
Daniel pun sekarang sudah berada di ibukota kekaisaran Dracania lagi, ia saat ini sedang berbaring di atas kasur. Meskipun ini siang hari, dia tidak mengerjakan sebuah tugas yang seharusnya di lakukan oleh seorang kaisar, karena dia menyerahkan itu semua kepada Cathrine dan para pejabat lain nya, membuat diri nya menjadi santai.
Cerita tentang seorang kaisar yang memiliki sebuah kekuatan sihir yang mampu menghabisi sebuah kota besar dalam beberapa menit saja, menyebar luas ke seluruh benua Eternal.
Beberapa orang percaya akan itu, namun beberapa orang juga mempercayai jika itu hanya sebuah dongeng belaka.
Tapi yang pasti, di seluruh penjuru kota Licanara atau ibukota Dracania saat ini sedang berpesta untuk merayakan kemenangan itu, tentu saja mereka terus memuji Daniel atau kaisar baru mereka karena memiliki kekuatan yang ada di luar batas manusia biasa.
Pesta itu pun di rayakan selama satu minggu penuh, Daniel hanya sekali saja menampakkan diri nya ketika pesta kemenangan tersebut. Beberapa hari pun telah berlalu tanpa ada kejadian yang menarik.
"Menjadi sangat kuat sepertinya lumayan membosankan." Pikir Daniel yang saat ini sedang duduk bersama Cathrine untuk makan malam bersama.
Tentu saja di sana ada Elora yang berdiri di samping Cathrine serta beberapa pelayan yang berdiri tidak jauh dari mereka bertiga.
[ Sistem saat ini sudah berevolusi, sehingga memiliki berbagai fitur yang baru, salah satu nya adalah dapat mengontrol kekuatan yang anda miliki semau anda. ]
"Dan tentu saja itu pasti tidak akan gratis, benarkan Ai?"
[ Seperti yang anda kira, biaya nya hanyalah menggunakan sebuah point shop dengan mengukur seberapa banyak kekuatan yang anda ingin kontrol. ]
"Bisakah kamu menjelaskan nya dengan singkat."
[ Baiklah, seperti yang sudah anda tahu, sistem dapat berevolusi dan saat ini dia berada di versi yang lebih tinggi dari sebelumnya, sehingga dia membuka berbagai fitur yang baru dan salah satu nya adalah dapat mengontrol kekuatan yang anda miliki, tentu saja dia hanya bisa mengurangi kekuatan yang anda miliki atau mengembalikan seperti semula, bukan untuk menambahkan kekuatan yang anda miliki untuk lebih kuat dari sebelumnya. ]
"Meskipun kamu menjelaskan nya cukup rumit, aku dapat memahami garis besar nya."
"Ada apa Daniel?" Cathrine yang melihat Daniel melamun dan tidak memakan makanan yang sudah di sajikan, menanyakan kalimat tersebut.
"Tidak apa, aku hanya memikirkan sesuatu, juga aku minta tolong padamu untuk memberikan surat kepada seluruh raja yang berada di bawah kekuasaan Dracania, untuk berkumpul di kota Yeriner dalam beberapa hari ini." Ujar Daniel sambil mulai memakan makanan yang ada di depan nya.
Cathrine yang mendengar perkataan Daniel tersenyum, karena ini pertama kali nya Daniel meminta tolong pada diri nya. Meskipun di mata seseorang itu hanyalah hal kecil, namun bagi nya itu merupakan sebuah kebanggaan.
__ADS_1
"Tentu saja." Balas nya dengan tersenyum, membuat siapapun yang melihat senyuman manis nya tersebut akan jatuh cinta dalam sekali pandangan.
Untung nya Daniel sudah tahan akan kejadian itu
Surat-surat pun telah dikirim ke semua pemimpin kerajaan yang berada di bawah naungan Dracania sampai di tangan semua raja, mereka semua pun kini penasaran seperti apa wajah dari kaisar muda yang sangat di puji-puji oleh rakyatnya.
Berbagai rencana telah di siapkan oleh mereka semua untuk mendekati sang kaisar.
"Baiklah setelah pertemuan ini selesai, aku akan lanjut berpetualang, jadi semua kerjaan akan ku serahkan pada mu, dan jangan khawatir, karena organisasi Dark light yang mengincar mu sekarang telah tidak." Kata Daniel yang saat ini sedang berduaan dengan Cathrine.
Cathrine pun hanya bisa menganggukkan kepala nya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Beberapa Minggu pun telah berlalu kini rombongan para raja yang di undang oleh Daniel mulai berdatangan ke ibukota Licanara. Kekaisaran Dracania sendiri awal nya memiliki 12 kerajaan yang di bawah mereka. Namun, karena kerajaan Ghana sudah di ratakan oleh Daniel sebelum nya menyisakan 11 kerajaan saja.
Meskipun itu masih terbilang masih banyak. Kekaisaran Dracania sendiri memiliki luas wilayah seperti Negara Indonesia yaitu 1.905 M km.
"Aku tebak mereka adalah rombongan para raja raja yang di undang oleh kaisar kita."
"Apa kalian tidak penasaran apa yang mereka bahas kali ini?"
"Aku lebih penasaran dengan kerajaan Ghana yang di ratakan oleh kaisar kita."
Berbagai perbincangan pun terjadi pada para penduduk Licanara yang melihat berbagai kereta kuda yang melintasi jalan utama ibukota yang mengarah ke istana kaisar mereka.
Tidak hanya itu, ibukota Licanara sendiri terlihat sangat berbeda dengan sebelumnya. Karena Daniel sudah memerintahkan pada rakyat nya untuk mempercantik ibukota agar para raja raja dari kerajaan lain kagum akan kota yang mereka kunjungi.
Hal itulah yang membuat ibukota Licanara terlihat berbeda dari sebelumya.
Bahkan ibukota Licanara tidak hanya di penuhi oleh manusia saja. Kini ada berbagai ras yang berkeliaran di ibukota karena mereka berasal dari kerajaan mereka dan mengikuti raja mereka yang saat ini sudah ada di ibukota.
__ADS_1
"Sepertinya Ibukota terlihat lebih ramai dari sebelumnya kan Daniel." Kata Cathrine, Mereka berdua sendiri saat ini sedang duduk santai dengan meminum teh di balkon yang menghadap ke kota yang terlihat sangat ramai.
"Aku tidak tahu, lagipula aku jarang ada di kota." Balas nya sambil meminum teh yang dari tadi ada di tangan nya.
"Hahahaha... benar, semenjak kamu jadi kaisar sepertinya kamu tidak pernah berdiam diri lama di kota." Tawa Cathrine yang mendengar perkataan Daniel.
Daniel yang melihat itu hanya membalas senyuman nya saja ke arah Cathrine. Mereka berdua pun melakukan obrolan ringan sampai teh kedua mereka habis.
"Bersiaplah, malam ini kita akan melakukan pesta penyambutan pada para raja yang datang." Kata Daniel yang sudah berdiri.
"Tentu saja, aku akan terlihat mengagumkan nanti." Cathrine berkata seperti itu sambil melihat ke arah suaminya.
"Kalau begitu aku mau menemui para pejabat terlebih dahulu." Setalah mengatakan hal tersebut, Daniel mulai berjalan ke arah pintu masuk istana.
Akan tetapi, baru selangkah ia bergerak tangan Cathrine sudah memegang tangan nya Daniel membuat dia berhenti seketika.
"Ada apa lagi?" Daniel pun bertanya sambil membalikkan badannya ke arah Cathrine.
"Jangan pergi, kumohon tetaplah dengan ku di sini, aku tidak ingin sendirian lagi, saat tidak ada kamu aku selalu ketakutan, bahkan waktu kamu meninggal kan aku waktu itu, aku mati, jadi kumohon tetaplah di sini bersama ku." Dia hanya bisa menundukkan kepala nya, air mata mulai menetes di wajah menawan Cathrine.
Daniel yang mendengar itu mulai melepaskan genggaman Cathrine dari tangan nya. Dia pun mulai berjongkok di depan Cathrine lalu menghapus air mata nya Cathrine menggunakan tangan nya.
"Jangan cengeng seperti itu, tujuan ku sekarang hanya mencari adik ku, setelah itu aku akan kembali dan melanjutkan tujuanku selanjutnya." Kata Daniel setelah menghapus air mata Cathrine.
"Adik mu?"
"Benar, setelah itu aku akan kembali."
"Lalu apa tujuanmu selanjutnya?" Tanya Cathrine dengan wajah yang masih mengeluarkan air mata.
"Tujuanku selanjutnya? Menguasai Benua Eternal."
__ADS_1
BERSAMBUNG