KETIKA GUS JATUH CINTA

KETIKA GUS JATUH CINTA
Kembali


__ADS_3

Nilna mengantarkan Danang ke rumah Mang Qosim, untuk beristirahat sementara waktu. Di perjalanan, Danang menggantikan Nilna untuk menyetir. Tak ada suara yang terucap dari mulut mereka, hanya lantunan ayat suci Al Qur'an yang menemani kembalinya ke rumah Mbah Kina. Sesekali Danang melirik Nilna,


"Assalamualaikum" menghampiri mang Qosim


"Waalaikumsalam" Berbalik arah, yang tadinya tidak tau ada seseorang di belakangnya


"mang... ini Danang, yang nginep di rumah mang Qosim"


"Ohh iya mba Nanaa, biar saya antar kerumah"


"Oke mang, Nana langsung kerumah mbah ya mang"


"Monggo mba, selamat datang mas ya Danang" sambut mang Qosim


"Makasih pak" unjuk gigi dengan memegan koper

__ADS_1


"Silahkan masuk Ini kamarnya ya mas, maaf kondisi seadanya" memasuki rumah, kemudian mang Qosim membukakan pintu kamar


"Makasih pak, dengan pak siapa?" memajukan tangannya, hendak menyalami mang Qosim


"Qosim, panggil saja mang Qosim" jawab mang Qosim dengan ramah


Sebelumnya mang Qosim sudah mempersiapkan kamar untuk tamunya, dan beberapa jamuan yang sudah diatur oleh Nilna. Karena sangat penting untuk memuliakan tamu.


Dalam Islam, memuliakan tamu juga merupakan sebuah amal shalih yang pahalanya bukan saja akan dibalas oleh Allah Swt di akhirat, tetapi juga akan mendapatkan balasan secara langsung di dunia yang akan segera dirasakan oleh pelakunya. Rasulullah Saw juga pernah bersabda, yaitu.


(HR. Bukhari)


"Yaudah mas, selamat istirahat. Saya tinggal dulu yaa" pamit mang Qosim


"Mau kemana mang?" Tanya Danang

__ADS_1


"Mau ke kebun, panen jagung. Kalo mas Danang butuh sesuatu saya ada di belakang rumah. Panggil saja 3X"


"Udah kayak minum obat aja mang, sehari 3X haha" Danang langsung tertawa mendengar ucapan mang Qosim


Setelah percakapan selesai, Danang langsung merebahkan tubuhnya. Masih memikirkan Nilna, tiba-tiba memberinya kejutan yang tak terduga. Membuat hatinya terluka dan kecewa. Ia memikirkan cara untuk membuka hati Nana kembali. Dibukanya foto-foto di galerinya, menyentuh layar yang bertuliskan future. Danang melihat foto saat dirinya liburan di Labuan Bajo bersama Nilna dan kawan kawan seangkatan. Sengaja, ia mengirimkan foto itu pada Nilna.



Disaat itu, ia mengungkapkan segala perasaanya pada seseorang yang ia cinta. Nilna ditmbak Danang ceritanya yaa😂


"Masih ingat ini Sayang?" Danang mengirim pesan Wa pada Nilna, sampai beberapa jam menunggu balasan. Namun tak kunjung di balas juga, karena Wa Nilna masij centang satu. Akhirnya ia tertidur, belum karena begitu lelahnya perjalanan.


hmmm... kalo kalian jadi Nilna pilih yang mana nihh?🤪


Tinggalkan vote, like dan komen jika suka yaa gays, thank udah mampir🤗

__ADS_1


__ADS_2