King Of System

King Of System
Ch.7 Pembantaian pertama


__ADS_3

...POV DANIEL...


"Ai, bisa kah kamu mendeteksi di mana monster terdekat sekarang." Ujar ku yang saat ini sedang beristirahat dengan bersandar di sebuah pohon.


Kota Iniel sendiri sudah aku tinggalkan cukup jauh sehingga pemandangan dari kota tersebut sudah tidak terlihat lagi oleh kedua mata ku.


[ Sedang mendeteksi... ada sepuluh goblin, 100 meter jarak nya dari anda, juga Ai menyarankan untuk player membeli sebuah fitur map di shop agar memudahkan player. ]


"Apakah tidak ada sesuatu yang lebih besar, ku rasa beberapa hari ini aku hanya mendapatkan seekor goblin saja, pertama Shop open."


⟨ Shop ⟩


-Potion double XP yaitu sebuah ramuan yang membuat dua kali lipat untuk naik level. Harga: 5 point shop.


--Armageddon merupakan sihir pemusnah semua nya. Harga: 1.000.0000.000.000.000 point shop.


-Mana potion sebuah ramuan untuk mengisi kembali mana di tingkat menengah. Harga: 5 Point shop.


-Heal potion adalah ramuan penyembuh di tingkat menengah. Harga: 5 Point shop


-Healing ialah sihir penyembuh tingkat tinggi yang dapat menyembuhkan segala nya. Harga: 100 point shop.


-Black hole merupakan sihir yang dapat memanggil sebuah pusaran berwarna hitam di langit membuat siapapun sejauh 500 meter akan terhisap kedalam pusaran hitam tersebut dan tidak akan pernah kembali lagi. Harga: 4.000 point shop.


-Cyclone yaitu sihir yang dapat membuat sebuah tornado dan menghancurkan apa pun di dalam nya. Harga: point shop 400.


-Mini map ini merupakan fitur yang dapat melihat mahluk hidup sejauh 500 meter dan dapat bertambah jika sistem naik level, serta menambahkan berbagai fitur lain nya jika naik level jua. Harga: 300 point shop.


-Arc lighting adalah mantra yang dapat melontarkan sebuah petir hingga mengenai 10 orang dan membuat musuh mati dalam sekejap jika lemah dari anda dan dapat memberikan serangan yang kuat kepada lawan. Harga: 500 point shop.


-Summoner merupakan sebuah job yang dapat memanggil seekor monster, semakin tinggi level anda semakin banyak juga monster yang bisa anda panggil. Harga 500.


⟨ Point shop: 500 ⟩


"Seperti nya tujuan ku setelah ini adalah membeli job Summoner." Gumam ku.


Setalah itu aku pun langsung membeli Mini map serta Healing dan beberapa potion double XP, hanya dalam sekejap, point shop ku pun habis lagi.


"Ai, apakah cara menggunakan Mini map mirip seperti fitur yang lain nya?" tanya ku.


[ Benar. ] Ai pun hanya menjawab singkat.


"Jika begitu, Map open."


Sebuah layar kosong muncul di hadapan ku. Sekarang, sepertinya aku sudah terbiasa dengan layar game yang tiba-tiba muncul tersebut, tidak lama setelah itu muncul titik hijau di layar.


"Sepertinya itu aku." Pikir ku setelah melihat titik hijau tersebut, selapas aku berkata seperti itu, titik merah yang jumlahnya mencapai 50 muncul tidak jauh dari titik hijau atau diri ku, "Dan seperti nya itu semua adalah musuh."


Aku pun mulai meregangkan tubuhku setelah berdiri kembali, hanya ada satu tujuan ku saat ini yaitu mendatangi titik merah tersebut. Mini map sendiri memang tidak memperlihatkan semua detail nya seperti tanda dari pohon atau yang lain nya, dia hanya menampilkan sebuah titik hijau yaitu aku dan titik merah yang kemungkinan musuh..


Tetapi bukan kah ini sama seperti fitur pendeteksi yang ku gunakan pada waktu itu. Namun, di sana di jelaskan kalau mini map dapat bertambah fitur nya seiring aku naik level juga, ku harap itu akan berguna nanti.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...POV DANIEL...


"Lagi-lagi goblin sialan, semakin lama ini semakin membosankan." pikir ku setelah mendatangi titik merah tersebut yang ternyata adalah gerombolan goblin lagi, "Setidaknya ini dapat membantu ku naik level."


Aku pun langsung menerobos gerombolan goblin tersebut, tidak sampai mengeluarkan keringat yang banyak akhirnya aku dapat menghabisi mereka dengan mudah nya.


"Aku rasa kemampuan ku sekarang menjadi lebih kuat, sepertinya sistem memang sebuah cheat yang mutlak."


Akan tetapi, sepertinya aku naik level tidak terlalu tinggi lagi seperti sebelumnya mungkin di karenakan aku hanya memburu goblin terus menerus, meskipun aku sudah memakai potion XP, itu tidak terlalu berpengaruh lagi.


"Apa itu?," Di saat aku mengecek mini map lagi, ada titik biru yang sebelumnya nya tidak ada, di layar tersebut menunjukkan jika dia sedang di kelilingi dengan beberapa titik merah, "Sepertinya itu seseorang yang sedang di serang oleh para bandit, apakah ini adalah sebuah kejadian seperti di novel novel pada umum nya."


Aku pun bergegas memasukkan kedua pedangku ke sarung nya kembali. Setelah itu, langsung berlari ke arah titik biru tersebut sambil mengaktifkan skill haste.


"Semoga saja aku tidak terlambat." gumam ku.


Sesekali aku mengecek mini map agar tidak tersesat, hanya dalam 2 menit saja jarak ku dengan titik biru kini sudah dekat. Padahal, kemungkinan jarak ku dengan ia sangatlah jauh sebelumnya.


Sebuah kereta mewah dengan dua roda mulai terlihat dari kejauhan, Empat kuda yang sepertinya untuk menarik kereta tersebut sudah mati di tempat dengan beberapa anak panah di tubuh mereka.


"Haruskah aku menolong mereka." Pikir ku yang bersembunyi di balik pohon tidak jauh dari mereka sembari melihat ke arah tersebut.


Beberapa penjaga dari kereta itu sudah tergeletak di tanah ketika aku datang, para penjaga itu pun hanya tersisa 8 orang saja lagi, mereka semua memakai full armor putih serta ukiran kepala singa tepat di armor bagian dada mereka, senjata yang mereka pegang hanyalah sebuah pedang.


Sedangkan titik merah yaitu para bandit, mereka memiliki jumlah yang 5 kali lipat dari para penjaga itu. Tidak hanya memegang sebuah senjata dan panah, para bandit itu juga sepertinya membawa seorang penyihir di antara mereka. Aku bisa saja mengalahkan mereka semua dengan mudah, namun apa untung nya bagi ku.


« Sistem memberikan quest: kalahkan semua bandit dan lindungi penjaga yang masih tersisa, hadiah: 100 point shop, 50 point shop, hukuman: -10 level »


"Sepertinya sistem memberikan aku alasan yang bagus untuk membunuh seorang manusia." Kata ku sambil tersenyum tipis melihat pemberitahuan quest tersebut.


"Maaf kan aku teman." Aku berkata seperti itu tepat setelah berada di depan nya.


Semua orang yang di sana pun langsung terkejut, karena aku tiba-tiba muncul di tengah-tengah merek semua.


Aku pun menggunakan kesempatan itu untuk mengambil pedang besi biasa ku dan menebas kepala penyihir itu sebelum dia menyadari jika kepala nya sudah terpenggal dari tubuh nya.


"Aneh sekali, aku tidak merasakan apapun ketika membunuh seorang manusia."


Kepala penyihir itu pun sudah tergeletak di tanah.


Kejadian itu hanya berlangsung beberapa detik saja. Para bandit dan beberapa penjaga yang melihat itu tentu saja langsung tercengang akan kecepatan ku, bagaimana pun aku berterimakasih dengan skill Haste yang aku miliki ini.


"S-serang dia!" Teriak salah seorang bandit yang memecahkan keheningan itu.


Ketika gerombolan bandit itu mulai menyerang ke arah ku, Sword of devil pun aku keluarkan juga dan langsung mengaktifkan skill shadow strike.


Tebasan pedang secara horizontal mengenai beberapa badan mereka, tubuh mereka pun langsung terbelah menjadi dua bagian, darah segar dari tubuh mereka keluar dengan deras seolah air mancur.


Setelah itu aku pun, membalikkan tubuh ku ke belakang untuk melakukan serangan lagi kearah bandit yang tepat di belakang ku, pedang besi untuk menangkis serangan lawan sedangkan sword of devil di gunakan untuk menyerang.


Sekarang semua bandit itu tertuju kepada ku semua, dan itu membuat ku lebih mudah karena mereka tidak menyerang para penjaga kereta tersebut.


"Fireball." Aku pun merapal kan mantra sihir yang baru aku dapat kan beberapa hari lalu.

__ADS_1


Cara menggunakan Fireball pun sangat lah mudah, kita hanya perlu mengucapkan mantra tersebut, kemudian menunjuk orang yang ingin kita serang dan terbentuklah sebuah bola api berukuran bola basket yang terbang ke arah orang ingin di serang, Fireball sendiri menggunakan 5 MP per mantra.


Bandit yang serangan pedang nya aku tahan saat ini pun, langsung ku rapalkan sihir Fireball tepat ke arah muka nya. Hal itu langsung membuat wajah nya di penuhi oleh api dan menjulur ke bagian tubuh lain nya.


"AKHHHHHHH..." Dia berteriak kesakitan.


Setelah itu aku pun langsung mundur menjauhi nya.


"Baiklah, waktu nya mengakhiri ini hidup kalian semua." Kata ku dengan wajah yang datar ke mereka semua.


Aku pun langsung menggunakan semua serangan ku dari Bullet lighting hingga Fireball ke orang-orang yang berada di sekitar ku, para bandit itu pun kini mulai berlarian menjauh dari ku setelah aku membunuh beberapa rekan nya dengan sekali serangan saja.


"Tidak aku biarkan level ku hilang."


Aku pun langsung berlari ke arah salah satu bandit yang sedang mencoba melarikan diri, lalu di saat aku sudah dekat dengan nya, kepala nya pun terpisah dari tubuh nya karena tebasan ku.


Begitu pula dengan para bandit lain nya yang mencoba melarikan diri.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Para bandit itu pun sekarang sudah tidak ada yang tersisa lagi dan hanya menjadi sebuah mayat. Bahkan Daniel tidak segan untuk membunuh bandit yang masih hidup meskipun dia sudah tergeletak di tanah.


Itu semua demi quest yang di berikan oleh sistem.


Dia pun memasukkan kembali dua pedangnya lagi, baju serta celana yang baru saja dibelikan oleh Elora waktu di kota Iniel, sekarang sudah berlumuran darah.


"Ah... padahal Elora baru saja membelikan nya beberapa hari lalu." pikir nya dalam hati sambil melihat pakaian nya yang sudah penuh warna merah.


"T-tunggu sebentar tuan." Di saat Daniel ingin meninggalkan tempat kejadian itu. Salah satu penjaga berteriak ke arah nya sambil berlari menghampiri diri nya.


"Ada apa? siapa kamu?" Tanya Daniel.


"Maaf, perkenalkan saya adalah Avitus, komandan dari pasukan elit kerajaan." Ujar nya sambil membungkukkan tubuh nya pada Daniel.


"Aku Daniel Padilla."


"Apakah anda seorang bangsawan?" Dia berucap seperti itu sambil melihat ke arah Daniel dengan wajah kebingungan.


Daniel tidak menjawab hal tersebut. Karena bagi nya identitas diri nya adalah sebuah privasi.


"Maafkan ketidaksopanan saya." Avitus pun lagi-lagi membungkukkan tubuh nya di depan Daniel sebagai bentuk permohonan maaf yang tulus.


Daniel pun hanya memperhatikan nya saja lalu memalingkan diri nya, di saat dia ingin pergi dari sana lagi. Lagi-lagi hal yang tidak terduga muncul kembali, terlihat seorang perempuan keluar dari kereta mewah tersebut.


"Tuan putri saya mohon jangan keluar, di sini masih menjadi area yang berbahaya bagi anda."


"Di luar banyak mayat tuan putri jadi saya mohon masuk kembali."


"Para bandit kemungkinan masih tersisa di sini tuan putri."


Keributan pun terjadi di saat perempuan itu keluar dari kereta nya, dia berlari kecil ke arah Daniel dengan diikuti para prajurit full armor di belakangnya dengan wajah yang khawatir terpapar di muka mereka.


"Saya mohon tunggu sebentar tuan Daniel, sepertinya tuan putri ingin menemui anda." Tutur Avitus.

__ADS_1


"Sudah aku duga, hal seperti ini akan terjadi dalam waktu dekat. Yah bagaimana pun kita lihat saja dulu."


...BERSAMBUNG...


__ADS_2