
...POV DANIEL...
Setelah menerima Quest dari guild petualang tersebut aku pun langsung mencari tumpangan. Untungnya ada sebuah kereta kuda membawa makanan yang sedang menuju ke desa Wenter. Meskipun sebenarnya aku bisa saja berlari menggunakan Haste menuju ke desa Wenter, sayangnya aku tidak tau di mana desa Wenter tersebut dan aku sendiri ingin lebih bersantai.
Untungnya pria yang memiliki kereta tersebut pun mengijinkan aku untuk menaiki kendaraan nya tersebut. Perjalan menuju ke desa Wenter pun di mulai.
Beberapa jam telah berlalu, hanya pembicaraan singkat saja lah yang terjadi di antara kami berdua.
"Apa kamu seorang petualang?" Tanya seorang pria tua gendut yang sedang mengendalikan dua kuda nya untuk menarik kereta, dia memperkenalkan nama nya dengan panggilan Bidi.
"Benar, saat ini aku sedang melakukan sebuah permintaan di desa Wenter." balas ku akan pertanyaan nya.
"Kalau begitu jika ada sesuatu yang berbahaya boleh kah aku meminta bantuan mu dengan gratis?"
"Apakah jalanan yang saat ini kita lalui termasuk jalanan yang sangat berbahaya?" Tanya ku balik.
"Tentu saja, beberapa bulan terakhir jalan menuju ke desa Wenter sudah dalam zona merah, itu di sebabkan banyak nya monster yang tiba tiba muncul, tidak hanya itu bahkan ada sesekali segerombolan bandit juga."
"Apa yang harus di takuti dengan segerombolan bandit, mereka hanyalah seorang petarung amatiran." Tentu saja aku menyombongkan diri, bagaimana pun bandit bandit yang aku temui beberapa waktu lalu terlihat tidak ada memiliki kemampuan nya sama sekali.
"Ku rasa kau salah, para bandit yang berada di sini memiliki level yang sangat berbeda yang pernah kau temui." Balas nya sambil menengok aku yang berada di belakang.
"Jika itu berbahaya, lantas mengapa anda tidak memesan penjaga ataupun petualang untuk menjaga kereta kuda ini.
"Aku tidak mampu memesan seseorang petualang tingkat tinggi, dan para petualang tingkat bawah pun langsung menolak nya karena merasa itu sebuah tugas yang berbahaya, ya syukurlah aku bertemu dengan mu."
"Jika seperti itu, tumpangan ini tidak mengeluarkan biaya untuk ku sama sekali, bukan kah seperti itu?"
"Hahahaha.... kau orang yang pelit, baiklah namun jaga aku sampai hidup."
« Sistem memberikan Quest: kawal seorang pedagang hingga ke desa Wenter, hadiah: 500 point shop, 100 point stat, hukuman: -10 »
"Tentu saja aku terima," pikir ku, "Baiklah, serahkan saja itu semua untuk ku."
Pria gendut itu sendiri menjelaskan bila jarak antara ibukota dan desa Wenter memiliki jarak tempuh sekitar 2 hari 1 malam, dan kemungkinan kalau para bandit atau pun monster akan menyergap kami berdua di malam hari.
Sekarang, langit sudah berubah menjadi gelap, api unggun untuk menghangatkan tubuh kami berdua pun sudah di nyalakan oleh pria gendut tersebut membuat kami berdua tidak terlalu merasakan dingin nya malam hari ini.
Setelah menghabiskan makanannya, Bidi pun langsung tidur dengan alas kain di atas rumput, sedangkan aku masih menunggu kedatangan bandit atau pun monster.
"Ayolah di mana kalian, aku sudah lama tidak meregangkan otot-otot aku, aku sedikit penasaran dengan status ku sekarang, Status Open."
⟨ Status ⟩
Level: 90
Name: Daniel Padilla.
Hp: 70.000 / 70.000.
Mp: 30.000 / 29.855.
STR: 235
AGI: 403
DEF: 158
INT: 180
DEX: 89
LUK: 57
__ADS_1
⟨ Point stat: 300 ⟩
Job: -
Skill:
- Haste mempercepat gerakan, konsumsi 1 mp permenit.
- Strike shadow membuat racun mematikan di pedang mu, konsumsi 5 mp permenit.
- Bullet light membentuk peluru cahaya, konsumsi 10 mp perpeluru.
- Healing menyembuhkan semua luka, konsumsi 50 mp perdetik.
- Fireball menciptakan sebuah bola api, konsumsi 5 mp perbola.
Relationship:
- Elora
- Cathrine Pavolia
- Antonio Pavolia
Title:
- The Brave dapat meningkatkan semua stat sebanyak 50% jika melawan musuh yang levelnya lebih tinggi dari anda.
- The goblin hunter, setiap pengguna membunuh seekor goblin, automatis anda mendapatkan dua kali lipat XP dari sebelumnya.
"Hmm... kalau begitu gunakan 150 point stat untuk INT dan 150 point stat lain nya untuk AGI."
[ Di terima ]
⟨ Shop ⟩
- Potion double XP yaitu sebuah ramuan yang membuat dua kali lipat untuk naik level. Harga: 5 point shop.
- Armageddon merupakan sihir pemusnah semua nya. Harga: 1.000.0000.000.000.000 point shop.
- Mana potion sebuah ramuan untuk mengisi kembali mana di tingkat menengah. Harga: 5 Point shop.
- Heal potion adalah ramuan penyembuh di tingkat menengah. Harga: 5 Point shop
- Black hole merupakan sihir yang dapat memanggil sebuah pusaran berwarna hitam di langit membuat siapapun sejauh 500 meter akan terhisap kedalam pusaran hitam tersebut dan tidak akan pernah kembali lagi. Harga: 4.000 point shop.
- Cyclone yaitu sihir yang dapat membuat sebuah pusaran kecil dan menghancurkan apa pun di dalam nya. Harga: 400 point shop.
- Arc lighting adalah mantra yang dapat melontarkan sebuah petir hingga mengenai 10 orang dan membuat musuh mati dalam sekejap jika lemah dari anda dan dapat memberikan serangan yang kuat kepada lawan. Harga: 500 point shop.
- Summoner merupakan sebuah job yang dapat memanggil seekor monster, semakin tinggi level anda semakin banyak juga monster yang bisa anda panggil. Harga 500.
- Aftershock, setelah anda mengucapkan mantra nya, hentakan lah kaki anda ke tanah, maka tanah akan bergetar di bawah kaki anda hingga 500 meter menyebabkan ketakutan bagi musuh. Harga: 100 point shop.
⟨ 1.800 point shop ⟩
"Bukankah aku naik level cukup tinggi, dan kenapa yang di shop cuman sedikit?"
[ Sistem hanya menjual sesuatu yang tidak ada di dunia Vulcan, maka di sarankan untuk anda mempelajari sihir yang ada di luar. ]
"Jadi, maksudmu aku harus masuk ke akademi membosankan yang di tawarkan oleh kaisar sebelumnya begitu?"
[ Bisa jadi. ]
__ADS_1
"Dan mengapa kau menjual Fireball dan healing sebelum nya, bukankah itu sesuatu yang lumrah di dunia ini?"
[ Ada yang salah dengan penulis pada awal nya. ]
"Penulis? Siapa itu?
Dia pun tidak menjawab.
Daripada aku sibuk memikirkan hal yang seperti itu. Mending aku melihat lihat kembali apa yang perlu aku beli di Shop kali ini.
Setelah berpikir berkali-kali, aku pun memutuskan untuk membeli Summoner, Arc lighting, Aftershock dan Cyclone, yang menghabiskan semua point shop ku, lagipula ini semua merupakan investasi untuk masa depan nanti.
"Baiklah, waktu nya mencoba skill baru, Mini map open."
Ketika mini map terbuka, puluhan titik merah sudah mengelilingi kami berdua. 'Ya, ini lebih baik daripada aku yang harus mencari nya.' Pikir ku seraya berdiri dari sandaran ku di sebuah pohon.
"Haste aktif"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...POV AUTHOR...
Setelah mengaktifkan nya, Daniel pun menghilang di mata para bandit yang sedang mengepung mereka berdua. Semua orang yang melihat itu tentu saja panik, tidak selang dia menghilang, suara teriakan terdengar di telinga mereka.
"Semua nya ber—" Orang tersebut mendadak tubuh nya di hujan ni dengan puluhan peluru berwujud cahaya, itu merupakan skill milik Daniel yang bernama Bullet light.
Ada delapan orang di sekitarnya, delapan orang tersebut tentu saja terkejut akan kematian teman nya yang tiba tiba saja, tidak sempat berpikir jernih lagi.
"Arc lighting."
Itulah kalimat terakhir yang di dengar mereka sebelum delapan orang tersebut mati secara bersamaan karena tembakan listrik yang di ciptakan oleh Daniel, mereka tersetrum dengan tegangan listrik yang sangat tinggi hingga mati dalam keadaan yang sudah gosong.
Sedangkan di sudut lain nya, mereka dapat mendengar suara teriakan yang saling menyahut. Itu membuat kelompok tersebut kabur meninggalkan rekan-rekannya karena takut.
Akan tetapi, Daniel adalah orang yang tidak mau membiarkan level berharga nya hilang begitu saja. Setelah menghabisi semua orang yang di sisi kanan dengan berbagai serangan, dia pun berlari dengan cepat ke arah bandit yang sedang kabur.
Daniel sudah ada di depan para bandit tersebut.
"Aftershock." Dia menghentakkan kaki nya.
Tanah mendadak mengguncang sangat kuat, mereka yang tidak melihat kalau Daniel mengucapkan mantra berpikir ini merupakan gempa bumi, tetapi orang yang melihat itu hanya bisa terduduk dengan tubuh gemetaran karena ketakutan yang luar biasa.
"Arc lighting."
Dan 10 orang yang sudah pasrah akan kematian nya, di bunuh oleh Daniel dengan instan dengan sihir tersebut membuat tubuh mereka hangus. Tapi, Daniel sengaja untuk menyisakan satu orang lagi untuk hidup.
"Jadi di mana markas mu berada?" Tanya Daniel sambil mendekatkan wajah nya kepada bandit yang dia biarkan hidup sambil tersenyum lebar ke arah nya.
"A-aku tidak tahu." Dengan nada yang penuh ketakutan, dia pun masih bisa berbohong.
"Sekali lagi, di mana markas mu berada."
"A-aku ti— AKHH"
Daniel pun langsung menebas tangan bandit tersebut. lalu menyembuhkan nya lagi menggunakan healing membuat tangan tersebut tumbuh kembali seketika.
"Ah a-apa ini tanga— AKHH."
Dia menebas nya lagi hingga terputus lalu menyembuhkan nya lagi, begitulah terus menerus sampai orang itu menyerah dan memberikan semua informasi dan meminta Daniel untuk membunuh nya saja.
"Kalau begitu akan ku akhiri hidup mu."
*Sruk*
__ADS_1