
"Lho na, tangan kamu kenapa?" Tanya Khaira
"Gapapa, tadi habis belajar beladiri aja. Biar bisa ngehajar kamu Ra haha"
"Emang aku punya salah apa sih sama kamu Na? koq sebegitu dendamnya kamu sama aku?
"Gak ada sih, haha"
"Ohh iya Na, yuk berangkat ke Musholla. Keburu telat ngajinya nanti dapat tambahan ceramah lagi" wkwk
"Tinggal berangkat aja, yukk... malah kamu yang lama Ra haha" Ejek Nilna
"Iya iya bentar"
Mereka berjalan ke Musholla bersama dengan santri putri lainnya. Seperti barisan TNI, para santri sangat tertib dan begitu rapi.
"Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh"
"Waalaikumsalam Warrahmatullahi Wabarakatuh"Jawab santri serempak
"Hari ini saya akan membahas tentang puasa. Menurut hukum Islam, puasa itu dibagi menjadi 4 macam. Yaitu: Puasa wajib, puasa sunnah, puasa makruh dan puasa haram. Siapa yang bisa menjelaskan?" Zaki melihat santri putra dan putri hendak langsung mau menunjuk salah satunya
"Saya gus" Ucap salah seorang santri putra
__ADS_1
"Bagus, siapa nama kamu?"
"Nama saya bukan Bagus gus, tapi Aldo"
"Iya itu maksud saya, tolong jelaskan maksud dari puasa wajib itu seperti apa?" tanya Zaki
"Puasa wajib adalah puasa yang harus dijalankan oleh umat islam gus. Puasa yang di wajibkan salah satunya yakni puasa dibulan Ramadhan"
"Bagus do, ada yang tahu selain puasa Ramadhan puasa apalagi yang diwajibkan" Tanya Zaki sambil melihat Nilna
Ini ustad koq ngarahnya ke santri putri terus ya (batin Aldo)
"Baik akan saya jelaskan, jadi puasa wajib itu ada 4 yakni puasa di bulan Ramadhan. Setiap muslim wajib hukumnya menjalankan puasa Ramadhan, karena puasa Ramadhan ini salah satu rukun Islam yang ke Empat. Nah, misalnya ada seseorang yang sedang haid, hamil atau menyusui diperbolehkan untuk tidak berpuasa, dengan catatan akan di ganti pada hari lain diluar bulan Ramadhan. Nah, puasa yang ini namanya Puasa Qadha, hukumnya juga wajib untuk mengganti puasa di bulan Ramsdhan yang bolong-bolong ya. Batas waktu untuk mengganti puasanya adalah sampai datang bulan Ramadhan berikutnya. Selain itu, musafir dan orang sakit juga diperbolehkan untuk tidak berpuasa pada bulan Ramadhan. Mereka juga diwajibkan untuk mengganti hutang puasanya, dan bagi yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan orang miskin" Jelas Zaki
"Baik, siapa yang tahu puasa wajib yang lainnya? masih ada dua lagi" Tanya Zaki
"Coba jelaskan mbak" Tegas Zaki
"Yang ketiga adalah puasa kifarat, yaitu puasa yang wajib dijalankan apabila seseorang melakukan perbuatan yang melanggar syariat Allah, puasa ini dimaksudkan agar dosa dapat diampuni selain menjalankan sholat taubat. Hanya itu yang saya tahu gus" Jawab Jeni
(Duh kalo salah gimana? bisa tengsin gue) batin Jeni
"Iya, sebagian sudah dijelaskan mba Jenni. Terus puasa yang ke-4 apa? siapa lagi yang sudah tahu"
__ADS_1
"Puasa wajib yang ke-4 adalah puasa Nazar, puasa ini dilakukan apabila seseorang telah berjanji untuk melakukan sesuatu. Umumnya, puasa Nazar dilakukan agar keinginannya sudah dikabulkan oleh Allah Swt. Salah satu contohnya adalah ingin mencapai keberhasilan, sembuh dari sakit dan sebagainya" Jawab Juwita, sedikit melihat gus yang mengajarnya
"Nahh oke, jawaban puasa ke-4 sudah dijawab oleh teman kalian. Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh" Zaki pergi meninggalkan Musholla
Saat itu juga Nilna langsung menyusul Zaki ke pesantren utama, ia ingin mengajukan syarat untuk pernikahan mereka.
"Gus, sebentar.... ada yang mau saya bicarakan" Nilna menahan langkah Zaki
"Iya gimana?" Tanya Zaki melihat Nilna, dan membuat Nilna salah tingkah
"Saya ingin kita puasa dulu gus" Nilna menundukkan pandangannya
"Maksud kamu gimana Na?" Zaki semakin penasaran atas apa yang sudah diucapkan Nilna
"Saya ingin melanjutkan S2 ke Khairo, gus. Setidaknya saya akan berusaha menjadi perempuan yang lebih baik lagi untuk bisa berdampingan dengan Gus Zaki. Saya berjanji akan mempercepat masa study saya gus, beri waktu saya 1 tahun" Ucap Nilna
"Kamu nggak harus seperti itu Na, aku bisa membimbing kamu, kita belajar sama-sama untuk jadi yang lebih baik lagi. Tapi jika itu syarat untuk menikah denganku, apa aku harus menjawab tidak?" Jawab Zaki dengan santai
"Iya gus, terima kasih. Kalo begitu saya pergi dulu" Jawab Nilna sambil senyum melihat Zaki
Na, semoga kita tetap ditakdirkan untuk bersama. Aku akan puasa menunggumu Na, aku tidak bisa menahan cita-citamu. Meskipun aku bisa membawamu hidup bersama di Khairo, tapi tidak mungkin aku melakukannya. Karena masih banyak tanggungan yang aku jalankan disini (Batin Zaki)
...****************...
__ADS_1
Hallo Readers🤗🤗
Terimakasih sudah mampir ketulisanku yang banyak typonya, mohon kritik dan sarannya. Jangan lupa tinggalkan vote, like dan komen😍😘