KETIKA GUS JATUH CINTA

KETIKA GUS JATUH CINTA
Keinginan


__ADS_3

Suster datang dengan membawakan menu makanan sehat dari rumah sakit. Sudah ditaruh di atas meja sebelahnya Zaki. Nilna masih terduduk di sofa, karena menjadi salah tingkah jika berada di dekat Zaki. Ia ingin menelpone umi, tapi sayangnya tidak membawa handpone. Nilna masih saja terdiam tak berkutik, sesekali melihat ke arah Zaki.


"Na, tolong..." Ucap Zaki


"Kenapa Gus? Ada yang sakit?" Tanya Nilna mendekat dengan sedikit berlari


"Iya, tanganku masih sakit, tidak bisa mengambil makanan itu" ucap Zaki sambil menunjuk meja disamping kepalanya


"Yaudah, ini aku ambilkan" mendekatkan menunya pada Zaki yang sudah berada pada posisi duduk.


"Aku tidak bisa makan sendiri, bisa tolong di suapi?" Ucap Zaki sedikit memohon

__ADS_1


"Emm... Itu, itu... baiklah" Nilna sedikit menggaruk kepalanya yang tidak terasa gatal


"Udah, aku gamau makan lagi" ucap Zaki sudah tak berselera makan


"Lhoh kenapa? Baru satu sendok Gus"


"Gak enak, apalagi kamu seperti tidak ikhlas membantuku" ucap Zaki yang hendak menggoda Nilna, akan tetapi Nilna malah khawatir jika calon suaminya tidak mau untuk makan


"Eh... Enggak koq, enggak, aku ikhlas. Makan dulu ya Gus, aaaaaa" Nilna sebisa mungkin menahan rasa malunya, akan tetapi wajahnya tidak bisa berbohong


"Kenapa umi belum datang juga ya, Hasna juga katanya sebentar aja pulang nya... kenapa belum balik?" Nilna bicara sendiri, akan tetapi Zaki masih bisa mendengarnya

__ADS_1


"Sebentar lagi, mungkin masih di jalan" menenangkan pikiran Nilna


"Oh ya, besok Ahad sama Senin aku mau puasa aja ya, jadi kamu tidak perlu menyuapiku kayak tadi" ucap Zaki, yang masih terduduk di rancang


"Siapa juga mau nyuapin kamu lagi? Kamu kan punya tangan sendiri gus?" Ucap Nilna dengan ketus


"Lagian juga kan kamu masih sakit, mana boleh puasa !" Ucap Nilna lagi


"Tolong pikirkan kesembuhanmu gus !" Tatap Nilna dengan khawatir


"Tidak apa-apa, hanya puasa dua hari tidak akan membuatku mati" Jawab Zaki, yang sebenarnya ingin tertawa

__ADS_1


"Yaudah, terserah !" Nilna marah dan hendak pergi karena Zaki tidak mau mendengarkan kata-katanya, hanya saja Zaki menahannya, dengan menarik tali yang ada di lengan bajunya


"Apa lagiiii? Kalo gak mau mendengarkan ku yaudah, jangan menahanku seperti ini !" Tanya Nilna sedikit ngedumel karena hatinya sudah dibuat sebal.


__ADS_2