
"siapa laki laki itu ?"ucap Aldi di dalam hati
"Maaf ada urusan apa dengan istri saya ?"ucap Aldi memeluk Zahra dan langsung menjauh dari Wawan
"Perkenalkan saya adalah Wawan pangeran dari kerajaan ayam"ucap Wawan
"Jaga sopan santun mu kau sedang berbicara dengan pangeran Aldi "ucap Wandy yang berada di belakang Aldi
"Apa maksudmu"ucap Wawan
"Oi sialan berikan penghormatan yang besar kepada yang mulia pangeran Aldi"ucap Zaky yang tiba tiba berada di belakang Aldi
"Ap-"ucap Wawan tidak bisa berbicara
"Bersujud !!"ucap Zaky dengan tatapan dingin
"Berikan hormat kepada yang mulia obelia"ucap Zaky
"Hormat saya kepada yang mulia obelia"ucap Zaky
"Zaky sudah lah"ucap Aldi menarik baju Zaky
"Baiklah tuan muda jika itu yang anda inginkan"ucap Zaky
"Kau sudah boleh bergerak"ucap Zaky
"Kekuatan apa ini"ucap Wawan di dalam hati
"S-siapa kau"ucap Wawan ketakutan
"Sebelum menanyakan nama orang akan lebih sopan jika kau memberitahukan nama mu terlebih dahulu"ucap Zaky dengan tatapan dingin
"Baiklah perkenalkan nama saya adalah Wawan pangeran dari kerajaan ayam"ucap Wawan berdiri memberi hormat dengan kaki yang masih gemetar
"Baiklah, saya adalah Zaky jendral kucing devisi macan dari 7 devisi jendral kucing"ucap Zaky
"J-jendral kucing ? Akan gawat jika aku mencari masalah dengan jendral kucing "ucap Zaky di dalam hati
"HM, kau masuk pukul segini dari mana kau masuk, jika ada orang asing masuk pukul segini adalah teman putri Zahra, saya memang merasakan beberapa orang asing memasuki istana ini tapi saya pikir itu adalah teman putri Zahra tidak saya sangka ternyata ada ayam kampung yang berani memasuki istana kami"ucap Zaky dengan nada yang dingin
"S-s-saya sebenarnya akan mengikuti rapat internasional kasta di kerajaan kucing ini tetapi saya diam diam pergi ke kerajaan kucing untuk menemui sahabat saya putri Zahra "ucap Wawan
"Jika memang ingin menemui Zahra sebaiknya anda membuat surat maka kami akan menerima dengan baik"ucap Aldi yang masih memegang tangan Zahra
"Sialan laki laki ini adalah calon suami Zahra, tampan juga "ucap Wawan di dalam hati
"Baiklah ayam kampung kau mau aku bakar di sini atau ingin pergi ?"ucap Zaky
"Baiklah jika begitu saya permisi"ucap Wawan
Wawan pun pergi meninggalkan kerajaan kucing
"HM, tuan Zaky apakah kau tidak terlalu kasar kepadanya?"ucap Wandy
"Kasar apanya apa kau tidak melihat wajah tuan Aldi tampak sedang cemburu itu ?"ucap Zaky berbisik kepada Wandy
"HM ?"ucap Wandy melihat ke arah Aldi
Tampak Aldi yang dengan wajah yang sulit di tebak
"Anda benar"ucap Wandy
"Baiklah saya kesini hanya ingin mengambil beberapa barang yang saya perlukan untuk rapat nanti"ucap Aldi melepaskan tangan Zahra sambil berjalan membelakangi Zahra
"Al-a-aldi"ucap Zahra memegang pundak Aldi
"HM ?"ucap Aldi sambil mengalihkan pandangannya
"Tuan Aldi anda baru saja datang dan anda sudah ingin pergi lagi ?"ucap Zaky
"Bagitu lah"ucap Aldi
"Aldi apakah Aldi tidak ingin berbicara dengan Zahra dulu ?"ucap Zahra
"Maaf Zahra Aldi sedang terburu buru"ucap Aldi mengalihkan pandangannya
"T-t-tapi"ucap Zahra
"Maaf Zahra nanti kita lanjutkan pembicaraan ini"ucap Aldi mulai berjalan meninggalkan Zahra
__ADS_1
"Baiklah Zaky dan Wandy mari ikut saya untuk membawa beberapa barang"ucap Aldi
"Baiklah tuan muda "ucap Zaky dan Wandy
Aldi dan Zaky berjalan menuju ke dalam istana Aldi, Zaky dan Wandy melintasi teman teman Zahra yang sedang dalam acara minum teh
"Hey,hey itu adalah pangeran Aldi "ucap Anita menunjuk Aldi dari kejauhan
"Siapa meraka Zaky ?"ucap Aldi
"Mereka adalah teman teman tuan putri tuan muda, tuan putri sedang melaksanakan acara minum teh bersama teman temannya"ucap Zaky
"Baiklah saya akan mengucapkan selamat datang kepada mereka kalian juga harus ikut"ucap Aldi
"Mana mana, itu pangeran Aldi ?"ucap Sania
"Wah iya benar itu pangeran Aldi"ucap Mirza
"Tampan sekali ya "ucap Zika
"Ternyata tuan Aldi lebih jika dilihat secara langsung lebih tampan dari pada yang ada di majalah ya ?"ucap Anita
"Tentu saja"ucap Sania, Mirza,Zika serentak
Tiba tiba Aldi berhenti pas di depan teman teman Zahra itu
"Wah tampan sekali"ucap semua teman Zahra di dalam hati
"Selamat siang putri putri"ucap Aldi tersenyum dan memberi hormat
"S-s-selamat siang pangeran Aldi "ucap mereka semua
"Selamat datang di kerajaan kucing saya harap anda menikmati waktu saat berada di sini,dan saya harap putri putri bisa menghibur Zahra saat saya tidak ada di sisinya saat ini"ucap Aldi tersenyum
"T-tentu saja pangeran "ucap Anita
"Baiklah kalau begitu saya permisi dulu"ucap Aldi
"Baiklah sampai bertemu lagi tuan muda"ucap teman teman Zahra
Aldi bersama Zaky,dan Wandy memasuki istana
"Baiklah bawa ini, ini, ini,dan ini"ucap Aldi
"Tidak ini memang barang barang yang harus dibawa untuk rapat ini"ucap Aldi
"Baiklah mari kita pergi"ucap Aldi
Tampak Zaky dan Wandy membawa banyak barang bertumpuk menuju kereta dan menuju ke gedung rapat internasional kerajaan kucing
"Hormat kami kepada yang mulia obelia"ucap semua anggota rapat saat Aldi memasuki ruangan
"Baiklah mari kita mulai rapat ini "ucap Andi
Rapat dimulai dengan pembahasan permasalahan kasta anjing yang melakukan pergerakan misterius
Rapat kasta diikuti oleh semua kasta
Saat rapat dimulai
Tampak Aldi sedang malamun
"Tuan muda apakah anda sakit ?"ucap Wendy
"Tidak apa apa saya hanya sedang memikirkan sesuatu"ucap Aldi
"Psst-pssst kakak kesini sebentar"ucap Wandy
"HM ?, Ada apa ?"ucap Wendy
"Tuan Aldi sedang cemburu"ucap Wandy berbisik kepada Wendy
"Cemburu ?, Kenapa ?"ucap Wendy
Wandy menjelaskan masalah yang terjadi
"Sialan ayam itu apakah ingin aku jadikan ayam goreng ?"ucap Wendy
"Kita diperintahkan untuk diam oleh tuan Aldi"ucap Wandy
__ADS_1
"Cih, tuan Aldi memang seperti ini jika sedang marah tuan akan menjadi diam dan tidak akan banyak berbicara dengan orang lain"ucap Wendy
"Tapi tadi tuan Aldi tersenyum melihat teman nona Zahra"ucap Wandy
"Iya, itu teman nona Zahra tidak ada hubungannya dengan si ayam itu"ucap Wendy
"Ya, jika dipikir pikir itu benar juga"ucap Wandy
"Sialan si ayam itu apakah lebih baik aku memerintahkan para prajurit devisi singa untuk meratakan kerajaannya ?"ucap Wendy
"Sudahlah jangan berpikir macam macam untuk membunuh pangeran itu lebih baik sekarang kita mengikuti perintah tuan Aldi saja"ucap Wandy
"Cih, baiklah jika itu yang diinginkan oleh tuan muda"ucap Wendy
Pukul 16:45
Rapat telah selesai para tamu rapat kembali ke hotel internasional kerajaan kucing dan kasta yang kerajaannya dekat kembali ke kerajaannya
"Baiklah sekarang mari kita kembali tuan muda"ucap Wendy
"Baiklah"ucap Aldi dengan wajah yang lesu
"Tuan muda anda tampak tidak sehat apakah anda sakit ?"ucap Zaky
"Tidak saya hanya ingin cepat kembali ke rumah"ucap Aldi
"Ayahanda apakah kita akan pulang ?"ucap Aldi
"Ti- baiklah Aldi Aldi pulang terlebih dahulu saja ayah akan melakukan hal hal yang penting terlebih dahulu"ucap Andi
"Baiklah ayahanda"ucap Aldi
"Pangeran izinkan saya yang mengawal anda"ucap Wandy
"Baiklah Wandy"ucap Aldi
"Apakah Wandy dan Zaky nanti akan kembali ke istana"ucap Aldi
"Tentu saja tuan muda"ucap Zaky dan Wandy
"Baiklah kalau begitu ayahanda, Zaky Wendy saya permisi dulu"ucap Aldi menunduk
"Tuan muda apakah anda masih memikirkan hal yang terjadi tadi siang ?"ucap Wandy
"Hmm, ya begitu lah"ucap Aldi melihat ke jendela kereta
"Tapi tuan muda, menurut pengamatan saya pangeran Wawan adalah teman masa kecil putri Zahra "ucap Wandy
"Hmm ? Begitulah ?"ucap Aldi
"Jadi pangeran anda jangan cemburu karena hal kecil seperti ini"ucap Wandy
"Berisik"ucap Aldi
"Wajah tuan Aldi yang sedang cemburu ternyata lucu juga, tapi jika dipikir pikir di usia tuan Aldi yang masih muda ini cemburu karena hal yang sepele adalah hal yang wajar"ucap Wandy di dalam hati sambil menoleh ke arah Aldi
Sesampainya di istana
"HM ? Teman teman Zahra masih ada di dalam ?"ucap Aldi
"Apakah perlu saya usir mereka semua tuan muda ?"ucap Wandy
"Apa tidak perlu biarkan saja mereka di sini, lagipula saya juga sedang sangat lelah untuk mengurus mereka lebih baik saya tidur saja di kamar"ucap Aldi masuk ke dalam diikuti oleh Wandy di belakangnya
"Sampai kapan Wandy akan terus mengikuti saya ?"ucap Aldi
"Saya akan mengikuti anda sampai di depan kamar anda dan saya akan menunggu di sana sampai kak- maksud saya jendral Wendy dan jendral Zaky kembali"ucap Wandy
"Hm, baiklah kalau begitu
"Tapi sebelum masuk sebaiknya anda melepaskan jubah anda dulu tuan muda"ucap Wandy
"HM, baiklah kalau begitu"ucap Aldi melepaskan jubah nya dan memasuki istana
"Kakak sudah kembali ?"ucap Dinda
"Apa kakak sudah pulang ?"ucap Dini
"Yah, kakak sudah pulang"ucap Aldi dengan wajah yang sangat lelah dan lesu
__ADS_1
"Aldi sudah pulang ?"ucap Zahra mengambil jubah Aldi
"Yah begitu lah"ucap Aldi melintas dengan dingin di depan Zahra