KETIKA GUS JATUH CINTA

KETIKA GUS JATUH CINTA
Pilihan


__ADS_3

Kata yang baik adalah doa terbaik, ungkapan cinta makhluk pada Sang Pencipta. Fatamorgana dunia terkadang tampak nyata, seakan-akan menciptakan kelalailan. Hiruk pikuknya membuat hati yang tenang nampak gelisah, Jiwa yang hampa tak karuan rasanya. Jika itu, tak di imbangi dengan ketaatan pada hati setiap insan. Pastilah akan kehilangan lintang tujuan.


Nana memikirkan apa yang dikatakan umi di pesantren utama. Cukup lama ia tak bersua, setelah kembali dari sana. Banyak hal tidak terduga yang datangnya tiba-tiba. Ia pun pergi menemui Juwita.


"Juwita ada ngga mbak?"


"Engga ada, dia lagi ro'an (kerja bakti) di belakang pesantren"


"Ohh gitu"


Nilna langsung menyusul Juwita ke belakang pesantren. Sesampainya disana, ia tertegun melihat Juwita.


Bukannya ro'an harusnya dilakukan bersama-sama? lantas kenapa ia hanya sendirian disini. Ia terlalu rajin (batin Nilna)


"Biar aku bantu" Nilna mengambil sapu sawang untuk membersihkan atap


"Kenapa disini? ada perlu apa Na?"


"Nanti aku jelasin, gak mungkin aku bicara ditempat seperti ini. Kotor, bau lagi"


"Nah, kalo kotor ga perlu dibantu Na. Nanti malah kena baju kamu lho. Ini juga mau selesai"


"Udah terlanjur"

__ADS_1


Hati kamu terbuat dari apa si? jadi orang koq baik banget (batin Nilna)


Setelah semua terlihat bersih, mereka menyudahi kegiatan yang mereka lakukan. Duduk dikursi belakang pesantren, seketika itu juga Wita memberikan air minum.


"Na, minum dulu"


"Ga perlu, gak haus juga"


"Ohh, jadi mau ngomong apa Na?"


"Gimana ya ngomongnya, aku jadi bingung Ta. Jadi aku diminta buat...."


"Buat apa? kamu ngomongnya koq muter-muter aja Na, kayak komedi puter haha"


"Buat belajar ngaji sama kamu Ta. Aku kan masih belum bisa ngaji, biar lebih enak juga kalo hafalan ada yang ngajarin. Jadi, kamu mau ya ngajarin aku?"


"Kamu gak mau?"


"Bukannya gak mau, cuma belum saatnya Na. Masih ada banyak hal yang belum aku pelajari, dan ilmu aku juga belum nyampai situ. Maaf ya Na"


"Iya, santuy aja Ta. Kalo gitu aku tinggal dulu yaa"


" Iya Na"

__ADS_1


Gimana ini, umi memberikan pilihan yang berat. Aku harus gimana?


...****************...


FLASHBACK


"Nduk, cah ayu. Jadi tadi ayah dan ibumu kemari, mereka mau agar kamu menikah dengan putranya umi. Karena mereka melihat kamu sewaktu digendong sama Zaki, walaupun tidak ada maksud apa-apa dan hanya kecelakaan kecil, tapi itu sudah menimbulkan fitnah nduk. Jadi, umi juga berpikir demikian, agar berita ini tidak tersebar kemana-mana. Apalagi kamu kan perempuan, umi juga tidak mau nama baik pesantren ini jadi berubah. Umi harap kamu dapat memikirkannya dengan baik"


"Nilna bingung mi, harus jawab apa. Atau kalo enggak, Nilna keluar dari pesantren ini bagaimana mi? itu tidak akan membuat nama baik pesantren ini tercemar"


"Tapi bagimana dengan orang tuamu? Setidaknya biarlah Zaki bertanggung jawab atas keteledorannya itu"


"Maaf mi, tapi Nilna gak bisa kalo harus menikah karena hal itu. Nilna juga enggak cinta sama gus Zaki mi"


"Kalo gitu umi mau kamu pelajari ini selama 3 hari, dihafalkan bersama artinya ya nduk. Nanti kalo kamu berhasil, akan umi pikirkan permintaanmu itu" jawab umi menatap Nilna


"Baik mi, Nilna pasti bisa mi. Nilna boleh kembali pesantren putri sekarang mi?"


"Iya silahkan, Nduk. Kalo ada apa-apa ngomong sama umi ya"


"Iya mi, Assalamualaikum"


"Wa'alaikumsalam Warrahmatullah"

__ADS_1


Nilna pergi meninggalkan pesantren utama, dan mencari Juwita untuk membantunya menghafal Al Qur'an surat An-Nisa.


(Jangan lupa vote, like dan komen ya readers. Biar author tambah semangat🤣)


__ADS_2