KETIKA GUS JATUH CINTA

KETIKA GUS JATUH CINTA
Kunjungan


__ADS_3

"Itu... tante" Sedikit bingung menjelaskan bagaimana sikap Nilna


"Nilna bukannya sudah memiliki kekasih ya?" Melihat wajah mamah Ratna


"Saya akan tetap menikahinya tante, tapi jika Nilna lebih memilih kekasihnya... saya tidak bisa memaksanya" dengan berat hati Zaki mengucapkan hal tersebut


"Iya nak Zaki, saya akan pastikan Nilna akan menikah denganmu nak. Biar saya telephone Nilna yaa..."


Dibalas senyum dan anggukan oleh Zaki


[Hallo Nilna, ini kamu dimana?] Ucap mamah ratna


[Nilna masih di rumahnya mbah mah, ada apa?]


[Mamah mau pernikahan kamu dilaksanakan minggu ini juga, segera kembali ke pesantren. Hari ini juga mamah mau kamu udah di Semarang! Jika kamu masih sayang sama mamah segera kembali !!!"]

__ADS_1


[Hari ini juga kamu harus kesini, mamah tunggu di pesantren !] Lanjut mamah Ratna dengan nada tinggi, ia merasa kecewa dengan Nilna sudah mempermainkan hubungan


[Tapi mah... Nilna baru sebentar disini, 2 hari lagi yaaa?] Rengek Nilna


[Tidak ada tapi-tapian !]


Mamah Ratna memutuskan sambungan telephone sepihak


"Saya pergi dulu nak Zaki, nanti kalo Nilna sudah sampai pesantren tolong telephone saya ya?" memberikan kartu namanya pada Zaki


"Baik tante" Zaki mengambil kartu nama itu


"Waalaikumsalam Warrahmatullahi Wabarakatuh"


Mamah Ratna langsung keluar di ikuti Zaki dibelakangnya.

__ADS_1


...****************...


"Aku harus siap siap" dengan wajah panik Nilna kembali ke kamar, membereskan barang-barangnya


"Kenapa mamah tiba-tiba gini sihh? hemmmm!!!!" Sebal dengan keputusan sepihak mamahnya


"Akhhhh...." tanpa sengaja menyenggol gelas kaca di atas meja riasnya


prangggggggg.......


Seketika pintu kamar Nilna terbuka, seseorang yang berada di luar kamar Nilna terperanhat kaget melihat apa yang ada di dalamnya


"Ndukkk.... apa yang terjadi? kenapa berantakan seperti ini?" suara lembut itu mendekat ke arah Nilna


"Aku harus kembali ke Semarang mbah" Ucap Nilna terduduk di tepi ranjang dengan wajah sendunya

__ADS_1


"Kapan nduk?" Mbah Kina mendudukan dirinya disamping Nilna cucunya


"Hari ini mbah..." menoleh ke arah mbah Kina


__ADS_2