Kerajaan Kucing

Kerajaan Kucing
Yang akan melindungi mu


__ADS_3

"jika ada yang berani macam macam tenang saja Aldi Zahra akan melindungi Aldi " ucap Zahra dengan polosnya


"baiklah saatnya kita kembali ke kelas putri" ucap Aldi


"baiklah mari kita kembali ke kelas" ucap Zahra


"eh tunggu- apa kita sekelas ?" ucap Aldi


"yah tentu saja kita sekelas" ucap Zahra


"sejak kapan kita sekelas sedangkan tadi saat pengenalan diri saja anda tidak ada " ucap Aldi


"hmm saat itu saya sedang ada urusan kerajaan" ucap Zahra


"Jadi begitu" ucap Aldi


"Hufff"Zahra menghela nafas


Mereka berdua kembali ke kelas


DI KELAS


"Ada urusan apa anda dengan rakyat jelata itu putri" ucap salah satu murid


Zahra menatap Aldi


"Yah tidak ada masalah penting" ucap Zahra


Zahra dikenal putri yang ramah penyayang dan lemah lembut


Hal ini membuat dia menjadi putri yang diperebutkan oleh beberapa pangeran


"Ngomong ngomong apakah anda sudah memiliki calon suami putri Zahra ?" Ucap salah satu murid


"Emm kalau masalah itu ayah saya yang mengatur nya" ucap Zahra terkejut


"Hmmm begitu ya beruntung nya orang yang menjadi suami anda putri Zahra memiliki istri seperti anda" ucap murid tersebut


"Anda terlalu memuji saya"ucap Zahra


"Apakah anda tidak tertarik dengan pangeran kerajaan kucing" ucap salah satu murid


"Iya iya pangeran kerajaan kucing dengan rambut putih dan mata silver nya yang kabarnya sangat tampan" ujar murid perempuan


"Jika pangeran kerajaan kucing bersekolah di sini mati pun rasanya mau" ucap murid perempuan


Zahra menatap Aldi dan Aldi tampak terkejut


"Yah dengan kerajaan yang makmur dan tentara yang kuat raja Andi de obelia sudah berhasil menyatukan seluruh kasta kucing baik kucing besar maupun kucing kecil, hal ini membuat kerajaan kucing menjadi salah satu kerajaan yang paling ditakuti dan seluruh kerajaan kasta baik hewan, maupun kasta siluman oleh karena itu kita selalu mengatakan hormat kepada obelia saat bertemu dengan bangsawan kasta kucing " ucap salah satu murid


"Tapi bukannya rumor mengatakan belum semua kasta kucing besar tapi ada satu kasta kucing besar yang belum ditaklukan yaitu kasta singa" ucap salah satu murid


"Yah kasta singa memang terkenal memiliki harga diri yang tinggi dan jarang mau bergabung dengan kelompok yang dianggap lebih lemah darinya" ucap salah satu murid


"Tapi itu tampaknya hanya rumor" ucap salah satu murid


"Tapi bukannya kau tahu kalau di dalam keluarga kerajaan kasta kucing yang memiliki darah raja memiliki ciri khas berambut putih dan bermata silver katanya itu adalah kekuatan kucing putih yang dimiliki sang raja kucing"ucap salah satu murid


"Sudah sudah bagaiman kalau kita istirahat" ucap Zahra


"Iya putri bagaimana kalau kita istirahat mari kita pergi ke kantin" ucap salah satu murid perempuan


"Maaf saya ada urusan dengan Aldi sebentar" ucap Zahra


"Kenapa putri Zahra terlihat sangat dekat dengan Aldi ?" Ucap beberapa murid


"Yah tidak mungkin kan putri Zahra jatuh hati kepada Aldi" ucap salah satu


Murid


"Tidak mungkin lah putri Zahra yang bagaikan bidadari itu jatuh hati kepada Aldi yang rakyat jelata" ucap seluruh murid menjawab dengan serentak


"Iya juga mungkin dia adalah budak putri Zahra" ucap salah satu murid perempuan

__ADS_1


"Apaa budak putri Zahra kalau begitu aku juga mau menjadi budaknya


"Tapi Aldi itu lumayan tampan kan" ucap salah satu murid perempuan


"Hmm iya sih kalau dari ketampanan eh ada yang sadar dengan mata Aldi yang seperti berwarna silver" ucap murid perempuan


"Hmm itu mungkin hanya kebetulan tidak mungkin Aldi itu bangsawan kasta karena aku samasekali tidak merasakan kekuatan roh kasta pada dirinya yang ada hanya spirit kasta" ucap salah satu murid bangsawan


"Memang sih roh kasta Hanaya dimiliki oleh bangsawan kasta dan spirit kasta merupakan bagian dasar dari roh kasta dan rakyat biasa pun bisa menggunakannya tapi apakah mungkin dia belum bisa menguasai roh kasta" ucap salah satu murid bangsawan


"Tidak mungkin Aldi itu bangsawan" ucap salah satu murid


Aldi pergi dengan Zahra menuju kantin


" bagaimana setelah dibicarakan dengan teman sekelas di depan diri anda sendiri pangeran" ucap Zahra tertawa kecil sambil menutup mulutnya


"Huh tidak ada rasa apa apa tuh" ucap Aldi malu malu


"Jangan malu malu tuan Aldi bicara terbuka saja dengan saya" ucap Zahra mendekat kepada Aldi


"Cih yasudah saya ingin pergi ke toilet jangan ikut ya" ucap Aldi dengan wajah tersipu malu


"Wajah pangeran Aldi tersipu lucu sekali" ucap Zahra


"Huff dia memang cantik sih ucap Aldi tapi aku harus menerima perjodohan yang dilakukan oleh ayah" ucap Aldi


Para bangsawan akan dijodohkan pada saat mereka memasuki usia sekolah dasar yaitu pada saat mereka berusia 7 tahun perjodohan ini dilakukan oleh orangtua mereka


"Huff siapa yang nantinya akan menjadi jodohku ya" ucap Aldi menghela nafas


"Hoi bocah tampaknya kau sedang kesulitan apa perlu aku bantu"


"Tidak perlu saya sendiri saja sudah cukup menyelesaikan masalah ini tapi masalah ini terus membebani ku" ucap Aldi menggumam


"Kalau kau tidak diam aku tidak bisa tidur bocah dasar kau ini mau kubunuh ya"


"Baiklah baiklah saya akan cerita"


"Tunggu dulu bocah jangan bilang saya aku jijik mendengarnya bilang saja aku"


Aldi menjelaskan masalahnya


"Huhhh jadi begitu kalau kau tidak terima ya bilang saja kau ada hak untuk egois sebagai seorang anak"


"Tapi apakah kau ini roh kasta atau kau ini hanya khayalanku" ucap Aldi


"Dasar tidak sopan baiklah akan ku buktikan aku akan aku akan membuat kau kena serangan jantung"


"Hoi hoi jangan aku bisa mati nanti" ucap Aldi terkejut


"Nah terus bagaimana?"


"Yasudah yasudah aku percaya"


"Baiklah sudah saatnya kau keluar dari WC nanti orang akan curiga kenapa kau berlama lama di WC"


"Iya juga" ucap Aldi dengan cepat keluar dari WC


"Kenapa anda lama sekali di WC pangeran Aldi


"Yah tidak apa apa" ucap Aldi


"Baiklah mari kita ke kantin


Di kantin


Susana ramai dan berdesakan oleh antrian rakyat biasa mengantri dengan seksama sedangkan para bangsawan menyuruh pelayan mengambilkan makanan dan memotong antrian


"Eh eh itu bukannya putri Charlotte de Zahra " ucap beberapa siswa berbisik


"Iya kau benar itu adalah putri Charlotte de Zahra" ucap beberapa siswa berbisik


"Siapa yang ada di sampingnya" ucap beberapa siswa berbisik

__ADS_1


"Mungkin pelayan nya" ucap beberapa siswa berbisik


Yah semoga saja lah karena kecantikannya semoga saja dia akan menjadi jodohku saat penjodohan nanti" ucap siswa berbisik


"Jangan mengkhayal kau kerajaanmu tidak begitu megah mana mungkin putri Charlotte mau menikah dengan mu" ucap siswa lain


"Yah putri Charlotte de Zahra kan putri yang baik ramah dan penyayang mana mungkin menilai berdasarkan kekayaan" ucapnya membela diri


Setelah membeli makanan dan selesai makan mereka berdua kembali ke kelas


"Apakah hari ini kita langsung belajar"


ujar beberapa siswa


"Apa belajar tidakk" ucap beberapa siswa


"Tidak biasanya setelah upacara penerimaan siswa baru pengenalan diri lalu akan pulang" ucap pangeran August.


Trigggg


"Yay saatnya pulang" ucap beberapa siswa


"Aldi mau pulang bersama ?" Ucap Zahra


"Ehh tidak saya ada janji setelah ini" ucap Aldi


"Janji apa Aldi apakah janji untuk kerja sampingan" ucap salah satu siswa


Kemudian Aldi ditertawakan oleh teman satu kelas Aldi membalasnya dengan senyuman


"Aldi kalau ingin pulang kau boleh menumpang dengan ku tunjukan saja dimana rumahmu" ucap August


"Tidak perlu August saya bisa pulang sendiri" ucap Aldi


"Hmm apa anda yakin ?" Ucap August


"Tentu saja saya yakin" ucap Aldi


"Baiklah kalau begitu sampai jumpa Aldi " ucap August


"Ayo Aldi kita pulang bersama" ucap Zahra memegang tangan Aldi


"Zahra" ucap Aldi sambil mendekat


"Eh -ap-apa " ucap Zahra kaget


"Saya hari ini membawa kereta kuda jadi saya akan kembali ke istana dengan kereta kuda saya jadi tidak perlu dihiraukan" ucap Aldi


"Baiklah kalau begitu sampai ketemu besok" ucap Zahra


"Bukannya besok libur ya ?" Ucap Aldi


"Eh libur kenapa ?" Ucap Zahra


"Besok adalah hari pernikahan para bangsawan kasta" ucap Aldi


"Apakah yang mulai Arslan sudah memilih calon menantunya " ucap Aldi


"Hmmm kalau itu saya sendiri tidak yakin apakah nanti orang yang akan menjadi suami saya akan baik" ucap Zahra


"Tenang saja pasti akan lancar kok besok" ucap Aldi


Kemudian Aldi kembali ke rumah dengan kereta kudan ya


Sesampainya di istana kucing


Tampak yang mulia Andi tampak sibuk


"Cie cie kakak yang besok akan menikah" ucap Dinda dan Dini


"Huff apa apaan sih" ucap Aldi malu


"Aldi sebaiknya Aldi memperbanyak istirahat karena besok adalah hari yang sangat penting" ucap Nina

__ADS_1


"Baiklah ibu" ucap Aldi


__ADS_2