulia de obelia"ucap Wandy


"Ayahanda selamat pagi"ucap Aldi tersenyum


"Hooh Aldi bagaimana kabarnya setelah kejadian kemarin ?"ucap Andi


"Yah baik ayahanda Aldi ingin lari pagi hari ini apakah ayahanda mengizinkannya ?"ucap Aldi


"Tentu saja lagipula Wandy mengawal mu kan "ucap Aldi


"Tentu saja ayahanda"ucap Aldi


"Baiklah kalau begitu ayah akan mengizinkan mu"ucap Andi


"Terimakasih ayahanda"ucap Aldi


"Emm... Ngomong ngomong pakaian apa ayang kau kenakan Aldi ?"ucap Andi


"I-i-ini pakaian yang kakak berikan saat ulang tahun Aldi dulu ayahanda"ucap Aldi yang tampak kaget


"Hooh begitu bagus juga"ucap Andi


"Baiklah kalau begitu Aldi mau ganti baju dulu sebelum lari pagi"ucap Aldi tersenyum


"Baiklah hati hati ya"ucap Andi


"Iya ayahanda"ucap Aldi


"Baiklah, jaga Aldi ya Wandy "ucap Andi


"Tentu saja yang mulia saya akan mengawal tuan Andi dengan sangat ketat"ucap Wandy


"Baiklah baiklah"ucap Andi masuk ke dalam kamar mandi


Aldi dan Wendy sudah siap untuk lari pagi dengan menggunakan pakaian lari Aldi tampak sangat tampan dengan memakai baju berlengan pendek tampak lengan tangannya yang putih kerah baju yang tidak terlalu terbuka tampak pundaknya yang putih ditambah lagi rambut putih nya yang sangat indah


"Hormat kami kepada yang mulia de obelia"ucap seluruh pelayan


"Wah tuan muda ingin olahraga ?"ucap salah satu pelayan


"Tentu saja"ucap Aldi tersenyum kecil


"Hati hati tuan muda cuaca di kerajaan domba pada saat pagi hari memang sering berkabut"ucap salah satu pelayan


"Baiklah baiklah"ucap Aldi


"Kalau begitu kami berdua pergi dulu"ucap Aldi

__ADS_1


"Baiklah tuan muda "ucap seluruh pelayan


__ADS_2