
"Tuan muda apakah tidak ada yang ketinggalan ?" Ucap Wendy
"Humm, sama sekali tidak ada" ucap Aldi menggeleng
"Baiklah kalau begitu mari kita pergi" ucap Zaky
"Baiklah" ucap Aldi
Wendy menggunakan sihir teleportasi miliknya untuk memindahkan mereka semua ke kota
Di kota
"Wah, ada apa ini kenapa ada angin ribut ?" Ucap salah satu penduduk
"Wah apa ini " ucap salah satu penduduk
"Kenapa ada angin ribut" ucap salah satu penduduk
"Kenapa apakah kerajaan kita kena bencana ?" Ucap salah satu penduduk
Tiba tiba Aldi,Anisa,dan Andini bersama dengan 3 jendral kasta berada di tengah tengah penduduk itu tetapi mereka tidak terlalu terlihat jelas karena terhalang anggin debu
"Wah sepertinya kita sudah sampai ya ?" Ucap Zaky
"Wahh lumayan " ucap jendral macan tutul salju
"Wah hebat sekali" ucap Anisa
"Hebat" ucap Andini yang memegang baju Aldi
"T-t-tunggu ini adalah putri,jendral kasta dan di antara mereka pasti ada.." ucap salah satu penduduk terkejut
"Apa kabar rakyatku ?" Ucap Aldi yang
Setelah angin debu menghilang mereka sangat terkejut bukan hanya Aldi yang datang tetapi membawa adik dan kakak nya
"T-t-tuan muda apakah anda tidak masalah membawa kakak anda dan adik anda ?" Ucap salah satu penduduk
"Humm, apa maksudmu ?" Ucap Aldi
"Maksud saya apakah yang mulia mengizinkan anda membawa adik dan kakak anda ?" Ucap salah satu penduduk
"Tentu saja, karena sudah mendapatkan izin dari ayahanda makanya saya bisa di sini" ucap Aldi
"Ja-jadi putri sudah mendapatkan izin ?" Ucap salah satu penduduk
"Yah, begitu lah" ucap Aldi
"Hei kalian lupa mengucapkan salam" ucap Wendy
"Maafkan kalancangan kami tuan muda"ucap salah satu penduduk
"Hormat kami kepada yang mulia obelia" ucap seluruh penduduk dengan semangat
"Baiklah" ucap Aldi
"Maaf kami terlalu terkejut karena anda karena kedatangan anda kali ini membawa putri" ucap salah satu penduduk
"Tidak apa apa" ucap Aldi
"Baiklah tuan muda apakah anda lapar ?" Ucap salah satu penduduk
"Humm,tas begitulah" ucap Aldi
"Baiklah tuan muda,putri dan jendral kasta sekalian mari ikuti saya ke tempat tokoh makanan terenak di kota ini" ucap salah satu penduduk
"Wah, maaf mungkin nanti saja karena kami ingin menikmati kota" ucap Aldi
"Oh, jadi begitu baiklah tuan muda saya mohon maaf atas kelancaran saya" ucap penduduk itu
__ADS_1
"Tidak apa apa" ucap Aldi tersenyum
"Baiklah tuan muda kalau begitu saya permisi dulu" ucap penduduk itu
"Baiklah tidak apa apa" ucap Aldi
"Baiklah bubar bubar" ucap Wendy
Para penduduk semua bubar
"Baiklah tuan muda mau kemana kita sekarang ?" Ucap Wendy
"Yah sekarang kita akan berkeliling dulu dan menikmati jajanan di kota ini bagaimana ?" Ucap Aldi
"Wahh ide yang bagus kakak" ucap Andini yang masih memegang lengan baju Aldi
"Emm Andini apakah bisa lepaskan ?" Ucap Aldi
"Hum, tapi kakak disini banyak orang Andini takut" ucap Andini
"Huh, baiklah" ucap Aldi menghela nafas
"Apakah kakak marah ?" Ucap Andini
"Sama sekali tidak" ucap Aldi mengelus kepala Andini
"Jadi kita mau kemana sekarang dek ?" Ucap Anisa
"Hum bagaimana kalau kita bersantai di air mancur itu ?" Ucap Aldi menunjuk air mancur patung kucing putih yang seperti menginjak seekor kucing
"Wah indah sekali ya kota kita" ucap Anisa
"Tentu saja, karena kota kita seperti ini kita kita menjadi jalur perdagangan internasional antar kasta" ucap Aldi
"Wahh benarkah itu ?" Ucap Andini
"Wah kakak benar ada orang dari kasta lain" ucap Andini
"Sudahlah mari kita duduk" ucap Aldi yang menuju air mancur itu
"Baiklah" ucap Andini,dan Zahra
"Tuan muda apakah anda mau es krim " ucap jendral kasta macan tutul salju
"Emm baiklah terimakasih" ucap Aldi tersenyum
"Wah guru saya juga mau" ucap Anisa
"Baiklah baiklah" ucap jendral kasta macan tutul salju
"Emm-" ucap Andini yang masih memegang lengan Aldi
"Em, kakak jendral bisa pesan satu lagi untuk Andini ?" Ucap Aldi tersenyum
"Wahh imutnya, tentu saja saya juga akan memaafkannya untuk tuan putri cantik kita" ucap jendral macan tutul salju
"Hoi perempuan,jaga sopan santun mu dengan tuan muda" ucap Wendy
"Hoo, mau apa kau cebol bukannya wajahmu merah juga saat melihat senyum tuan muda ?" Ucap jendral macan tutul salju
"Sudahlah pergi sana beli es krim" ucap Zaky
"Iya,iya" ucap jendral macan tutul salju
"Baiklah terimakasih" ucap Aldi tersenyum
"Tidak masalah pangeran ku"ucap jendral macan tutul salju
"Emm kakak terimakasih" ucap Andini makin memegang erat lengan baju Aldi
__ADS_1
"Tidak masalah" ucap Aldi memegang kepala Andini
"Eh iya kakak, siapa nama kakak jendral ini ?" Ucap Aldi
"Dari dulu Aldi seperti pernah melihatnya tapi tidak tahu nama beliau" ucap Aldi
"UMM nama guru adalah Lily sang jendral kasta devisi macan tutul salju devisi yang dikenal sebagai devisi penyembuhan dan devisi yang seluruh anggotanya adalah wanita dan termasuk salah satu prajurit penyembuhan terbaik dari seluruh kerajaan " ucap Anisa
"Wah jadi kak Lily adalah guru kakak, yang membimbing kakak untuk menjadi kesatria wanita ?" Ucap Aldi
"Yah begitulah, didikan dari beliau sangat keras kata beliau "menyembuhkan bukan berarti tidak bisa bertarung" beliau mengajarkan cara menyembuhkan dan bertarung sekaligus mempertebal spirit kasta itu merupakan hal dasar untuk mengembangkan suatu sihir" ucap Anisa
"Hum, jadi begitu" ucap Aldi
"T-t-tnggu tuan muda kenapa anda memanggil perempuan aneh itu dengan sebutan "kakak" ?" Ucap Wendy
"Hum, memangnya kenapa ?" Ucap Aldi
"Yah umur nya tidak beda jauh dengan saya dan juga Wendy kenapa anda tidak memanggilnya dengan nama saja dan juga dalam keluarga anda menyebut bawahan atau orang yang statusnya lebih rendah dari anda adalah menyebutnya dengan anda tuan muda" ucap Wendy
"Yah.... Saya juga merasa tidak sopan menyebut orang yang lebih tua hanya dengan nama" ucap Aldi
"Ta-ta-tapi tuan muda bukankah anda memanggil saya dan Zaky dengan nama kami saja ?" Ucap Wendy
"Yah karena saya sudah merasa akrab dengan Zaky" ucap Aldi
"Wah benarkah itu tuan muda ?" Ucap Zaky
"Yah kenapa tidak ?" Ucap Aldi
"Wahh saya senang sekali saya akan terus mengenang hal ini dalam hidup saya " ucap Zaky
"Em,iya...eh baiklah" ucap Aldi
"Lalu bagaimana kalau saya tuan muda ?" Ucap Wendy
"Yah, karena Wendy kan badannya hampir sama dengan saya jadi...." Ucap Aldi
"Pfff" ucap Zaky yang menahan tawa
"Baiklah kalau begitu,kalau tuan muda memang melihat saya dari penampilan saya akan mengundurkan diri dari mengawal Anda dan saya akan pergi jauh dari kerajaan ini dan saya akan ....." Icao Wendy yang tampak putus asa
"Tapi karena itu saya menganggap Wendy seperti saudara laki laki saya karena saya tidak memiliki saudara laki laki" ucap Aldi
"Wahh!! ,benarkah itu tuan muda hahahaha sudah saya duga anda akan berkata seperti ini Ta-Tapi anda menjelaskannya di sini sa-sa saya jadi malu" ucap Wendy memerah
"Hihihi maaf maaf" ucap Aldi
"Baiklah tuan muda saya sudah kembali ini eskrim nya, ini untuk putri Anisa,ini untuk Zaky,ini untuk si cebol,ini untuk Zaky,ini untuk tuan muda, dan ini untuk eeee...." Ucap Lily yang melihat Andini yang tampak ketakutan di belakang tubuh Aldi tampak ketakutan
"Em, terimakasih biar saya yang memberikannya" ucap Aldi mengambil es krimnya
"Em..Shilakan tuan muda" ucap Lily
"Ini dek" ucap Aldi tersenyum memberikan es krimnya kepada Andini
"Wah kakak, terimakasih" ucap Andini yang tersenyum manis
"Emm,, ngomong ngomong apakah saya boleh memanggil kakak dengan sebutan Lily ?" Ucap Aldi yang malu
"Wah imutnyaaaaa tidak tahan" ucap Lily
"Imutnya" ucap Wendy dan Zaky
"Wahh tentu saja tuan muda itu merupakan suatu kebanggan bagi saya" ucap Lily
"Terimakasih" ucap Aldi
"Baiklah tuan muda Shilakan nikmati eskrim nya ya" ucap Lily
__ADS_1